Mulai tahun 2026 ini, pemerintah bikin aturan baru yang lebih asyik: TPG cair tiap bulan. Jadi, nggak ada lagi tuh cerita nunggu rapelan tiga bulanan (triwulan). Tujuannya jelas, supaya keuangan para guru lebih stabil dan nggak ada lagi drama telat bayar.
Tapi ingat ya, kuncinya ada di SKTP. Kalau dokumen ini belum beres, tunjangannya juga belum bisa diproses. Jadi, pastikan data administrasi kalian sudah aman.
Syarat Biar SKTP Cepat Terbit
Biar prosesnya mulus dan SKTP Februari 2026 keluar, pastikan poin-poin ini sudah terpenuhi:
- Punya sertifikat pendidik dan NRG.
- NUPTK harus aktif dan valid.
- Mapel yang diajar harus sesuai dengan sertifikat pendidik.
- Beban mengajar minimal 24 jam tatap muka seminggu.
- Data di Dapodik sudah paling update dan valid.
Coba deh sesekali cek status kelayakan kalian di portal Info GTK 2026 buat mastiin semuanya sudah sinkron.
Bocoran Besaran TPG 2026
Ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu:
- Guru ASN: Dapat tunjangan sebesar satu kali gaji pokok tiap bulan.
- Guru Non-ASN (Sertifikasi): Kabar baik! Tunjangannya naik dari Rp1,5 juta jadi Rp2.000.000 per bulan.
- Guru Non-ASN (Inpassing): Nominalnya menyesuaikan gaji pokok yang tertera di SK inpassing masing-masing.
Pemerintah sendiri sudah menyiapkan dana jumbo lebih dari Rp14 triliun untuk memastikan kesejahteraan para guru tahun ini tetap terjaga.
Catat Jadwal Pentingnya
Biar nggak bingung kapan saldo masuk, ini perkiraan jadwal pencairannya:
- 15 Februari: Batas terakhir update data Dapodik.
- 16–20 Februari: Tim pusat lagi sibuk verifikasi dan olah data.
- 20 Februari: Data dikirim ke Kementerian Keuangan.
- 25 Februari – Akhir Bulan: Dana mulai ditransfer ke rekening Bapak/Ibu secara bertahap.
Intinya, lancar atau tidaknya pencairan ini sangat bergantung pada validitas data di Dapodik. Jadi, pastikan koordinasi dengan operator sekolah berjalan lancar ya! Semoga bermanfaat dan semangat terus mengajarnya!
penulis:septa



Post Comment