Contoh 1 – Perhitungan IHP Sederhana
Soal:
Sebuah produsen menghasilkan 3 jenis barang dengan harga dan jumlah sebagai berikut pada tahun dasar:
| Barang | Harga Tahun Dasar (Rp) | Jumlah (unit) |
|---|---|---|
| A | 10.000 | 50 |
| B | 20.000 | 30 |
| C | 15.000 | 20 |
Pada tahun berjalan, harga barang berubah menjadi:
| Barang | Harga Tahun Berjalan (Rp) |
|---|---|
| A | 12.000 |
| B | 18.000 |
| C | 20.000 |
Hitung Indeks Harga Produsen (IHP/PPI) dengan menggunakan metode Laspeyres.
Baca juga:Mudah dan Cepat Paham Matematika: Contoh Soal PLSV Kelas 8 Lengkap
Jawaban:
Metode Laspeyres:IHP=∑(P0×Q0)∑(Pt×Q0)×100
Langkah 1 – Hitung nilai tahun dasar:∑(P0×Q0)=(10.000×50)+(20.000×30)+(15.000×20)=500.000+600.000+300.000=1.400.000
Langkah 2 – Hitung nilai tahun berjalan:∑(Pt×Q0)=(12.000×50)+(18.000×30)+(20.000×20)=600.000+540.000+400.000=1.540.000
Langkah 3 – Hitung IHP:IHP=1.400.0001.540.000×100=110
Jawaban: 110 (artinya terjadi kenaikan harga produsen sebesar 10%)
Contoh 2 – Analisis Kenaikan Harga
Soal:
Jika Indeks Harga Produsen (IHP) meningkat dari 105 ke 115 dalam satu tahun, berapa persentase kenaikan harga produsen selama periode tersebut?
Jawaban:Persentase kenaikan=IHPawalIHPakhir−IHPawal×100%=105115−105×100%≈9,52%
Jawaban: ±9,52%
Baca juga:Mudah dan Cepat Paham Matematika: Contoh Soal PLSV Kelas 8 Lengkap
Contoh 3 – Interpretasi IHP
Soal:
Sebuah IHP meningkat dari 100 ke 120. Apa arti dari kenaikan tersebut bagi produsen?
Jawaban:
- Harga produsen rata-rata meningkat 20% dibanding tahun dasar.
- Produsen menerima harga lebih tinggi untuk barang/jasa yang diproduksi.
- Bisa berdampak pada inflasi biaya bagi konsumen jika kenaikan diteruskan ke harga jual.
Penulis:loveytha



Post Comment