Melihat situasi global yang lagi nggak menentu dan banyak konflik kemanusiaan, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, tergerak buat bikin gerakan moral. Nggak tanggung-tanggung, beliau langsung menerbitkan dua Surat Edaran (SE) sekaligus buat mengajak warganya peduli sesama.
Surat ini ditujukan buat seluruh lapisan masyarakat Pekanbaru, baik untuk warga lintas agama maupun umat Muslim yang lagi menjalankan ibadah Ramadan.
Gerakan Doa Lintas Agama
Lewat SE Nomor 27/SE/2026, Pak Wali Kota mengajak para pimpinan rumah ibadah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat buat ngajak jemaahnya berdoa dan refleksi bareng-bareng menurut keyakinan masing-masing.
“Ini jadi pengingat buat kita semua tentang pentingnya nilai kemanusiaan dan kasih sayang. Kita harus terus rawat persaudaraan di tengah keberagaman Pekanbaru,” ujar Agung Nugroho, Rabu (4/3).
Baca juga:How to Fix the Incorrect Time Issue on the YouTube TV App
Baca juga:Sinergi Instansi: Kolaborasi TNI-Polri dalam Mengawal Objek Vital Nasional Energi
Spesial di Bulan Ramadan
Nah, mumpung lagi momen Ramadan 1447 H, ada juga SE Nomor 26/SE/2026. Isinya khusus mengajak umat Islam buat menyelipkan doa kedamaian dunia di sela-sela ibadah mereka.
Apa saja poin ajakannya?
- Setelah Salat: Pengurus masjid dan musala diimbau ngajak jemaah doa bareng habis salat fardu, tarawih, dan witir.
- Titip di Qunut: Beliau juga menyarankan agar doa kedamaian disisipkan dalam doa qunut saat salat witir.
- Isi Doa: Intinya memohon agar pertumpahan darah berhenti, peperangan dijauhkan, dan dunia kembali aman sentosa.
Pesan Jaga Kerukunan
Nggak cuma soal doa, Pak Wali Kota juga mengingatkan warga buat tetap tenang, jaga persatuan, dan jangan gampang kemakan hoaks atau provokasi yang nggak jelas sumbernya.
Beliau berharap, meski konflik terjadi di tempat yang jauh, getaran kepedulian dan harapan dari Pekanbaru bisa sampai ke sana. Harapannya, Pekanbaru bisa terus jadi contoh kota yang teduh, rukun, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Penulis: okta



Post Comment