Memang benar, kasus campak bukan cuma lagi jadi perhatian di Indonesia, tapi lagi naik di seluruh dunia. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, sudah mengonfirmasi bahwa tren kenaikan ini memang terjadi secara global.
Seberapa Serius Kondisinya?
Sepanjang tahun 2025, Kemenkes mencatat sempat terjadi 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tersebar di 16 provinsi. Dari total 63.760 kasus suspek, sebanyak 11.094 di antaranya sudah terkonfirmasi positif lewat hasil laboratorium.
Baca Juga : Kapan Mulai Puasa Ramadan 2026?
Meskipun angkanya terdengar cukup banyak, dr. Andi Saguni dari Kemenkes menegaskan kalau tingkat kematian (Case Fatality Rate/CFR) akibat campak di Indonesia masih tergolong rendah, yakni 0,1 persen. Menurutnya, angka ini setara dengan tingkat fatalitas di negara-negara maju seperti di Eropa.
Apa yang Harus Kita Lakukan?
Karena campak sangat mudah menular—apalagi lewat udara atau kontak langsung—jangan disepelekan ya. Kalau kamu atau orang di sekitarmu menunjukkan gejala campak (seperti demam, batuk, pilek, mata berair, dan ruam kemerahan), sebaiknya:
Info Tambahan: Selain isu kesehatan, belakangan ini situasi penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, juga sempat terganggu akibat penutupan ruang udara. Bagi WNA yang terdampak, Kantor Imigrasi setempat memberikan keringanan berupa Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT).
Penulis : Reyfen


Post Comment