Sekolapedia – 30 Maret 2026 | Pec Zwolle kembali menjadi sorotan dalam kancah sepak bola Belanda setelah sejumlah perbincangan seputar peran pemain Indonesia di Eredivisie. Klub asal Zwolle tidak hanya menjadi tempat berlatih bagi talenta lokal, tetapi juga menjadi opsi strategis bagi pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, dalam mengoptimalkan formasi lini tengah dan sayap kiri.
Peran Nathan Tjoe‑A‑On dan Pilihan Posisi
Nathan Tjoe‑A‑On, bek kiri yang berkarier di Willem II, menjadi satu-satunya pemain non‑kiper yang tidak dimasukkan dalam skuad saat Timnas Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4‑0 pada 27 Maret 2026. Meskipun tak bermain, Nathan tetap berada dalam radar Herdman karena performanya yang konsisten di Eredivisie.
Herdman lebih memilih Dony Tri Pamungkas untuk mengisi posisi bek kiri dalam laga tersebut, menilai bahwa Dony mampu memberikan kontribusi defensif dan ofensif yang lebih seimbang. Namun, Nathan tidak menutup peluang; ia diprediksi dapat kembali mendapatkan menit bermain pada laga berikutnya melawan Bulgaria pada 30 Maret 2026, baik sebagai starter maupun supersub.
Eliano Reijnders: Jejak Pec Zwolle
Dalam diskusi taktis, Herdman mempertimbangkan opsi menurunkan Eliano Reijnders pada posisi sayap kiri. Reijnders pernah mengisi peran serupa ketika masih bermain untuk Pec Zwolle, menunjukkan bahwa pengalaman di klub tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi tim nasional.
Reijnders, yang kini bermain di liga Belanda, dikenal memiliki kemampuan dribel dan visi permainan yang baik, sehingga dapat melengkapi serangan Timnas Indonesia yang sedang mengincar hasil positif di kualifikasi turnamen internasional.
Jadwal NEC Nijmegen vs Pec Zwolle: Indikasi Persaingan di Eredivisie
Jadwal kompetisi Eredivisie memperlihatkan pertemuan antara NEC Nijmegen dan Pec Zwolle pada 26 Oktober 2025, yang berakhir dengan skor imbang 2‑2. Pertandingan tersebut menambah data statistik mengenai performa Pec Zwolle dalam menghadapi tim-tim tengah klasemen.
- 26 Okt 2025 – NEC Nijmegen 2 : 2 PEC Zwolle (Liga Eredivisie)
- 25 Jan 2026 – NEC Nijmegen 2 : 1 PEC Zwolle (Liga Eredivisie)
Hasil imbang dan kemenangan tipis tersebut menunjukkan bahwa Pec Zwolle mampu bersaing ketat melawan tim-tim yang memiliki skuad lebih kuat, sekaligus memberi peluang bagi pemain asing untuk menampilkan kualitas mereka.
Strategi Herdman Memanfaatkan Pengalaman Liga Belanda
John Herdman, yang mengelola Timnas Indonesia sejak 2024, tampak menaruh kepercayaan pada pemain yang memiliki pengalaman di liga Eropa, khususnya Eredivisie. Ia telah merotasi pemain seperti Ivar Jenner dan Joey Pelupessy, yang memiliki karakteristik serupa dengan Nathan Tjoe‑A‑On.
Dengan keterbatasan pemain tengah, Herdman dapat mempertimbangkan Nathan untuk mengisi posisi tengah, mengingat Nathan pernah diuji coba sebagai gelandang bertahan di bawah asuhan Shin Tae‑yong dan Patrick Kluivert. Pilihan ini akan memberikan fleksibilitas taktis dalam menghadapi tim-tim dengan formasi yang beragam.
Prospek Transfer dan Kerjasama Klub
Selain peran taktis, Pec Zwolle juga menjadi potensi jalur transfer bagi pemain Indonesia. Klub diketahui memiliki kebijakan pembinaan pemain muda dan membuka peluang bagi pemain asing yang ingin mengembangkan karier di Eropa. Jika Nathan atau pemain lain berhasil menunjukkan konsistensi, peluang pindah ke Pec Zwolle atau klub sekelas dapat menjadi langkah selanjutnya.
Kerjasama antar klub dan federasi Indonesia semakin menguat, dengan fokus pada pertukaran pengetahuan pelatih dan pencarian bakat. Pec Zwolle dapat menjadi mitra strategis dalam skema tersebut, mengingat sejarah klub dalam melahirkan pemain berkualitas yang kemudian bersinar di level internasional.
Secara keseluruhan, Pec Zwolle tidak hanya menjadi lawan kompetitif di Eredivisie, tetapi juga berpotensi menjadi batu loncatan bagi pemain Indonesia yang ingin menembus kancah sepak bola Eropa. Dengan dukungan pelatih nasional yang cermat dalam memanfaatkan pengalaman pemain di liga Belanda, masa depan Timnas Indonesia tampak semakin terbuka.



Post Comment