Mengenal 10 Dzulhijjah: Hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik

Mengenal 10 Dzulhijjah: Hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik

Sekolapedia – 28 Mei 2026 | Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari raya terpenting dalam kalender Islam. Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah dan berlangsung selama empat hari, yaitu tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan untuk menikmati hidangan serta memperbanyak zikir.

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban. Hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan. Idul Adha merupakan hari raya yang penuh makna dan kebahagiaan, karena umat Islam dapat merayakan dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Selain Idul Adha, hari-hari lain dalam bulan Dzulhijjah juga memiliki makna yang penting. Tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dikenal sebagai hari Tasyrik. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan untuk menikmati hidangan serta memperbanyak zikir.

Umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan ibadah lainnya, seperti sholat, zakat, dan haji. Ibadah-ibadah tersebut merupakan kewajiban bagi umat Islam dan dapat membantu meningkatkan iman dan takwa.

🔖 Baca juga:
Pedro Porro Cetak Gol Penting, Spanyol Kian Dekat dengan Gelar Juara

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Puasa ini dapat dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, tetapi umat Islam harus memperhatikan jadwal puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah agar tidak bertentangan dengan ibadah lainnya.

Menurut keterangan dari laman Muhammadiyah, puasa Ayyamul Bidh memang paling utama dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15. Namun, pengerjaannya tidak terbatas pada ketiga hari itu saja. Penguat kebolehan Ayyamul Bidh pada tanggal-tanggal lain datang langsung dari Rasulullah SAW.

UPT Asrama Haji Klas 1 Medan Sembelih 7 Ekor Lembu Kurban

UPT Asrama Haji Klas 1 Medan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban pada hari kedua Idul Adha, yaitu tanggal 11 Dzulhijjah. Pada tahun ini, UPT Asrama Haji Medan menyembelih 7 ekor lembu sebagai kurban.

Penyembelihan hewan kurban tersebut merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat dilaksanakan oleh umat Islam. Hewan kurban tersebut kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan.

Jutaan Jemaah Haji Memulai Proses Lempar 3 Jumrah di Mina

Jutaan jemaah haji memulai proses lempar 3 jumrah di Mina pada hari kedua Idul Adha. Proses lempar jumrah tersebut merupakan salah satu rangkaian ibadah haji yang harus dilaksanakan oleh jemaah haji.

Proses lempar jumrah diawali dengan lempar Jumrah Ula, kemudian Wustha, dan diakhiri dengan Jumrah Aqabah. Masing-masing jumrah dilempar dengan tujuh butir kerikil. Otoritas Arab Saudi dan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) terus mengimbau jemaah agar tidak memaksakan diri melaksanakan lempar jumrah pada waktu yang padat, khususnya siang hari.

Pasalnya, suhu panas yang ekstrem serta kepadatan jemaah berisiko memicu kelelahan hingga dehidrasi. Jemaah dianjurkan untuk melaksanakan lempar jumrah pada pagi, sore, atau malam demi menjaga keamanan dan kesehatan selama beribadah.

Kesimpulan, hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik merupakan hari-hari yang penting dalam kalender Islam. Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah-ibadah yang telah ditentukan, seperti sholat, zakat, dan haji. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk menikmati hidangan serta memperbanyak zikir pada hari-hari tersebut. Dengan demikian, umat Islam dapat merayakan hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik dengan penuh makna dan kebahagiaan.

Post Comment