×

10 Contoh Soal Bunga Berjalan Lengkap dengan Pembahasan Mudah Dipahami

Bunga berjalan merupakan salah satu materi penting dalam matematika, khususnya pada pembahasan aritmetika sosial. Materi ini sering muncul dalam soal ujian sekolah, ujian masuk perguruan tinggi, hingga penerapan dalam kehidupan sehari-hari seperti perhitungan tabungan, pinjaman, dan investasi. Sayangnya, masih banyak siswa yang merasa kesulitan memahami konsep bunga berjalan karena melibatkan waktu dan perhitungan persentase.

Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari pengertian bunga berjalan, rumus yang digunakan, serta 10 contoh soal bunga berjalan lengkap dengan pembahasan yang mudah dipahami. Artikel ini dirancang agar ramah SEO dan cocok dijadikan referensi belajar bagi pelajar SMP, SMA, maupun siapa saja yang ingin memahami bunga berjalan dari dasar.

Pengertian Bunga Berjalan

Bunga berjalan adalah bunga yang dihitung berdasarkan lamanya waktu peminjaman atau penabungan yang tidak selalu satu tahun penuh. Artinya, bunga akan “berjalan” sesuai dengan jumlah hari, bulan, atau tahun yang digunakan. Perhitungan bunga berjalan umumnya digunakan dalam dunia perbankan dan keuangan.

Dalam praktiknya, bunga berjalan sering diterapkan pada:

  • Tabungan bank
  • Deposito
  • Pinjaman atau kredit
  • Investasi jangka pendek

Rumus Bunga Berjalan

Sebelum masuk ke contoh soal, penting untuk memahami rumus dasar bunga berjalan.

🔖 Baca juga:
Menguasai Analisis Peubah Ganda: Contoh Soal, Penjelasan, dan Aplikasi Lengkap

Rumus bunga berjalan:

Bunga = Modal × Suku Bunga × Waktu

Keterangan:

  • Modal adalah uang pokok
  • Suku bunga dinyatakan dalam persen per tahun
  • Waktu dinyatakan dalam tahun

Jika waktu dalam bulan, maka:
Waktu = jumlah bulan ÷ 12

Jika waktu dalam hari, maka:
Waktu = jumlah hari ÷ 360 (atau 365, tergantung ketentuan soal)

Contoh Soal Bunga Berjalan dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Andi menabung uang sebesar Rp2.000.000 di bank dengan bunga 12% per tahun. Tabungan tersebut disimpan selama 6 bulan. Hitunglah besar bunga yang diperoleh Andi.

Pembahasan:
Modal = Rp2.000.000
Bunga = 12% = 0,12
Waktu = 6 bulan = 6/12 = 0,5 tahun

Bunga = 2.000.000 × 0,12 × 0,5
Bunga = Rp120.000

Jadi, bunga yang diperoleh Andi adalah Rp120.000.

Contoh Soal 2

Budi meminjam uang sebesar Rp5.000.000 dengan bunga 10% per tahun. Jika Budi meminjam selama 9 bulan, berapa bunga yang harus dibayar?

Pembahasan:
Modal = Rp5.000.000
Bunga = 10% = 0,10
Waktu = 9 bulan = 9/12 = 0,75 tahun

Bunga = 5.000.000 × 0,10 × 0,75
Bunga = Rp375.000

Jadi, bunga yang harus dibayar Budi adalah Rp375.000.

Contoh Soal 3

Seorang pedagang menyimpan uang Rp3.000.000 di koperasi dengan bunga 8% per tahun selama 3 bulan. Hitung bunga berjalan yang diperoleh.

Pembahasan:
Waktu = 3/12 = 0,25 tahun

Bunga = 3.000.000 × 0,08 × 0,25
Bunga = Rp60.000

Jadi, bunga yang diterima adalah Rp60.000.

Contoh Soal 4

Siti menabung Rp10.000.000 dengan bunga 6% per tahun selama 120 hari. Gunakan perhitungan 360 hari per tahun.

Pembahasan:
Waktu = 120/360 = 1/3 tahun

Bunga = 10.000.000 × 0,06 × 1/3
Bunga = Rp200.000

Jadi, bunga berjalan yang diperoleh Siti adalah Rp200.000.

Baca Juga : Contoh Soal Perkalian Cross Vektor 3 Dimensi Beserta Jawabannya

Contoh Soal 5

Rina meminjam uang Rp4.000.000 dengan bunga 15% per tahun. Jika ia meminjam selama 4 bulan, berapa total bunga yang harus dibayar?

Pembahasan:
Waktu = 4/12 = 1/3 tahun

Bunga = 4.000.000 × 0,15 × 1/3
Bunga = Rp200.000

Jadi, total bunga yang harus dibayar Rina adalah Rp200.000.

Contoh Soal 6

Sebuah deposito sebesar Rp20.000.000 memiliki bunga 5% per tahun. Jika deposito dicairkan setelah 6 bulan, hitung bunga yang diperoleh.

Pembahasan:
Waktu = 6/12 = 0,5 tahun

Bunga = 20.000.000 × 0,05 × 0,5
Bunga = Rp500.000

Jadi, bunga deposito tersebut adalah Rp500.000.

Contoh Soal 7

Anton menabung Rp7.500.000 di bank dengan bunga 9% per tahun selama 2 bulan. Hitung bunga berjalan.

Pembahasan:
Waktu = 2/12 = 1/6 tahun

Bunga = 7.500.000 × 0,09 × 1/6
Bunga = Rp112.500

Jadi, bunga yang diperoleh Anton adalah Rp112.500.

Contoh Soal 8

Uang sebesar Rp6.000.000 disimpan selama 180 hari dengan bunga 10% per tahun. Hitung bunga berjalan jika 1 tahun = 360 hari.

Pembahasan:
Waktu = 180/360 = 0,5 tahun

Bunga = 6.000.000 × 0,10 × 0,5
Bunga = Rp300.000

Jadi, bunga berjalan yang diperoleh adalah Rp300.000.

baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

Contoh Soal 9

Lina meminjam uang Rp8.000.000 dengan bunga 12% per tahun selama 5 bulan. Hitung besar bunga yang harus dibayar.

Pembahasan:
Waktu = 5/12 tahun

Bunga = 8.000.000 × 0,12 × 5/12
Bunga = Rp400.000

Jadi, bunga yang harus dibayar Lina adalah Rp400.000.

Contoh Soal 10

Tabungan sebesar Rp15.000.000 memperoleh bunga berjalan 7% per tahun selama 90 hari. Gunakan perhitungan 360 hari.

Pembahasan:
Waktu = 90/360 = 0,25 tahun

Bunga = 15.000.000 × 0,07 × 0,25
Bunga = Rp262.500

Jadi, bunga berjalan yang diperoleh adalah Rp262.500.

Tips Mudah Menghitung Bunga Berjalan

Agar tidak salah dalam mengerjakan soal bunga berjalan, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Pastikan satuan waktu diubah ke tahun
  • Ubah persen menjadi bentuk desimal
  • Periksa apakah soal menggunakan 360 atau 365 hari
  • Hitung secara bertahap agar tidak keliru

Kesimpulan

Bunga berjalan adalah konsep penting dalam matematika dan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami rumus dan cara mengubah satuan waktu, kamu bisa mengerjakan berbagai contoh soal bunga berjalan dengan mudah. Melalui 10 contoh soal bunga berjalan lengkap dengan pembahasan di atas, diharapkan kamu semakin paham dan percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal serupa.

Penulis : Reyfen Andrian

Post Comment