×

AS Diprediksi Bisa Kalah Jika Perang dengan Iran Berlanjut

Dalam sebuah konten di YouTube, Jiang Xueqin kembali membahas kemungkinan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam analisanya, ia memprediksi bahwa AS berpotensi mengalami kekalahan jika perang tersebut terus berlanjut.

Menurut Jiang, konflik yang terjadi saat ini bisa membawa dampak besar terhadap tatanan dunia. Dalam video yang diunggah pada Selasa (3/3/2026), ia menyebut bahwa situasi yang terjadi berpotensi menyerupai awal dari perang besar.

baca juga:Zakat Fitrah: Panduan Santai Biar Ibadah Makin Berkah dan Enggak Keliru

Ia menjelaskan bahwa serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran menandai dimulainya konflik yang serius. Jiang juga memperkirakan perang ini tidak akan berlangsung singkat, melainkan bisa berlangsung selama berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun. Ia menilai bahwa setelah konflik tersebut berakhir, dunia kemungkinan tidak akan sama lagi seperti sebelumnya.

Lebih lanjut, Jiang berpendapat bahwa Amerika Serikat dinilai belum sepenuhnya siap menghadapi bentuk peperangan modern di abad ke-21. Ia menyinggung strategi militer “shock and awe”, yang diibaratkan seperti memenggal kepala musuh dengan harapan perang segera berakhir. Namun menurutnya, strategi tersebut tidak efektif jika diterapkan terhadap Iran.

🔖 Baca juga:
Contoh Soal TOEFL ITP dan Pembahasan Terlengkap untuk Skor 500+

Ia menjelaskan bahwa Iran melihat konflik ini sebagai perang yang juga memiliki unsur keagamaan, sehingga pergantian atau hilangnya pemimpin tidak serta-merta menghentikan perlawanan.

Jiang juga menilai doktrin militer Amerika Serikat yang mengandalkan kekuatan konvensional mungkin kurang efektif menghadapi taktik perang modern. Ia mencontohkan penggunaan drone serta faktor ideologi dan fanatisme yang bisa membuat perlawanan tetap berlangsung.

baca juga:Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Penghargaan Paten Kemenkum RI atas Inovasi Komposter Cerdas

Menurutnya, meskipun militer Amerika Serikat sering dianggap sangat kuat, tantangan di medan perang modern jauh berbeda, terutama ketika harus menghadapi teknologi seperti drone serta motivasi ideologis dari pihak lawan.

Selain itu, Jiang juga menyinggung kemungkinan dampak besar terhadap ekonomi global jika konflik ini memicu penutupan Selat Hormuz. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan energi dunia.

Ia memperkirakan bahwa jika Selat Hormuz sampai ditutup oleh Iran, dampaknya bisa sangat besar terhadap ekonomi global, termasuk terhadap perekonomian Amerika Serikat. Menurutnya, jalur tersebut merupakan titik strategis yang bisa memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.

penulis:putra

Post Comment