Gerbong Mutasi Besar-besaran Polri: Ratusan Perwira Bergeser, Gebrakan Baru di Berbagai Wilayah Indonesia

Gerbong Mutasi Besar-besaran Polri: Ratusan Perwira Bergeser, Gebrakan Baru di Berbagai Wilayah Indonesia

Sekolapedia – 27 Juni 2026 | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui gelombang mutasi dan rotasi jabatan besar-besaran. Langkah strategis ini menyasar ratusan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Banten, hingga Jawa Barat. Mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme serta efektivitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Penyegaran Struktural di Jajaran Polda Banten

Salah satu wilayah yang mengalami perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinannya adalah Polda Banten. Berdasarkan rangkaian Surat Telegram Kapolri, sejumlah Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Polda Banten resmi mengalami pergantian. Perubahan ini mencakup posisi strategis mulai dari tingkat Wakapolda hingga Kapolres di beberapa daerah.

Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Jawa Timur, kini resmi mengemban amanah sebagai Wakapolda Banten menggantikan Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H. Selain itu, posisi Dirpolairud Polda Banten kini diisi oleh Kombes Pol Eko Hartanto, S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya TK III SSDM Polri.

Pergantian jabatan juga menyentuh level Kapolres di Banten. Jabatan Kapolres Lebak kini dipercayakan kepada AKBP Arninsi, S.H., S.I.K., M.Si., sementara posisi Kapolres Cilegon kini dijabat oleh AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si. Perubahan ini menunjukkan upaya Polri dalam memperkuat lini keamanan di wilayah penyangga ibu kota.

Ekspansi Wilayah: Pembentukan Polres Baru di Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, mutasi kali ini membawa kabar penting mengenai penguatan infrastruktur kepolisian. Polri secara resmi membentuk Polres Padang Lawas Utara (Paluta) sebagai salah satu dari empat Polres Tipe D baru di Indonesia. Pembentukan Polres Paluta ini bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan hukum serta memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.

🔖 Baca juga:
10 Best Horror Films on Netflix Ranked: Scariest Movies Streaming Right Now

Seiring dengan terbentuknya satuan baru ini, AKBP Dhery Fajariandono resmi ditunjuk sebagai Kapolres pertama Padang Lawas Utara. Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut ini memiliki rekam jejak kuat dalam bidang lalu lintas dan pengamanan jalan raya. Penunjukan ini diharapkan mampu memberikan fondasi yang kokoh bagi operasional kepolisian di wilayah Paluta yang baru dibentuk.

Rotasi Masif di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara

Provinsi Jawa Barat juga tidak luput dari gelombang mutasi ini. Berdasarkan instruksi AsSDM Kapolri, sejumlah Kapolres di wilayah Jawa Barat mengalami rotasi jabatan. Hal ini mencakup wilayah-wilayah penting seperti Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Cimahi, Subang, Sukabumi, Indramayu, Karawang, hingga Sumedang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah.

Sementara itu, di Sulawesi Tenggara, Polda Sultra mengonfirmasi adanya pergantian sejumlah pejabat penting. Mutasi di wilayah ini mencakup rotasi pada level Direktur hingga Kapolres. Tercatat terdapat 19 nama Perwira Menengah (Pamen) yang masuk dalam daftar mutasi di lingkup Polda Sultra, termasuk perubahan pada posisi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum). Langkah ini menegaskan komitmen Polri untuk terus melakukan evaluasi dan penyegaran di setiap satuan kerja.

Dinamika Kepemimpinan di Serdang Bedagai

Di tingkat Polres, dinamika kepemimpinan juga terlihat di Polres Serdang Bedagai (Sergai). Kapolres Sergai, AKBP Jhon Hery Sitepu, S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) untuk posisi Kasat Polairud. Jabatan tersebut kini resmi diemban oleh AKP Bram Candra, menandai estafet kepemimpinan baru di satuan Polairud Sergai guna menjaga stabilitas keamanan perairan di wilayah tersebut.

Tujuan Strategis Mutasi Polri

Secara umum, mutasi yang melibatkan ribuan personel Pati dan Pamen ini bukanlah sekadar rotasi jabatan rutin. Melalui keterangan resmi, dijelaskan bahwa dinamika organisasi ini memiliki beberapa tujuan fundamental, antara lain:

  • Meningkatkan profesionalisme dan kapasitas kepemimpinan perwira di lapangan.
  • Meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
  • Sebagai bentuk pembinaan karier bagi personel Polri yang berprestasi.
  • Memperkuat pengamanan di wilayah-wilayah baru maupun wilayah yang membutuhkan penguatan intensitas kamtibmas.

Dengan adanya penyegaran di berbagai lini, Polri diharapkan dapat merespons tantangan keamanan yang semakin kompleks serta terus meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang lebih cepat, dekat, dan profesional di seluruh pelosok negeri.

Post Comment