Brace Leandro Trossard Bawa Belgia Rajai Grup G dan Amankan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Brace Leandro Trossard Bawa Belgia Rajai Grup G dan Amankan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sekolapedia – 27 Juni 2026 | VANCOUVER — Penampilan gemilang penyerang andalan Belgia, Leandro Trossard, menjadi pembeda dalam perjuangan “The Red Devils” di fase grup Piala Dunia 2026. Dalam laga pamungkas Grup G yang berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, pada Sabtu (27/6/2026), Trossard tampil dominan dengan mencetak dua gol kemenangan yang memastikan Belgia melaju ke babak gugur sebagai pemuncak klasemen.

Dominasi Belgia dan Magis Leandro Trossard

Pertandingan melawan Selandia Baru tidak berjalan mulus sejak menit awal bagi pasukan asuhan Rudi Garcia. Belgia sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim asal Oceania tersebut selama hampir setengah jam pertama. Namun, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28 melalui aksi individu yang klinis dari Leandro Trossard. Memanfaatkan situasi kacau setelah sepak pojok Kevin De Bruyne, pemain Arsenal tersebut berhasil menyambar bola dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Belgia tidak membiarkan momentum tersebut hilang. Hanya berselang lima menit setelah memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-50, Trossard kembali menggandakan keunggulan. Melalui sebuah aksi voli tajam dari tiang dekat setelah menerima umpan matang, Trossard menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di turnamen ini. Dua gol tersebut tidak hanya mengamankan kemenangan Belgia, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai kandidat kuat juara.

Peran Vital Kevin De Bruyne dan Skuad Cadangan

Selain Trossard yang menyabet gelar Man of the Match, Kevin De Bruyne juga memainkan peran krusial dalam kemenangan telak 5-1 ini. Pemain maestro tersebut memberikan dua assist serta mencetak gol pada menit ke-66 melalui penyelesaian rendah yang elegan ke sudut gawang. Gol De Bruyne ini juga mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol tertua Belgia di ajang Piala Dunia, mengingat usianya yang telah menginjak 34 tahun selama turnamen berlangsung.

🔖 Baca juga:
Draymond Green Sarankan Clippers Tukar Kawhi Leonard ke Warriors

Selandia Baru sempat memberikan perlawanan kecil ketika Elijah Just berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sebuah tendangan voli dari luar kotak penalti pada menit ke-84. Namun, kegembiraan tim All Whites tidak bertahan lama. Belgia yang tampil sangat superior segera menutup pertandingan dengan gol-gol tambahan dari pemain pengganti. Romelu Lukaku mencetak gol keempat melalui sundulan maut pada menit ke-86, disusul oleh gol penutup dari Alexis Saelemaekers pada masa injury time (90+4′).

Klasemen Akhir Grup G: Belgia dan Mesir Melaju

Hasil kemenangan besar ini memastikan Belgia menutup fase grup dengan sempurna di posisi puncak. Berikut adalah ringkasan performa Grup G di akhir fase penyisihan:

Posisi Tim Poin Status
1 Belgia 5 Lolos (Pemuncak Grup)
2 Mesir 5 Lolos (Runner-up)
3 Iran 3 Tersingkir
4 Selandia Baru 1 Tersingkir

Mesir turut memastikan langkah mereka ke babak 32 besar setelah berhasil mengamankan hasil imbang 1-1 dalam laga dramatis melawan Iran di Stadion Seattle. Mahmoud Saber memberikan keunggulan cepat bagi Mesir pada menit ke-5, namun Iran mampu menyamakan kedudukan melalui Ramin Rezaeian pada menit ke-14. Meskipun kedua tim mengoleksi lima poin, Belgia unggul dalam selisih gol untuk menduduki peringkat pertama.

Langkah Selanjutnya di Babak 32 Besar

Dengan keberhasilan ini, Belgia kini bersiap menghadapi tantangan baru di babak 32 besar. Mereka dijadwalkan akan bertemu dengan salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang lolos dari fase grup. Performa impresif Trossard dan De Bruyne dalam laga ini memberikan sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka selanjutnya di turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.

Sementara itu, bagi Selandia Baru, perjalanan di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih awal. Meski telah memberikan perlawanan sengit, ketidakmampuan mereka untuk mencetak gol lebih awal membuat mereka harus pulang dengan kepala tegak namun tanpa poin yang cukup untuk melaju.

Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi Belgia yang sebelumnya sempat berada di posisi ketiga klasemen grup. Konsistensi di lini depan, terutama melalui ketajaman Leandro Trossard, akan menjadi kunci utama bagi “The Red Devils” untuk meraih kejayaan di babak gugur mendatang.

Post Comment