Siapa sih yang nggak terpesona sama drama atau film Korea? Tapi kalau kita bicara soal genre “Sageuk” (sejarah/kolosal), levelnya itu beda banget. Industri film Korea Selatan emang jagonya bikin penonton baper sekaligus tegang lewat visual yang megah, kostum Hanbok yang detail banget, sampai akting para aktornya yang suka bikin kita ikut sesak napas.
Banyak dari film ini yang diangkat dari kisah nyata sejarah Dinasti Joseon atau Goryeo, tapi dikasih bumbu fiksi yang pas supaya nggak kerasa kayak dengerin kuliah sejarah yang ngebosenin. Nah, buat kamu yang lagi cari tontonan berkualitas yang punya cerita kuat, ini dia 22 rekomendasi film kerajaan Korea Selatan terbaik yang wajib masuk watchlist kamu!
1. The King and the Clown (2005): Obsesi dan Tragedi sang Raja
Kita buka daftar ini dengan salah satu mahakarya paling ikonik. Dibintangi oleh Lee Joon-gi yang saat itu langsung melejit, film ini menceritakan tentang dua seniman jalanan yang akhirnya “dipakai” oleh Raja Yeonsan yang terkenal kejam dan labil secara psikologis. Ini bukan sekadar hiburan, tapi sebuah potret tentang kesepian, obsesi, dan bagaimana seni bisa jadi senjata yang berbahaya di dalam istana.
2. Shadowless Sword (2005): Aksi Badass Pendekar Perempuan
Bergeser ke era Dinasti Balhae, film ini cocok banget buat kamu yang suka aksi pedang-pedangan. Fokusnya ada pada seorang pendekar perempuan tangguh yang harus melindungi satu-satunya pewaris takhta yang tersisa dari kejaran pembunuh bayaran. Vibe-nya sangat petualangan dan penuh adegan aksi yang memukau.
3. The Sword with No Name (2009): Cinta Terlarang di Ujung Pedang
Film ini mengangkat kisah romansa yang dibalut kesetiaan. Ceritanya tentang seorang pendekar bayaran yang jatuh cinta pada Ratu Myeongseong. Ia rela menjadi pengawal pribadi sang Ratu demi melindunginya dari berbagai ancaman politik. Melodramanya kerasa banget di sini, siapin tisu ya!
4. Blades of Blood (2010): Konflik Moral Sang Pendekar Buta
Di tengah kekacauan politik dan ancaman invasi, muncul seorang pendekar buta yang punya keahlian pedang luar biasa. Film ini nggak cuma jualan aksi, tapi juga menyoroti tentang idealisme dan bagaimana ambisi kekuasaan bisa menghancurkan moral manusia.
5. War of the Arrows (2011): Ketegangan di Tiap Anak Panah
Kalau biasanya film kolosal fokus ke pedang, yang satu ini beda. War of the Arrows fokus pada keahlian memanah. Ceritanya tentang seorang pemanah yang harus menyelamatkan adiknya dari tawanan tentara Dinasti Qing. Ketegangannya konsisten dari awal sampai akhir, terutama pas adegan kejar-kejaran di hutan.
6. Masquerade (2012): Ketika Rakyat Jelata Jadi Raja
Lee Byung-hun tampil luar biasa dengan memerankan dua karakter sekaligus: Raja Gwanghae yang asli dan seorang badut jalanan yang mirip dengannya. Karena sang Raja takut diracun, si badut dipaksa menggantikan posisinya. Uniknya, si badut malah jadi pemimpin yang lebih bijak dan peduli rakyat dibanding raja aslinya. Cerita ini hangat, lucu, sekaligus mengharukan.
7. The Admiral: Roaring Currents (2014): Legenda Laut Terbesar
Ini adalah film pemegang rekor penonton terbanyak di Korea Selatan. Mengisahkan tentang Laksamana Yi Sun-sin yang legendaris. Bayangkan, dengan hanya 12 kapal, dia harus melawan ratusan kapal Jepang di Selat Myeongnyang. Strategi perangnya bener-bener bikin kita melongo!
8. The Royal Tailor (2014): Perang Estetika di Balik Jarum Jahit
Siapa bilang film kerajaan cuma soal perang? The Royal Tailor membuktikan kalau urusan bikin baju pun bisa jadi konflik yang mematikan. Film ini menceritakan persaingan antara penjahit tradisional istana dengan seorang penjahit muda berbakat yang gaya desainnya lebih modern dan berani. Visual Hanbok di film ini cakep banget, sumpah!
9. The Fatal Encounter (2014): Satu Malam yang Mencekam
Film ini menggambarkan upaya pembunuhan terhadap Raja Jeongjo. Uniknya, seluruh konflik utama dalam film ini terjadi hanya dalam kurun waktu 24 jam. Kita diajak melihat bagaimana sang Raja harus bertahan dari pengkhianatan orang-orang terdekatnya dalam satu malam yang sangat panjang.
10. The Huntresses (2014): Versi Joseon dari Charlie’s Angels
Kalau kamu butuh yang ringan dan lucu, film ini pilihannya. Ceritanya tentang tiga perempuan pemburu hadiah yang sangat tangguh dan kocak. Mereka harus menjalankan misi rahasia untuk menyelamatkan negara. Aksi mereka seru, komedinya dapet, dan chemistry antar pemainnya oke banget.
