Untuk menjawab apakah ini adalah rebrand, kita harus melihat garis waktu peluncurannya. Di China, Xiaomi meluncurkan dua varian utama: Xiaomi 17 Ultra Standar dan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition.
Faktanya, Leica Leitzphone yang diluncurkan secara global pada awal 2026 merupakan versi internasional yang berbasis pada Xiaomi 17 Ultra Leica Edition. Jadi, secara teknis, jawabannya adalah Ya, Leitzphone adalah hasil “rebranding” dari varian spesial Xiaomi 17 Ultra, namun dengan sentuhan desain dan eksklusivitas yang berbeda untuk pasar luar China.
Mengapa Leica Menggunakan Basis Xiaomi?
Dahulu, seri Leitz Phone (generasi 1 hingga 3) diproduksi oleh Sharp dan hanya tersedia eksklusif untuk pasar Jepang. Namun, mulai tahun 2026, Leica mengalihkan kemitraan manufakturnya ke Xiaomi untuk menjangkau pasar global. Hal ini memungkinkan teknologi sensor 1-inci dan optik Vario-Summilux milik Leica hadir dalam ekosistem Android yang lebih luas dan modern.
Spesifikasi Inti: Apa yang Sama?
Jika kita membedah “jeroannya”, hampir tidak ada perbedaan signifikan antara Xiaomi 17 Ultra dan Leitzphone. Keduanya menggunakan teknologi tercanggih tahun 2026.
1. Performa Mesin Utama
Keduanya ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini dibangun dengan arsitektur 3nm yang memberikan efisiensi daya luar biasa dan performa AI yang sanggup melibas tugas penyuntingan foto RAW seberat apa pun tanpa lag.
2. Layar “HyperRGB” OLED
Baik Xiaomi 17 Ultra maupun Leitzphone mengusung layar 6.9 inci LTPO OLED dengan refresh rate adaptif 1-120Hz. Layar ini mampu mencapai tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 3.500 nits, menjadikannya salah satu layar paling terang di dunia yang tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari langsung.
3. Konfigurasi Kamera Monster
Inilah area di mana kedua ponsel ini bersinar. Mereka berbagi sensor yang sama:
- Kamera Utama: Sensor 50MP berukuran 1 inci (Type-1) dengan lensa Leica yang mendukung aperture variabel.
- Kamera Telephoto: Sensor 200MP dengan kemampuan continuous optical zoom antara 75mm hingga 100mm.
- Kamera Ultra-wide: 50MP dengan sudut pandang luas dan distorsi minimal.
Perbedaan Mencolok: Mengapa Leitzphone Lebih Mahal?
Meskipun berbagi “jiwa” yang sama, ada beberapa alasan mengapa Leica Leitzphone diposisikan sebagai barang mewah dengan harga yang jauh lebih tinggi (sekitar Rp39 jutaan) dibandingkan Xiaomi 17 Ultra reguler (sekitar Rp29 jutaan).
1. Desain dan Branding “Red Dot”
Xiaomi 17 Ultra hadir dengan pilihan warna seperti Black, White, dan Starlit Green dengan finishing kulit vegan atau kaca. Sementara itu, Leica Leitzphone hanya tersedia dalam satu warna: Matte Black. Bodinya menggunakan aluminum alloy dengan logo “Red Dot” Leica yang ikonik. Tidak ada logo Xiaomi yang mencolok di sini; fokusnya adalah identitas Leica.
2. Physical Rotating Camera Ring
Ini adalah fitur pembeda paling unik. Leitzphone dilengkapi dengan cincin fisik (camera ring) di sekitar modul kamera yang bisa diputar. Cincin ini bukan sekadar hiasan; ia berfungsi sebagai kontrol manual untuk zoom, exposure, atau white balance, memberikan sensasi menggunakan kamera Leica M-series yang sesungguhnya. Fitur ini tidak ditemukan di Xiaomi 17 Ultra versi standar.
3. Antarmuka (UI) Eksklusif
Meskipun keduanya menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16, Leitzphone memiliki skin khusus yang dirancang oleh Leica. Anda akan mendapatkan widget eksklusif “Golden Hour”, suara shutter khas kamera Leica, serta filter Leica Look (Monochrom, Vivid, Natural) yang telah di-tuning secara khusus untuk memberikan hasil foto dengan karakter “Leica Glow”.
4. Kapasitas Baterai dan Memori
Ada detail kecil namun penting:
- Xiaomi 17 Ultra (China): Kapasitas baterai hingga 6.800mAh.
- Leica Leitzphone (Global): Kapasitas baterai disesuaikan menjadi 6.000mAh untuk menjaga bodi tetap ramping dan memenuhi regulasi internasional, namun tetap mendukung pengisian cepat 90W.
- Memori: Leitzphone hanya tersedia dalam varian tertinggi, yakni RAM 16GB dan Storage 1TB.
Cek Fakta: Apakah Layak Membeli Versi Leitzphone?
Setelah mengetahui bahwa Leitzphone adalah versi premium dari Xiaomi 17 Ultra, muncul pertanyaan: mana yang lebih layak dibeli?
| Fitur | Xiaomi 17 Ultra | Leica Leitzphone |
| Harga | Lebih Terjangkau (~Rp29 Juta) | Premium/Kolektor (~Rp39 Juta) |
| Kontrol Fisik | Digital via Layar | Ring Putar Fisik (Manual) |
| Identitas | Smartphone Flagship Canggih | Kamera Profesional dalam HP |
| Pilihan Warna | Beragam (Hitam, Putih, Hijau) | Eksklusif Hitam (Matte) |
| Aksesori | Photography Kit (Opsional) | Photography Kit Pro (Included/Opsional) |
Jika Anda adalah seorang fotografer murni yang memuja estetika Leica dan menginginkan kontrol manual yang taktis, Leica Leitzphone adalah perangkat impian. Namun, bagi pengguna umum yang menginginkan performa kamera terbaik dengan harga yang lebih masuk akal, Xiaomi 17 Ultra memberikan 95% pengalaman yang sama dengan penghematan hingga belasan juta rupiah.
Kesimpulan
Jadi, apakah Xiaomi 17 Ultra adalah rebrand dari Leitz Phone? Secara esensial, ya. Mereka berbagi platform perangkat keras yang sama. Namun, penyebutan “rebrand” mungkin kurang adil karena Leica memberikan modifikasi fisik yang signifikan pada Leitzphone, terutama pada sistem kontrol manual dan estetika desainnya.
Keduanya adalah puncak evolusi fotografi mobile di tahun 2026. Xiaomi menyediakan teknologinya, dan Leica memberikan “nyawa” fotografinya. Memilih salah satu di antaranya hanyalah masalah selera desain dan anggaran yang Anda miliki.
penulis:rinaldy



Post Comment