Antusiasme masyarakat Indonesia menyambut hari raya Idul Fitri selalu dibarengi dengan tradisi pulang kampung atau mudik. Memasuki tahun 2026, PT PLN (Persero) kembali menjawab kebutuhan tersebut dengan menggelar program Mudik Asyik Bersama BUMN. Program ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan karena memberikan solusi transportasi aman, nyaman, dan yang terpenting, gratis bagi ribuan pemudik di seluruh penjuru tanah air.
Latar Belakang Program Mudik Gratis PLN 2026
Program mudik gratis merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. PLN menyadari bahwa mobilitas masyarakat saat lebaran sangat tinggi, namun tidak semua lapisan masyarakat memiliki akses terhadap transportasi yang terjangkau dan aman. Dengan menyediakan ribuan kuota tiket, PLN berupaya menekan angka penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
baca juga:Mudik Gratis Kemenhub vs Mudik Mandiri: Mana yang Lebi
Selain aspek keselamatan, program ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi masyarakat dengan keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang biasanya melonjak tajam menjelang hari raya. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengatur arus lalu lintas agar lebih teratur dan mengurangi kemacetan di jalur-jalur utama.
Kuota dan Fasilitas Mudik PLN 2026
Pada tahun 2026 ini, PLN menargetkan jumlah peserta yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ribuan tiket disediakan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kereta api, hingga kapal laut. Langkah ini diambil untuk mencakup destinasi yang lebih luas, baik di Pulau Jawa, Sumatera, hingga wilayah Indonesia Timur.
Moda Transportasi yang Tersedia
- Bus Eksekutif PLN menyediakan ratusan armada bus dengan standar kenyamanan tinggi. Setiap bus dilengkapi dengan AC, kursi yang dapat direbahkan, serta paket makanan untuk berbuka puasa dan sahur di perjalanan.
- Kereta Api Bekerja sama dengan PT KAI, PLN memberikan alokasi tiket kereta api kelas ekonomi dan eksekutif untuk rute-rute favorit seperti Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Solo, dan Jakarta-Surabaya.
- Kapal Laut Khusus untuk pemudik yang menuju luar pulau, penyediaan tiket kapal laut menjadi solusi efektif guna memastikan masyarakat di wilayah kepulauan juga dapat merasakan manfaat dari program ini.
Setiap peserta mudik gratis juga akan mendapatkan merchandise khusus dari PLN berupa kaos, topi, serta tas berisi obat-obatan ringan dan kebutuhan dasar selama perjalanan.
Syarat dan Ketentuan Pendaftaran
Untuk memastikan program ini tepat sasaran, PLN menetapkan beberapa syarat dan ketentuan bagi calon peserta. Secara umum, program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan dan pelanggan setia PLN.
Dokumen yang Diperlukan
Peserta wajib menyiapkan dokumen digital untuk proses verifikasi, antara lain:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
- Kartu Keluarga (KK) untuk pendaftar anggota keluarga.
- Aplikasi PLN Mobile yang sudah terpasang dan terverifikasi di perangkat seluler.
- Bukti kepemilikan ID Pelanggan PLN (nomor meteran listrik).
Ketentuan Umum
Satu akun PLN Mobile hanya dapat digunakan untuk mendaftarkan maksimal empat orang anggota keluarga yang tercatat dalam satu Kartu Keluarga. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan yang adil bagi lebih banyak keluarga Indonesia. Selain itu, peserta yang sudah terdaftar di program mudik gratis instansi pemerintah atau BUMN lain biasanya tidak diperkenankan untuk mendaftar ganda guna pemerataan kuota.
Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026 melalui PLN Mobile
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital untuk memudahkan masyarakat dan menjaga transparansi. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Unduh Aplikasi PLN Mobile Aplikasi tersedia di Google Play Store maupun Apple App Store. Pastikan aplikasi Anda sudah diperbarui ke versi terbaru.
- Login dan Verifikasi Akun Masuk menggunakan nomor telepon atau email, kemudian lakukan verifikasi identitas (KYC) jika diminta.
