Update terbaru per 5 Maret 2026 menunjukkan bahwa Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Brighton & Hove Albion melalui gol tunggal Bukayo Saka. Di sisi lain, Manchester City secara mengejutkan tertahan di Etihad Stadium setelah bermain imbang 2-2 melawan tim papan bawah, Nottingham Forest.
baca juga: Apple Incar Pasar Kampus Lewat MacBook Neo, Chromebook
Tabel Klasemen Liga Inggris Terbaru (Papan Atas) – 5 Maret 2026
| Pos | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Poin |
| 1 | Arsenal | 30 | 20 | 7 | 3 | +37 | 67 |
| 2 | Manchester City | 29 | 18 | 6 | 5 | +32 | 60 |
| 3 | Manchester United | 29 | 14 | 9 | 6 | +11 | 51 |
| 4 | Aston Villa | 29 | 15 | 6 | 8 | +5 | 51 |
| 5 | Chelsea | 29 | 13 | 9 | 7 | +19 | 48 |
Menganalisis Selisih 7 Poin: Apakah Keuntungan Berada di Tangan Arsenal?
Secara matematis, selisih 7 poin adalah jarak yang cukup aman bagi The Gunners. Namun, ada satu catatan penting yang tidak boleh dilupakan oleh para pendukung Arsenal: Manchester City masih memiliki satu tabungan pertandingan (game in hand).
Jika skuad asuhan Pep Guardiola berhasil memenangkan laga tunda tersebut, maka selisih poin yang sesungguhnya bisa mengecil menjadi 4 poin. Dengan 8 hingga 9 pertandingan tersisa bagi kedua tim, setiap kesalahan sekecil apa pun akan berakibat fatal dalam perburuan trofi paling bergengsi di Inggris ini.
Jadwal Sisa: Siapa yang Memiliki Jalan Lebih Terjal?
Pertanyaan besar selanjutnya adalah bagaimana jadwal sisa kedua tim ini memengaruhi peluang mereka. Berdasarkan jadwal resmi, kedua tim masih akan bertemu dalam “final” liga di Stadion Etihad pada 18 April 2026.
Lawan Sisa Arsenal:
Arsenal memiliki jadwal yang relatif lebih “bersahabat” di atas kertas karena mereka telah melewati banyak lawan berat dari Big Six. Tantangan terbesar mereka adalah laga tandang ke markas Manchester City dan menjamu Newcastle United. Selain itu, mereka akan menghadapi tim-tim yang berjuang di zona degradasi seperti Burnley dan West Ham, yang justru seringkali merepotkan karena motivasi mereka untuk bertahan hidup di kasta tertinggi.
Lawan Sisa Manchester City:
The Citizens memiliki jadwal yang sedikit lebih padat. Selain harus menjamu Arsenal, Erling Haaland dan kawan-kawan masih harus melawat ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea yang sedang dalam tren positif, serta menjamu Aston Villa di pekan terakhir. Mental juara Manchester City akan benar-benar diuji, terutama dengan konsentrasi yang mungkin terbagi ke kompetisi Liga Champions.
Faktor Erling Haaland dan Bukayo Saka
Persaingan ini bukan hanya soal taktik Mikel Arteta melawan Pep Guardiola, tetapi juga tentang performa individu para bintangnya. Di kubu City, kembalinya Erling Haaland dari cedera menjadi angin segar, meski dalam laga melawan Nottingham Forest ia tampak terisolasi. Guardiola sendiri mengakui bahwa timnya harus lebih sering mencari Haaland di kotak penalti.
Sementara itu di London Utara, Bukayo Saka terus menunjukkan kematangannya. Golnya ke gawang Brighton membuktikan bahwa ia adalah pemain yang bisa diandalkan dalam situasi buntu. Konsistensi Saka dan Martin Odegaard akan menjadi kunci utama apakah Arsenal bisa mengakhiri puasa gelar mereka sejak tahun 2004.
Prediksi Supercomputer dan Peluang Juara
Data terbaru dari supercomputer Opta menunjukkan pergeseran peluang juara yang signifikan. Dengan keunggulan 7 poin saat ini, peluang Arsenal untuk menjuarai Premier League 2025/2026 melonjak hingga 84%. Manchester City, yang biasanya menjadi favorit, kini hanya diberi peluang sebesar 15%.
Namun, sepak bola tidak dimainkan di atas kertas. Manchester City dikenal sebagai tim yang memiliki “napas panjang” dan mampu menyapu bersih kemenangan di 10 laga terakhir musim. Sejarah mencatat berkali-kali City berhasil mengejar ketertinggalan poin di bulan-bulan terakhir kompetisi.
Kesimpulan: Menanti Drama di Bulan April
Selisih 7 poin antara Arsenal dan Manchester City saat ini menjadikan Liga Inggris musim ini sebagai salah satu yang paling menarik dalam satu dekade terakhir. Pertarungan di Etihad pada pertengahan April nanti hampir dipastikan akan menjadi laga penentu. Jika Arsenal mampu mencuri poin di sana, gelar juara mungkin akan kembali ke Emirates Stadium. Namun, jika City menang, tekanan akan berpindah sepenuhnya ke pundak para pemain muda Meriam London.
penulis: ridho
Post Comment