Sekolapedia – 27 Mei 2026 | PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) resmi masuk ke dalam jajaran konstituen indeks saham ESG Sector Leader IDX KEHATI untuk periode Juni-November 2026. Penetapan tersebut berdasarkan surat resmi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Pengumuman Evaluasi Indeks IDXVESTA28, ECONOMIC30, SRI-KEHATI, ESGSKEHATI, ESGQKEHATI, dan Investor33 No. Peng-00085/BEI.POP/05-2026 tanggal 21 Mei 2026.
Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI terdiri atas 49 saham terbaik yang dipilih berdasarkan penilaian kinerja ESG yang berada di atas rata-rata sektornya yang mengacu pada IDX Industrial Classification (IDX-IC). Masuknya BWPT ke dalam indeks ini menempatkan Perseroan di antara perusahaan publik yang memiliki rekam jejak kuat dalam penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan.
Emiten Grup Saratoga Bagikan Dividen Jumbo
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) bersiap membagikan dividen jumbo kepada pemegang saham. Perusahaan distributor sepeda motor Honda itu menyiapkan dividen sekitar Rp750 miliar atau setara Rp170 per saham. Keputusan dividen itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (26/5/2026) di Lippo Kuningan, Lantai 26 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 14.00 WIB.
Dividen yang dibagikan mencapai 160 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp452 miliar. Dengan demikian, dividen diambil dari laba bersih tahun lalu ditambah saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Hingga 31 Desember 2025, saldo laba perseroan mencapai Rp2,61 triliun.
Emiten Lainnya
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) mengomentari Peraturan Pemerintah (PP) soal Tata Kelila Eskpor Sumber Daya Alam (SDA) dan pembentukan BUMN makelar ekspor, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero). Direktur PGUN, Tamlikho, mengatakan pada dasarnya perseroan akan menghormati dan mematuhi kebijakan pemerintah. Ia menegaskan, perseroan tidak berbisnis ekspor SDA secara langsung.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi menyediakan layanan internet murah di Jawa, Maluku, dan Papua. Layanan ini masuk dalam program Internet Rakyat (IRA) melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama. IRA merupakan layanan internet fixed broadband berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau, yakni Rp 100.000.
PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) mencatat laba dan pertumbuhan pendapatan hingga Maret 2026. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (26/5/2026), PT Fast Food Indonesia Tbk meraup pendapatan Rp 1,42 triliun hingga Maret 2026. Pendapatan naik 18,59 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,19 triliun.
Dalam beberapa waktu terakhir, beberapa emiten telah membuat keputusan strategis untuk meningkatkan kinerja dan menghadapi tantangan di industri masing-masing. Dengan demikian, para investor dan pemangku kepentingan dapat memantau dan menganalisis kinerja emiten-emiten tersebut untuk membuat keputusan yang tepat.
Post Comment