- Pilih Menu Mudik Gratis Biasanya, saat periode pendaftaran dibuka, akan muncul banner atau menu khusus bertuliskan Mudik Asyik Bersama BUMN di halaman utama.
- Isi Data Diri Masukkan data peserta sesuai KTP dan KK. Pilih rute keberangkatan, tanggal, dan moda transportasi yang diinginkan.
- Unggah Dokumen Lampirkan foto KTP dan dokumen pendukung lainnya.
- Tunggu Verifikasi Setelah data dikirim, tim PLN akan melakukan verifikasi. Status pendaftaran dapat dipantau secara berkala melalui aplikasi. Jika disetujui, peserta akan mendapatkan tiket elektronik atau kode booking yang harus ditukarkan saat hari keberangkatan.
Rute Keberangkatan dan Tujuan
PLN memetakan rute berdasarkan data permintaan tertinggi dari tahun ke tahun. Untuk keberangkatan dari Jakarta, titik kumpul biasanya dipusatkan di kantor pusat PLN atau lokasi luas seperti Gelora Bung Karno untuk mempermudah koordinasi armada.
Rute populer meliputi:
- Jalur Utara Jawa: Jakarta – Cirebon – Semarang – Surabaya.
- Jalur Selatan Jawa: Jakarta – Bandung – Tasikmalaya – Yogyakarta – Solo.
- Jalur Sumatera: Jakarta – Bandar Lampung – Palembang – Medan.
Selain dari Jakarta, PLN juga membuka pendaftaran di beberapa kantor wilayah besar di Indonesia untuk melayani arus mudik antarprovinsi di luar Pulau Jawa.
Keunggulan Ikut Mudik Gratis PLN
Mengapa masyarakat begitu antusias menunggu program ini? Selain faktor biaya nol rupiah, terdapat beberapa keunggulan lain:
Keamanan Terjamin Seluruh armada bus yang digunakan telah melalui uji layak jalan (ramp check) oleh pihak berwenang. Pengemudi juga dipastikan dalam kondisi sehat dan mendapatkan pengarahan keselamatan yang ketat.
Kenyamanan Maksimal Berbeda dengan mudik menggunakan motor yang melelahkan dan terpapar cuaca, mudik dengan bus atau kereta api jauh lebih santai. Peserta dapat beristirahat dengan baik sehingga saat sampai di kampung halaman, kondisi fisik tetap bugar untuk merayakan lebaran.
Pengurangan Kemacetan Dengan beralihnya ribuan pengguna motor ke angkutan massal yang disediakan PLN, volume kendaraan pribadi di jalan raya berkurang signifikan. Hal ini membantu kelancaran arus lalu lintas nasional.
Ramah Lingkungan Secara tidak langsung, penggunaan transportasi massal mengurangi emisi karbon per kapita dibandingkan jika setiap orang menggunakan kendaraan pribadi masing-masing. Ini sejalan dengan visi PLN dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Tips Sukses Mendapatkan Tiket Mudik Gratis
Mengingat kuota yang disediakan terbatas sementara peminat mencapai puluhan ribu orang, persaingan mendapatkan tiket sangat ketat. Tiket biasanya habis dalam hitungan jam setelah pendaftaran dibuka. Berikut tips agar Anda tidak ketinggalan:
Pantau Media Sosial Resmi PLN Informasi mengenai tanggal pembukaan pendaftaran biasanya diumumkan melalui Instagram, Twitter, dan Facebook resmi PT PLN (Persero) beberapa minggu sebelum pendaftaran dimulai.
Siapkan Data Lebih Awal Jangan baru menyiapkan foto KTP atau KK saat aplikasi sudah dibuka. Simpan dokumen tersebut dalam folder khusus di ponsel Anda agar proses unggah data lebih cepat.
Koneksi Internet Stabil Saat pendaftaran dibuka, server aplikasi PLN Mobile akan mengalami lonjakan trafik. Gunakan koneksi internet yang stabil dan cepat untuk menghindari kendala saat proses pengisian data.
