Melanjutkan studi S2 ke luar negeri adalah impian banyak orang, tetapi tantangan terbesarnya bukan hanya biaya kuliah, melainkan juga biaya hidup selama di negara tujuan. Apalagi bagi mahasiswa yang sudah menikah atau memiliki keluarga, kebutuhan finansial menjadi lebih besar.
Kabar baiknya, ada beberapa program beasiswa luar negeri yang tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga menyediakan tunjangan hidup untuk keluarga (family allowance) bagi penerima beasiswa tertentu, terutama di jenjang S2 dan S3.
Apa Itu Beasiswa dengan Tunjangan Keluarga?
Beasiswa dengan tunjangan keluarga adalah program pendanaan pendidikan yang memberikan:
- Biaya kuliah penuh (tuition fee)
- Tunjangan hidup bulanan
- Tunjangan tambahan untuk pasangan atau anak
- Asuransi kesehatan
- Bantuan relokasi
Beasiswa jenis ini umumnya diberikan untuk mahasiswa S2 berbasis riset atau S3 karena durasi studinya lebih panjang.
1. LPDP (Indonesia)
Salah satu program paling ramah keluarga adalah LPDP.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup bulanan
- Tunjangan keluarga (untuk kondisi tertentu)
- Biaya penelitian dan buku
- Tiket pesawat
Keunggulan:
- Bisa membawa keluarga dalam kondisi tertentu
- Sangat lengkap untuk studi S2 dan S3
- Banyak pilihan universitas luar negeri
2. KAUST Scholarship (Arab Saudi)
Beasiswa dari King Abdullah University of Science and Technology ini sangat populer di bidang STEM.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup tinggi
- Akomodasi kampus
- Asuransi kesehatan
- Relokasi
Tunjangan Keluarga:
Beberapa penerima S2/S3 dengan status tertentu dapat memperoleh tambahan dukungan keluarga, terutama pada jenjang riset.
3. Gates Cambridge Scholarship (Inggris)
Beasiswa ini termasuk salah satu yang paling bergengsi di dunia.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup besar
- Dana penelitian
- Tiket pesawat
Tunjangan Keluarga:
Untuk kandidat tertentu (terutama PhD), tersedia tambahan dukungan seperti:
- Tunjangan anak
- Dukungan kesehatan keluarga
- Dana tambahan kondisi khusus
4. University of Melbourne Graduate Research Scholarship (Australia)
Beasiswa riset dari University of Melbourne juga dikenal sangat lengkap.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup tahunan tinggi
- Relocation grant
- Asuransi kesehatan
Tunjangan Keluarga:
Untuk program riset tertentu, tersedia dukungan tambahan bagi mahasiswa yang membawa keluarga, terutama di jenjang doktoral.
(detikcom)
5. Beasiswa DAAD (Jerman)
Beasiswa dari Jerman ini banyak diminati mahasiswa Indonesia.
Cakupan:
- Biaya kuliah (banyak universitas gratis)
- Tunjangan hidup bulanan
- Asuransi kesehatan
- Dana perjalanan
Tunjangan Keluarga:
Pada beberapa program, DAAD memberikan:
- Tunjangan pasangan
- Tunjangan anak
- Dukungan biaya hidup tambahan
6. Australia Awards Scholarship
Program ini sangat terkenal di Indonesia.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup
- Tiket pesawat
- Asuransi kesehatan
Tunjangan Keluarga:
Dalam kondisi tertentu, penerima dapat membawa keluarga dengan dukungan tambahan biaya hidup.
(Kompas)
7. Erasmus+ (Eropa)
Beasiswa dari Uni Eropa ini mendukung program S2 lintas negara.
Cakupan:
- Biaya kuliah penuh
- Tunjangan hidup
- Mobilitas antar negara Eropa
Tunjangan Keluarga:
Beberapa program memberikan allowance tambahan untuk dependents, tergantung konsorsium universitas.
Tips Agar Lolos Beasiswa S2 Luar Negeri
1. Siapkan Bahasa Inggris Sejak Awal
Minimal:
- IELTS 6.5โ7.5
- TOEFL iBT sesuai standar kampus
2. Buat Research Proposal yang Kuat
Terutama untuk beasiswa riset seperti:
- Gates Cambridge
- DAAD
- Melbourne Research
3. Perkuat CV Akademik dan Non-Akademik
Termasuk:
- Publikasi
- Organisasi
- Pengalaman kerja
4. Pilih Jurusan yang Relevan
Beasiswa keluarga biasanya lebih sering di:
- STEM
- Health
- Social research
5. Konsisten Mencari Informasi
Setiap beasiswa punya timeline berbeda.
Kesimpulan
Beasiswa S2 luar negeri yang menyediakan tunjangan keluarga memang tidak banyak, tetapi peluangnya tetap ada terutama di program besar seperti LPDP, Gates Cambridge, DAAD, hingga Australia Awards.
penulis : abel
Post Comment