×

Badan Pangan Nasional Jamin Harga Beras SPHP Tidak Terpengaruh Dolar AS

Badan Pangan Nasional Jamin Harga Beras SPHP Tidak Terpengaruh Dolar AS

Sekolapedia – 27 Mei 2026 | Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak akan memengaruhi harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengatakan bahwa masyarakat bisa tenang karena harga beras SPHP tidak akan berubah.

Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng

Bapanas melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan sosial (bansos) minyak goreng dan beras yang diperpanjang hingga Juni. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penekanan harga di pasar agar tidak melonjak tinggi. Penerima manfaat masing-masing akan mendapat bansos berupa 20 kg beras dan empat liter MinyaKita.

Dalam skala nasional, program bansos ini sudah terdapat sekitar 33,2 juta penerima. Sampai saat ini, total bantuan yang telah disalurkan sebesar 260 juta kg beras dan 52 juta liter MinyaKita.

Harga Beras SPHP di Kalimantan

Harga beras SPHP di Kalimantan ditetapkan sebesar Rp 13.100 per kilogram. Bapanas telah menetapkan harga beras SPHP di tingkat konsumen antara lain bagi wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi di Rp 12.500 per kilogram.

🔖 Baca juga:
5 Rahasia Doa yang Dapat Membangun Hubungan Suami-Istri yang Harmonis

Kemudian untuk wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, ditetapkan Rp 13.100 per kg. Sementara bagi wilayah Maluku dan Papua, harga harga beras SPHP maksimal di Rp 13.500 per kg.

Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan Nasional

Reforma agraria dinilai penting untuk ketahanan pangan nasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan.

Lomba Nasional Keamanan Pangan 2026

SMP Negeri 255 Jakarta Timur telah terpilih sebagai perwakilan Provinsi DKI Jakarta dalam seleksi nasional Lomba Sekolah Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Sekolah ini telah berhasil menerapkan program keamanan pangan yang baik dan telah menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui presentasi program, evaluasi sarana dan prasarana, hingga wawancara terhadap kader keamanan pangan senior dan junior, termasuk para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program ini.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Bapanas telah berusaha untuk menjaga harga beras SPHP agar tidak terpengaruh oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, program bansos beras dan minyak goreng juga telah dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Reforma agraria dan lomba nasional keamanan pangan juga telah dilaksanakan untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor pangan.

Post Comment