×

Drama Klasemen Serie A 2025/2026: Roma Bersaing di Empat Besar, Mourinho Terpaksa Pergi, Juventus Lincah Curi Lewandowski

Sekolapedia – 30 Maret 2026 | Serie A 2025/2026 memasuki fase krusial. Dengan delapan pertandingan tersisa, pertempuran untuk posisi empat besar semakin sengit. AS Roma, yang kini berada di posisi ketiga, berjuang keras untuk mengamankan tiket Liga Champions, sementara Juventus menyiapkan langkah agresif di bursa transfer demi memperkuat lini depan.

Ujian Berat Roma di Sisa Musim

Gian Piero Gasperini harus menyiapkan timnya menghadapi lima lawan yang dapat mengubah nasib klasemen. Pada pekan ke-31, Roma akan menantang Inter Milan di Stadio Giuseppe Meazza. Meski Inter memimpin klasemen, performa kedua tim dalam lima laga terakhir hampir seimbang, memberi Roma peluang mencuri poin penting.

Pekan ke-33, Roma menjamu Atalanta di Stadio Olimpico. Atalanta berada di peringkat keenam, hanya selisih beberapa poin dari Roma, sehingga pertandingan ini menjadi duel penentu untuk mengamankan posisi empat besar.

Selanjutnya, Roma harus mengunjungi Bologna pada pekan ke-34. Dalam pertemuan lima kali terakhir, Bologna mendominasi dengan tiga kemenangan, namun Roma berhasil menumbangkan mereka 1-0 pada pertemuan pertama musim ini, menjadi modal mental yang berharga.

Baca juga:
Gebrakan Persija: Kwon Chang-hoon Resmi Bergabung, Reuni dengan Shin Tae-yong

Pekan ke-35, Roma menjamu Fiorentina di kandang. Meskipun Fiorentina berjuang menghindari degradasi, mereka pernah mengalahkan Roma 2-1, menambah tekanan pada tim Gasperini untuk mengamankan tiga poin.

Terakhir, Roma akan berhadapan dengan Lazio pada pekan ke-36, sebuah duel kota yang selalu menambah tensi emosional. Kemenangan di laga ini dapat memperkuat posisi Roma di zona Champions.

  • Inter Milan (pembuka)
  • Atalanta (home)
  • Bologna (away)
  • Fiorentina (home)
  • Lazio (derby)

Pecatnya Jose Mourinho: Dampak Langsung pada Klasemen

Pegawai manajer asal Portugal, Jose Mourinho, resmi dipecat setelah timnya terperosok di peringkat ke-9 dan tersingkir di Coppa Italia oleh Lazio. Keputusan ini menambah ketidakpastian di papan tengah Serie A. Dengan Mourinho pergi, Roma harus mencari pengganti yang dapat menstabilkan performa dan menjaga konsistensi poin menjelang akhir musim.

Statistik Mourinho selama 2,5 tahun di Roma mencatat 68 kemenangan, 30 hasil imbang, dan 40 kekalahan dalam 138 pertandingan. Meski pernah membawa Roma meraih UEFA Conference League 2022, kegagalan memenuhi ekspektasi domestik menjadi faktor utama pemecatan.

Baca juga:
Gejolak Bursa Transfer: Club Atlético de Madrid Siap Melepas Julián Álvarez ke Arsenal?

Strategi Juventus: Target Lewandowski dengan Bantuan Szczesny

Di sisi lain, Juventus mengincar striker legendaris Robert Lewandowski yang diprediksi menjadi free agent setelah kontraknya dengan Barcelona berakhir. Klub Turin berencana memanfaatkan kedekatan antara Lewandowski dan kiper senior mereka, Wojciech Szczesny, sebagai jembatan negosiasi. Szczesny, yang masih berkontrak hingga akhir 2024/2025, diketahui memiliki hubungan persahabatan erat dengan Lewandowski, termasuk pernah menghabiskan liburan bersama.

Jika transfer ini terwujud, Juventus akan menambah pengalaman dan kualitas di lini serang, sekaligus mengurangi tekanan pada penyerang muda seperti Jonathan David, yang baru saja didepak oleh klub. Penambahan Lewandowski diharapkan dapat memperkuat peluang Juventus kembali bersaing di puncak klasemen.

Klasemen Terkini dan Prediksi Akhir Musim

Posisi Tim Poin
1 Inter Milan 78
2 AC Milan 75
3 AS Roma 72
4 Juventus 70
5 Atalanta 68

Jika Roma berhasil mengumpulkan setidaknya enam poin dari lima pertandingan tersulit, mereka dapat menutup jarak dengan Juventus dan bahkan menantang AC Milan untuk posisi kedua. Sementara itu, Juventus, dengan potensi kedatangan Lewandowski, berpeluang menambah tiga poin penting untuk mengamankan gelar Serie A.

Dengan hanya delapan laga tersisa, drama klasemen Serie A 2025/2026 menjanjikan aksi menegangkan hingga putaran terakhir. Pertarungan antara Roma dan Juventus, serta dinamika kepelatihan yang berubah, menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepakbola Italia.

Baca juga:
Kabar Mengejutkan dari Bintang Sepak Bola: Angel Di Maria Jadi Sorotan Jelang Laga Perdana Rosario Central di Liga Argentina

Post Comment