Cara Cek Bansos dan Penyebab Tidak Cair: Informasi Lengkap untuk Penerima Manfaat

Sekolapedia – 14 Juni 2026 | Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan dua program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun, banyak masyarakat yang masih belum memahami cara cek bansos dan penyebab tidak cairnya bantuan tersebut.

Cara Cek Bansos

Untuk mengecek status penerimaan bantuan sosial, masyarakat dapat menggunakan beberapa cara, yaitu melalui website resmi pemerintah, aplikasi Cek Bansos, atau melalui Mobile Banking. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Melalui website resmi pemerintah: Buka situs cekbansos.kemensos.go.id, pilih wilayah sesuai domisili, masukkan nama lengkap sesuai KTP, ketik kode captcha, dan klik tombol "Cari Data".
  • Melalui aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store, login menggunakan akun yang telah terdaftar, pilih menu "Cek Bansos", masukkan data wilayah tempat tinggal, ketik nama penerima manfaat sesuai KTP, masukkan kode verifikasi, dan klik "Cari Data".
  • Melalui Mobile Banking: Buka aplikasi mobile banking bank penyalur, login menggunakan akun yang terdaftar, pilih menu "Cek Saldo" atau "Riwayat Transaksi", dan informasi saldo bantuan akan ditampilkan secara otomatis.

Penyebab Tidak Cairnya Bantuan

Ada beberapa penyebab yang membuat bantuan sosial tidak cair, yaitu:

  • Data tidak sesuai: Ketidaksesuaian data antara KTP dan data yang tercatat di sistem.
  • Tidak terdaftar DTSEN: Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis utama dalam penyaluran bantuan sosial. Jika nama tidak tertera atau terhapus dari sistem, maka bantuan tidak bisa dicairkan.
  • Indikator aset dan tagihan listrik yang dianggap mampu: Pemerintah secara berkala akan melakukan evaluasi kondisi ekonomi para penerima bantuan sosial. Apabila dinilai sudah lebih sejahtera, penerima bisa saja dapat dihapus dari daftar penerima bantuan sosial.

Surabaya telah menjadi salah satu daerah percontohan penerapan aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Melalui sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), proses verifikasi calon penerima bantuan sosial yang sebelumnya memakan waktu hingga tiga bulan kini dapat diselesaikan hanya dalam 15 hingga 45 menit.

Dengan adanya transformasi digital ini, diharapkan penyaluran bantuan sosial dapat menjadi lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran. Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan sosial dengan mudah dan cepat, serta pemerintah dapat memantau dan mengevaluasi kondisi penerima bantuan sosial dengan lebih efektif.

Post Comment