BTS Konser di Singapura dan Eks Dubes RI Jadi Bos Baru Gajah Tunggal

BTS Konser di Singapura dan Eks Dubes RI Jadi Bos Baru Gajah Tunggal

Sekolapedia – 23 Mei 2026 | Boygroup BTS akhirnya mengumumkan jadwal konser di Singapura sebagai bagian dari tur dunia keenam mereka, BTS World Tour ‘Arirang’. Grup asal Korea Selatan itu akan tampil sebanyak empat malam di National Stadium, Singapura, pada 17, 19, 20, dan 22 Desember 2026, masing-masing pukul 19.00 waktu setempat.

Penampilan BTS di Singapura menjadi hasil kolaborasi antara Live Nation dan The Kallang Group, yang keterlibatan awalnya turut membuka jalan bagi terwujudnya konser bersejarah ini bagi para penggemar di negara tersebut. Singapura pun menjadi kota dengan jumlah malam konser terbanyak dalam rangkaian tur Arirang di seluruh Asia, di luar Korea Selatan dan Jepang.

Tiket tersedia dalam tujuh kategori harga, belum termasuk biaya pemesanan, sebagai berikut: SGD 388 (sekitar Rp 4,5 juta), SGD 328 (sekitar Rp 3,8 juta), SGD 288 (sekitar Rp 3,3 juta), SGD 238 (sekitar Rp 2,8 juta), SGD 208 (sekitar Rp 2,4 juta), SGD 168 (sekitar Rp 1,9 juta), dan SGD 148 (sekitar Rp 1,7 juta).

Pembelian tiket dapat dilakukan melalui situs resmi Ticketmaster di www.ticketmaster.sg atau melalui hotline +65 6018 7645. Harga yang tertera di atas belum termasuk biaya pemesanan.

Di lain pihak, PT Gajah Tunggal Tbk. (GJTL) mengangkat mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura sekaligus eks petinggi media nasional, Suryopratomo, sebagai Presiden Direktur. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (22/5/2026), selain mengangkat Suryopratomo, RUPS juga menetapkan Ris Sutarto dan Sugeng Rahardjo sebagai Komisaris perseroan.

🔖 Baca juga:
Update Berita Bola Hari Ini: Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 Terlengkap

Suryopratomo merupakan lulusan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1983 dan menyelesaikan pendidikan pascasarjana di institusi yang sama pada 1986. Dia memulai karier sebagai wartawan Harian Kompas pada 1987 dan kemudian menjabat Pemimpin Redaksi Kompas pada 2000—2008.

Sebelum bergabung dengan GJTL, Suryopratomo menjabat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Singapura pada September 2020 hingga Desember 2025.

Dari sisi kinerja, GJTL mencatatkan penjualan sebesar Rp17,66 triliun pada 2025, turun dibandingkan Rp18,02 triliun pada 2024. Meski demikian, laba bersih perseroan meningkat menjadi Rp1,24 triliun dari sebelumnya Rp1,18 triliun.

Dalam beberapa waktu terakhir, Singapura menjadi sorotan karena konser BTS dan perubahan kepemimpinan di GJTL. Kedua peristiwa ini menarik perhatian masyarakat dan menunjukkan bahwa Singapura masih menjadi pusat perhatian dalam berbagai aspek, baik hiburan maupun bisnis.

Post Comment