Daftar di Menit Pertama Begitu pendaftaran dinyatakan dibuka, segera lakukan proses registrasi. Menunda beberapa menit saja bisa membuat Anda kehilangan kuota di rute favorit.
Kontribusi PLN terhadap Ekonomi Masyarakat
Program mudik gratis bukan sekadar memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain. Secara makro, program ini membantu menjaga daya beli masyarakat di daerah. Uang yang seharusnya habis untuk ongkos transportasi dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain di kampung halaman, seperti belanja kebutuhan lebaran di pasar lokal atau dibagikan kepada sanak saudara. Hal ini menciptakan perputaran ekonomi yang positif di berbagai daerah tujuan mudik.
Selain itu, bagi pelaku usaha transportasi (PO Bus), kerja sama ini memberikan kepastian okupansi armada selama masa mudik, yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi industri transportasi.
Harapan untuk Masa Depan Mudik Gratis
PLN terus melakukan evaluasi setiap tahunnya. Pada tahun 2026, integrasi teknologi pada aplikasi PLN Mobile diharapkan semakin memudahkan pengguna. PLN juga berencana memperluas jangkauan ke daerah-daerah terpencil yang selama ini sulit diakses oleh transportasi umum reguler saat musim mudik.
Masyarakat berharap program ini terus berlanjut setiap tahun dengan kuota yang semakin bertambah. Kesuksesan Mudik Gratis PLN 2026 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perusahaan negara dan masyarakat dapat menciptakan dampak sosial yang sangat besar dan dirasakan langsung manfaatnya.
Penutup
Hebohnya kabar mengenai Mudik Gratis PLN 2026 adalah cerminan dari kerinduan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan cara yang aman dan bermartabat. Dengan persiapan yang matang, persyaratan yang transparan, dan sistem pendaftaran digital yang mumpuni, PLN telah menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai pilar pendukung kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.
Bagi Anda yang berencana mengikuti program ini, pastikan untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi agar terhindar dari penipuan. Mudik gratis adalah layanan cuma-cuma, sehingga tidak ada pungutan biaya apa pun dalam seluruh prosesnya.
Selamat bersiap untuk mudik, semoga perjalanan Anda lancar dan selamat sampai tujuan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
penulis:putra
![Dalam materi statistika, simpangan baku dan varian data tunggal menjadi salah satu topik penting yang perlu dipahami. Keduanya digunakan untuk mengetahui seberapa besar penyebaran data terhadap nilai rata-ratanya. Jika data memiliki penyebaran yang kecil, nilai simpangan baku dan variannya juga cenderung kecil. Sebaliknya, semakin jauh data tersebar dari rata-rata, semakin besar pula nilai simpangan baku dan varian. Materi ini sering muncul dalam pembelajaran matematika, terutama ketika membahas statistika dasar. Untuk menguasainya, tidak cukup hanya menghafalkan rumus. Kita juga perlu memahami langkah-langkah menghitung mean, selisih setiap data dengan rata-rata, kuadrat selisih, varian, hingga simpangan baku. Artikel ini akan membahas pengertian, rumus, perbedaan, serta beberapa contoh soal simpangan baku dan varian data tunggal lengkap dengan cara mengerjakannya secara bertahap. Apa Itu Varian? Varian