11. The Throne (2015): Tragedi Ayah dan Anak yang Memilukan
Ini adalah salah satu film paling berat dan emosional. Berdasarkan kisah nyata, film ini menceritakan Raja Yeongjo yang menghukum mati putra mahkotanya sendiri, Sado, dengan cara dikurung di dalam kotak kayu sampai mati kelaparan. Akting Yoo Ah-in dan Song Kang-ho di sini juara banget, nyeseknya sampai ke tulang!
12. Memories of the Sword (2015): Balas Dendam yang Puitis
Berlatar Dinasti Goryeo, film ini fokus pada pengkhianatan dan balas dendam. Tiga pendekar pedang yang dulunya bersahabat harus saling berhadapan karena ambisi kekuasaan. Koreografi bertarungnya dibuat sangat puitis dan estetik, mirip film-film Wuxia.
13. The Treacherous (2015): Sisi Gelap Sang Tiran
Peringatan: Film ini cukup dewasa dan brutal. Menceritakan tentang Raja Yeonsan (lagi, tapi dari sudut pandang berbeda) yang terobsesi pada kekuasaan dan wanita. Film ini menggambarkan bagaimana para pejabat korup memanipulasi keinginan liar sang Raja demi kepentingan pribadi mereka.
14. The Last Princess (2016): Kerinduan Sang Putri pada Tanah Air
Son Ye-jin memerankan Putri Deokhye, putri terakhir dari Dinasti Joseon yang dipaksa pindah ke Jepang di masa penjajahan. Ini adalah film biografi yang sangat menyentuh tentang perjuangan seorang wanita mempertahankan identitasnya di tengah tekanan politik negara penjajah.
15. Love, Lies (2016): Persaingan di Era Transisi
Film ini mengambil latar akhir era kerajaan menuju kolonial. Fokusnya pada dua orang sahabat yang menjadi penyanyi “Gisaeng”. Ambisi mereka untuk menjadi penyanyi terbaik dan perebutan cinta akhirnya menghancurkan persahabatan mereka. Musikalitas di film ini sangat kental dengan nuansa klasik Korea.
16. The Fortress (2017): Pilihan Sulit di Tengah Kepungan
Saat tentara Dinasti Qing mengepung Benteng Namhansanseong, para pemimpin Korea dihadapkan pada pilihan sulit: Menyerah demi keselamatan rakyat atau melawan sampai mati demi kehormatan bangsa? Film ini penuh dengan dialog filosofis dan perdebatan moral yang sangat dalam.
17. Rampant (2018): Ketika Zombie Menyerang Joseon
Gimana jadinya kalau film kerajaan digabung sama horor zombie? Rampant jawabannya! Sebelum ada serial Kingdom, film ini sudah lebih dulu membawa teror mayat hidup ke tengah-tengah istana. Aksi Hyun Bin membasmi zombie dengan pedang panjang bener-bener keren.
18. Forbidden Dream (2019): Bromance Ilmuwan dan Raja
Film ini menceritakan hubungan persahabatan yang luar biasa antara Raja Sejong yang Agung dengan seorang ilmuwan jenius, Jang Yeong-sil. Mereka bekerja sama menciptakan berbagai alat astronomi yang melampaui zamannya. Sayangnya, politik istana berusaha memisahkan mereka.
19. The Book of Fish (2021): Estetika Hitam Putih yang Mendalam
Film ini unik karena disajikan dalam format hitam-putih. Menceritakan tentang seorang ilmuwan yang diasingkan ke sebuah pulau terpencil. Di sana, ia menjalin persahabatan dengan seorang nelayan muda dan mulai menulis buku tentang kekayaan laut. Film ini sangat tenang, reflektif, dan indah secara visual.
20. Kingdom: Ashin of the North (2021): Awal Mula Wabah
Ini adalah film spesial (spin-off) dari serial populer Kingdom. Menceritakan tentang masa lalu Ashin (diperankan Jun Ji-hyun) dan bagaimana tanaman pembangkit mayat hidup pertama kali ditemukan. Ceritanya kelam, penuh dendam, dan sangat memuaskan bagi penggemar universe Kingdom.
21. Hansan: Rising Dragon (2022): Strategi Perang Laut yang Jenius
Masih tentang Laksamana Yi Sun-sin, tapi kali ini berfokus pada Pertempuran Pulau Hansan. Film ini menonjolkan bagaimana formasi “Sayap Bangau” yang terkenal itu diciptakan dan digunakan untuk menghancurkan armada Jepang. Efek visual perang lautnya benar-benar naik kelas dibanding film pertamanya.
22. The Night Owl (2022): Misteri di Dalam Gelap
Terakhir, ada film misteri investigasi yang sangat seru. Ceritanya tentang seorang tabib istana yang menderita gangguan penglihatan (hanya bisa melihat dengan jelas di malam hari). Suatu malam, dia secara tidak sengaja melihat peristiwa pembunuhan putra mahkota. Dia harus membongkar kebenaran tersebut tanpa ketahuan bahwa dia sebenarnya bisa “melihat”.
penulis:rinaldy


Post Comment