Drama Al Shabab dan Al Ahli di Matchweek 26: Kebangkitan, Kejutan, dan Harapan Baru

Sekolapedia – 18 Maret 2026 | Matchweek 26 Liga Profesional Saudi (Roshn Saudi League) menjadi sorotan utama pekan ini dengan serangkaian peristiwa dramatis yang melibatkan dua klub besar, Al Shabab dan Al Ahli. Kedua tim menghadapi tantangan berbeda, namun masing‑masing menorehkan momen yang berpotensi mengubah arah kompetisi.

Al Ahli Tersandung di Menit Akhir

Pertandingan antara Al Ahli melawan Al Qadsiah di Al Qadsiah menjadi contoh paling tajam bagaimana menit-menit terakhir dapat merubah nasib tim. Pada menit tambahan, Al Ahli memimpin 2‑1 dan tampak siap menambah jarak dengan lawan. Namun, serangan balasan cepat dari Ibrahim Mahnashi pada menit ke‑98 mengubah skor menjadi 3‑2 untuk Al Qadsiah, mengakhiri harapan Al Ahli untuk kembali memimpin klasemen.

Kekalahan ini menurunkan Al Ahli lima poin dari pemimpin klasemen, Al Nassr, dan menempatkan mereka pada posisi yang harus segera diperbaiki untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar. Kapten tim, Nacho Fernández, menyatakan bahwa tim masih memiliki peluang besar bila konsistensi dapat dipulihkan di sisa pekan kompetisi.

Al Shabab Bangkit di Bawah Asuhan Ben Zekri

Di sisi lain, Al Shabab menunjukkan kebangkitan signifikan setelah pelatih baru, Noureddine Ben Zekri, mengambil alih tim. Setelah menggantikan Imanol Alguacil, Ben Zekri berhasil mengantarkan tim meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima laga pertamanya. Kemenangan 2‑0 atas Al Okhdood menjadi bukti nyata, dengan kiper veteran Grohe menahan dua tembakan lawan dan mencatatkan clean sheet pertamanya bersama klub.

Performa solid pertahanan, dipimpin oleh bek Belanda yang menjadi andalan, serta kontribusi gelandang tengah dalam mengatur tempo, menempatkan Al Shabab pada posisi ke‑12, jauh di atas zona degradasi. Statistik lima laga terakhir menunjukkan Al Shabab berada di enam tim teratas dalam hal efisiensi serangan, dengan sepertiga total gol musim ini dicetak sejak kedatangan Ben Zekri.

🔖 Baca juga:
Bek Persib Frans Putros Rela Tinggalkan Liburan, Siap Bantu Irak Raih Tiket Piala Dunia 2026

Penghargaan Tim Terbaik Pekan Ini

Pengamatan OneFootball pada Performace Index pekan ini menobatkan sejumlah pemain Al Shabab dalam tim terbaik. Kiper Grohe mendapatkan pujian atas tiga penyelamatan krusial dan tujuh intersepsi, sementara bek Belanda menorehkan dua intersepsi dan enam pemulihan bola. Kedua pemain tersebut menjadi kunci kebersihan gawang Al Shabab dalam kemenangan melawan Al Okhdood.

Selain itu, Al Shabab juga menambah koleksi kemenangan di kompetisi lain. Pada liga handball Bahrain, tim Al Shabab berhasil mengalahkan Al Tadhamun dengan skor tipis 35‑31, menegaskan konsistensi klub dalam berbagai disiplin olahraga.

Dampak pada Persaingan Gelar dan Degradasi

Kekalahan Al Ahli memberi peluang bagi Al Nassr untuk memperlebar jarak, sementara Al Riyadh mencatat kejutan penting dengan mengalahkan Al Ittihad 3‑1, membuka jalan bagi mereka mengamankan posisi aman menjelang akhir musim. Sementara itu, Al Shabab yang berada di tengah tabel kini dapat menargetkan masuk ke babak enam besar, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih dalam beberapa musim terakhir.

Para analis menilai bahwa jika Al Shabab dapat mempertahankan performa defensif yang ditunjukkan Ben Zekri, klub tersebut dapat mengukir musim yang tak terlupakan, sekaligus memberikan tekanan pada tim tradisional seperti Al Ahli dan Al Hilal.

Secara keseluruhan, Matchweek 26 memperlihatkan betapa kompetitifnya Liga Saudi, dengan dramatisnya pergantian hasil di menit akhir, kebangkitan tim di bawah kepemimpinan baru, serta peluang bagi tim-tim yang berada di zona degradasi untuk mengubah nasib mereka. Pertandingan-pertandingan mendatang akan menentukan apakah Al Ahli dapat bangkit kembali atau terpuruk lebih dalam, dan apakah Al Shabab mampu melanjutkan momentum positifnya menuju akhir musim.

Post Comment