adalah ukuran statistik yang digunakan untuk mengetahui tingkat penyebaran data terhadap nilai rata-ratanya. Varian dihitung dengan mencari rata-rata dari kuadrat selisih setiap data terhadap mean. Dalam data tunggal, terdapat dua jenis rumus varian yang umum digunakan, yaitu varian populasi dan varian sampel. Untuk populasi, rumusnya adalah: σ² = Σ(xᵢ − μ)² / N Keterangan: σ² = varian populasi xᵢ = nilai setiap data μ = rata-rata populasi N = banyak data Σ = jumlah keseluruhan Sementara itu, untuk sampel, rumus varian adalah: s² = Σ(xᵢ − x̄)² / (n − 1) Keterangan: s² = varian sampel xᵢ = nilai setiap data x̄ = rata-rata sampel n = banyak data Dalam soal matematika sekolah, apabila soal menyebutkan sekumpulan data sebagai keseluruhan data yang sedang dianalisis, biasanya digunakan rumus varian populasi. Apa Itu Simpangan Baku? Simpangan baku atau standard deviation adalah akar kuadrat dari varian. Simpangan baku digunakan untuk mengetahui seberapa jauh penyebaran data dari nilai rata-ratanya. Rumus simpangan baku populasi adalah: σ = √[Σ(xᵢ − μ)² / N] Sedangkan untuk sampel: s = √[Σ(xᵢ − x̄)² / (n − 1)] Karena simpangan baku merupakan akar dari varian, keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. Jika diketahui: Varian = 16 maka: Simpangan baku = √16 = 4 Jadi, semakin besar nilai varian, biasanya semakin besar pula simpangan bakunya. Perbedaan Varian dan Simpangan Baku Meskipun saling berkaitan, varian dan simpangan baku bukanlah hal yang sama. Varian merupakan rata-rata kuadrat penyimpangan data dari mean. Sementara itu, simpangan baku merupakan akar kuadrat dari varian. Contohnya, jika suatu kumpulan data memiliki varian sebesar 25, maka simpangan bakunya adalah: √25 = 5 Perbedaan lainnya terletak pada satuan. Varian menggunakan satuan yang dikuadratkan, sedangkan simpangan baku memiliki satuan yang sama dengan data aslinya. Karena alasan tersebut, simpangan baku sering kali lebih mudah digunakan untuk menginterpretasikan penyebaran data. Langkah-Langkah Menghitung Varian dan Simpangan Baku Data Tunggal Untuk menyelesaikan soal, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan. 1. Hitung nilai rata-rata Jumlahkan seluruh data, kemudian bagi dengan banyaknya data. Mean = jumlah seluruh data / banyak data 2. Hitung selisih setiap data dengan mean Setiap nilai data dikurangi dengan rata-rata. xᵢ − x̄ 3. Kuadratkan setiap selisih Hasil pengurangan tadi kemudian dikuadratkan. (xᵢ − x̄)² 4. Jumlahkan seluruh kuadrat selisih Setelah semua data dihitung, jumlahkan hasil kuadrat tersebut. Σ(xᵢ − x̄)² 5. Hitung varian Untuk populasi, jumlah kuadrat selisih dibagi dengan banyak data. 6. Hitung simpangan baku Simpangan baku diperoleh dengan mencari akar kuadrat dari varian. Contoh Soal 1: Menghitung Varian Data Tunggal Soal: Diketahui data nilai ulangan matematika lima siswa sebagai berikut: 6, 7, 8, 9, 10 Tentukan nilai varian dari data tersebut! Pembahasan Langkah pertama adalah menghitung rata-rata. Jumlah data: 6 + 7 + 8 + 9 + 10 = 40 Banyak data: n = 5 Maka: Mean = 40 / 5 = 8 Selanjutnya, hitung selisih setiap data dengan rata-rata. Data (x) x − mean (x − mean)² 6 -2 4 7 -1 1 8 0 0 9 1 1 10 2 4 Jumlah 0 10 Jumlah kuadrat selisih adalah: Σ(x − x̄)² = 10 Karena data tersebut dianggap sebagai