contoh soal PPIC (Production Planning and Inventory Control) yang sering muncul pada tes masuk kerja / interview tertulis

A. Pengetahuan Dasar PPIC

1. Pengertian

Soal:
Apa yang dimaksud dengan PPIC?

Jawaban:
PPIC adalah fungsi yang bertanggung jawab atas perencanaan produksi dan pengendalian persediaan agar proses produksi berjalan tepat jumlah, tepat waktu, dan efisien.

Baca juga:Mudah dan Cepat Paham Matematika: Contoh Soal PLSV Kelas 8 Lengkap

2. Tugas PPIC

Soal:
Sebutkan 3 tugas utama bagian PPIC!

Jawaban:

  1. Membuat rencana produksi
  2. Mengontrol persediaan bahan baku dan barang jadi
  3. Menjadwalkan proses produksi

B. Perhitungan PPIC

3. Safety Stock

Soal:
Rata-rata pemakaian bahan baku 100 unit/hari. Lead time 5 hari. Safety stock 200 unit.
Berapa Reorder Point (ROP)?

Jawaban:
ROP = (Pemakaian × Lead time) + Safety stock
= (100 × 5) + 200
= 700 unit

4. EOQ (Economic Order Quantity)

Soal:
Kebutuhan bahan baku 12.000 unit/tahun.
Biaya pesan Rp100.000/order.
Biaya simpan Rp500/unit/tahun.
Hitung EOQ!

Jawaban:
EOQ = √(2DS / H)
= √(2 × 12.000 × 100.000 / 500)
= √4.800.000
= ≈ 2.191 unit

C. Analisis Produksi

5. Kapasitas Produksi

Soal:
Mesin mampu memproduksi 50 unit/jam. Waktu kerja 8 jam/hari.
Berapa kapasitas produksi per hari?

Jawaban:
50 × 8 = 400 unit/hari

6. Make or Buy

Soal:
Jika biaya produksi sendiri lebih mahal daripada membeli dari supplier, apa keputusan PPIC?

Jawaban:
Lebih baik membeli dari supplier (buy) untuk efisiensi biaya.

D. Studi Kasus PPIC

7. Studi Kasus

Soal:
Terjadi keterlambatan bahan baku dari supplier, apa tindakan PPIC?

Baca juga:FEB Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Kuliah Umum Ekonomi Mikro Bahas Peran Pemerintah dalam Penyediaan Barang Publik

Jawaban:

  • Menggunakan safety stock
  • Mengatur ulang jadwal produksi
  • Berkoordinasi dengan purchasing dan supplier
  • Mencari supplier alternatif

E. Soal Interview PPIC

8. Pertanyaan Interview

Soal:
Bagaimana cara Anda mengontrol stok agar tidak overstock dan stockout?

Jawaban:
Dengan menentukan safety stock, menghitung ROP, melakukan monitoring stok secara rutin, dan menggunakan data forecast yang akurat.

Penulis:loveytha

Post Comment