×

Kondisi Kritis Andrie Yunus di HCU RSCM: Operasi Mata, Kunjungan Dibatasi, dan Penyelidikan Polisi Menggeliat

Kondisi Kritis Andrie Yunus di HCU RSCM: Operasi Mata, Kunjungan Dibatasi, dan Penyelidikan Polisi Menggeliat

Sekolapedia – 15 Maret 2026 | Jakarta – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, masih berada dalam perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah menjadi korban penyiraman air keras pada 12 Maret 2026. Kondisi luka bakar mencapai 24 persen dengan dampak paling serius pada mata kanan, wajah, kedua tangan, dan dada.

Menurut pernyataan Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, Andrie dipindahkan ke lantai 9 HCU pada Minggu, 15 Maret 2026. Karena ruang HCU memiliki protokol sterilisasi ketat, kunjungan hanya diperbolehkan bagi anggota keluarga terdekat dan satu orang perwakilan KontraS. “Ruang HCU berbeda dengan ruang VIP, sehingga sementara tidak dapat dijenguk. Jadwal kunjungan yang semula diatur melalui Google Sheet kini ditutup,” ujar Jane.

Rincian luka dan penanganan medis

Luka bakar yang diderita Andrie bersifat kimiawi akibat cairan natrium hipoklorit (air keras) yang menimbulkan reaksi peradangan pada kulit. Pemeriksaan medis mengonfirmasi bahwa area yang terkena meliputi sisi kanan wajah, mata kanan, kedua tangan, serta bagian dada. Dokter spesialis bedah mata di RSCM melakukan operasi pada 13 Maret 2026 dengan durasi lebih dari satu jam, menurut Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Anis Hidayah, yang menjenguk Andrie.

Operasi mata pertama ini berhasil mengurangi risiko kebutaan permanen, namun setelah prosedur Andrie harus kembali ke ruang rawat intensif untuk pemantauan pasca‑operasi. “Pasca‑operasi mata, dia harus ditempatkan di ruang rawat intensif, harus steril,” tegas Anis.

Reaksi publik dan langkah solidaritas

KontraS membuka daftar tamu di lobi RSCM untuk menampung pesan dukungan dari relawan dan masyarakat yang tidak dapat naik ke lantai 9. Jane menekankan pentingnya tidak menyebarkan foto atau video kondisi Andrie yang bukan berasal dari sumber resmi KontraS atau YLBHI, guna melindungi privasi dan menghindari penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.

  • Hanya keluarga dan satu wakil KontraS yang diizinkan masuk ke ruang HCU.
  • Pesan dukungan dapat ditulis di buku tamu di lobby rumah sakit.
  • Larangan keras menyebarkan gambar atau video non‑resmi.

Investigasi dan respon pemerintah

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah menerima laporan terkait serangan tersebut dan menginstruksikan Presiden Direktur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk melakukan penyelidikan tuntas. Kapolri menegaskan bahwa penyelidikan akan menggunakan pendekatan scientific crime investigation, termasuk pengumpulan bukti dan keterangan saksi secara menyeluruh.

Prabowo menambahkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung, dengan fokus pada identifikasi pelaku yang menggunakan motor dua orang, salah satunya memakai masker jenis buff hitam. Hingga kini belum ada penangkapan, namun pihak kepolisian terus mengejar jejak digital dan saksi mata.

Harapan pemulihan

Jane Rosalina meminta doa dan dukungan moral bagi Andrie serta keluarganya. Ia menekankan bahwa pemulihan masih memerlukan waktu, terutama mengingat tingkat keparahan luka bakar serta komplikasi mata. “Kami sangat berterima kasih atas solidaritas yang telah diberikan, namun prioritas utama kini adalah kesembuhan Andrie,” tuturnya.

Dengan kondisi medis yang masih kritis, Andrie Yunus diperkirakan akan tetap berada di HCU selama beberapa hari ke depan. Tim medis RSCM terus memantau tanda‑tanda vital, mengelola nyeri, serta melakukan perawatan luka bakar secara berkala. Keluarga dan rekan‑rekan KontraS berharap agar korban dapat kembali pulih dan melanjutkan perjuangannya dalam memperjuangkan hak‑hak korban kekerasan.

Post Comment