populasi, maka: Varian = 10 / 5 Varian = 2 Jadi, varian data tersebut adalah 2. Contoh Soal 2: Menghitung Simpangan Baku Data Tunggal Soal: Tentukan simpangan baku dari data berikut: 5, 6, 7, 8, 9 Pembahasan Pertama, tentukan rata-rata. Jumlah data: 5 + 6 + 7 + 8 + 9 = 35 Banyak data: 5 Maka: Mean = 35 / 5 = 7 Selanjutnya, buat tabel perhitungan. Data x − mean (x − mean)² 5 -2 4 6 -1 1 7 0 0 8 1 1 9 2 4 Jumlah 0 10 Varian: σ² = 10 / 5 = 2 Simpangan baku: σ = √2 Jadi, simpangan bakunya adalah: √2 ≈ 1,41 Dengan demikian, simpangan baku data tersebut sekitar 1,41. Contoh Soal 3: Varian dan Simpangan Baku Sekaligus Soal: Diketahui data tinggi tanaman dalam satu kelompok adalah: 10, 12, 14, 16, 18 Tentukan: Mean Varian Simpangan baku Pembahasan Langkah 1: Menghitung Mean Jumlah seluruh data: 10 + 12 + 14 + 16 + 18 = 70 Banyak data: 5 Maka: Mean = 70 / 5 = 14 Langkah 2: Menghitung Kuadrat Selisih Data x − 14 (x − 14)² 10 -4 16 12 -2 4 14 0 0 16 2 4 18 4 16 Jumlah 0 40 Langkah 3: Menghitung Varian Karena terdapat lima data: σ² = 40 / 5 σ² = 8 Jadi, variannya adalah 8. Langkah 4: Menghitung Simpangan Baku Simpangan baku merupakan akar dari varian. σ = √8 Karena: √8 = √(4 × 2) maka: σ = 2√2 Jika dibulatkan: σ ≈ 2,83 Jadi, hasil akhirnya adalah: Mean = 14 Varian = 8 Simpangan baku ≈ 2,83 Contoh Soal 4: Data dengan Nilai yang Lebih Bervariasi Soal: Perhatikan data berikut: 4, 6, 8, 10, 12, 14 Hitunglah varian dan simpangan bakunya! Pembahasan Jumlah data: 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 = 54 Banyak data: 6 Mean: 54 / 6 = 9 Selanjutnya: Data x − 9 (x − 9)² 4 -5 25 6 -3 9 8 -1 1 10 1 1 12 3 9 14 5 25 Jumlah 0 70 Maka varian: σ² = 70 / 6 σ² = 11,67 Kemudian simpangan baku: σ = √11,67 σ ≈ 3,42 Jadi, varian data adalah sekitar 11,67, sedangkan simpangan bakunya sekitar 3,42. Contoh Soal 5: Menghitung Simpangan Baku dari Data Nilai Siswa Soal: Nilai lima siswa dalam sebuah tes adalah: 70, 75, 80, 85, 90 Tentukan varian dan simpangan bakunya! Pembahasan Pertama, hitung rata-rata: Mean = (70 + 75 + 80 + 85 + 90) / 5 Mean = 400 / 5 Mean = 80 Kemudian hitung kuadrat selisih setiap data. Nilai Selisih dari Mean Kuadrat Selisih 70 -10 100 75 -5 25 80 0 0 85 5 25 90 10 100 Jumlah 0 250 Varian: σ² = 250 / 5 σ² = 50 Simpangan baku: σ = √50 σ = 5√2 σ ≈ 7,07 Jadi, varian data adalah 50 dan simpangan bakunya sekitar 7,07. Contoh Soal 6: Menentukan Varian Jika Simpangan Baku Diketahui Soal: Sebuah kumpulan data memiliki simpangan baku sebesar 6. Tentukan nilai variannya! Pembahasan Hubungan antara varian dan simpangan baku adalah: Simpangan baku = √Varian Karena simpangan baku diketahui sebesar 6, maka: Varian = 6² Varian = 36 Jadi, nilai variannya adalah 36. Soal seperti ini relatif lebih mudah karena tidak perlu menghitung mean dan penyimpangan masing-masing data. Contoh Soal 7: Membandingkan Penyebaran Dua Data Soal: Diketahui dua kelompok data berikut. Kelompok A: 7, 8, 9, 10, 11 Kelompok B: 3, 6, 9, 12, 15 Kelompok manakah yang memiliki penyebaran data lebih besar berdasarkan simpangan baku? Pembahasan Kedua kelompok memiliki mean yang sama. Kelompok A: Mean = 9 Kuadrat selisih: 4 + 1 + 0 + 1 + 4 = 10 Varian: 10 / 5 = 2 Simpangan baku: √2 ≈ 1,41 Untuk Kelompok B: Mean = 9 Kuadrat selisih: 36 + 9 + 0 + 9 + 36 = 90 Varian: 90 / 5 = 18 Simpangan baku: √18 ≈ 4,24 Dari hasil tersebut, terlihat bahwa kedua kelompok memiliki rata-rata yang sama, tetapi penyebarannya berbeda. Kelompok A memiliki simpangan baku sekitar 1,41, sedangkan Kelompok B sekitar 4,24. Artinya, nilai-nilai pada Kelompok B tersebar lebih jauh dari rata-ratanya dibandingkan Kelompok A. Tips Cepat Mengerjakan Soal Simpangan Baku dan Varian Agar tidak mudah salah ketika mengerjakan soal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 1. Jangan langsung menggunakan rumus simpangan baku Pastikan nilai rata-rata sudah benar terlebih dahulu. Kesalahan pada mean akan memengaruhi seluruh perhitungan berikutnya. 2. Perhatikan tanda negatif Ketika menghitung selisih data dengan mean, hasilnya bisa negatif. Namun, setelah dikuadratkan, hasilnya selalu positif. Misalnya: (6 − 8)² = (-2)² = 4 Bukan -4. 3. Bedakan varian dengan simpangan baku Varian dan simpangan baku memiliki hubungan, tetapi nilainya berbeda. Jika varian = 9, maka: Simpangan baku = √9 = 3 4. Perhatikan apakah data merupakan populasi atau sampel Jika soal meminta varian atau simpangan baku populasi, pembaginya adalah N. Jika soal meminta ukuran sampel dengan rumus sampel, pembaginya adalah n − 1. 5. Gunakan tabel untuk mengurangi kesalahan Untuk data yang cukup banyak, tabel dengan kolom data, selisih dari mean, dan kuadrat selisih akan membuat proses perhitungan lebih teratur. Kesalahan yang Sering Terjadi Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat mengerjakan soal simpangan baku dan varian. Pertama, salah menghitung mean. Karena mean menjadi dasar untuk mencari penyimpangan, kesalahan kecil pada tahap ini dapat membuat hasil akhir salah. Kedua, lupa mengkuadratkan selisih. Varian menggunakan kuadrat dari selisih data dengan rata-rata, bukan selisih biasa. Ketiga, salah menentukan pembagi. Untuk populasi digunakan N, sedangkan pada rumus sampel digunakan n − 1. Keempat, menganggap varian sama dengan simpangan baku. Padahal, simpangan baku adalah akar kuadrat dari varian. Kelima, terburu-buru melakukan pembulatan. Sebaiknya gunakan nilai yang lebih presisi selama proses perhitungan dan lakukan pembulatan pada hasil akhir. Kesimpulan Simpangan baku dan varian data tunggal merupakan ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat penyebaran suatu kumpulan data terhadap nilai rata-ratanya. Varian diperoleh dengan menghitung rata-rata kuadrat selisih setiap data terhadap mean, sedangkan simpangan baku diperoleh dengan mengambil akar kuadrat dari varian. Untuk mengerjakan soal, langkah yang paling aman adalah menghitung mean terlebih dahulu, kemudian mencari selisih setiap data dengan mean, mengkuadratkan selisih tersebut, menjumlahkannya, dan membaginya sesuai jenis data yang digunakan. Setelah mendapatkan varian, simpangan baku dapat diperoleh dengan cara mengambil akar kuadratnya. Dengan memahami alur tersebut, berbagai contoh soal simpangan baku dan varian data tunggal dapat dikerjakan secara lebih mudah dan sistematis. Kunci utamanya bukan hanya menghafal rumus, tetapi memahami hubungan antara rata-rata, penyebaran data, varian, dan simpangan baku.](https://daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/Gemini_Generated_Image_stezgqstezgqstez.jpeg)


Post Comment