Panduan Lengkap Contoh Soal dan Pembahasan Dilatasi untuk Persiapan Ujian

Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang menuntut pemahaman konsep secara mendalam. Salah satu topik yang sering muncul dalam ujian matematika adalah dilatasi. Dilatasi termasuk dalam materi geometri transformasi, dan pemahaman tentang konsep, rumus, dan penerapannya sangat penting agar siswa bisa menyelesaikan soal dengan benar. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap, contoh soal, dan pembahasan langkah demi langkah agar Anda siap menghadapi ujian.


Apa Itu Dilatasi?

Dilatasi adalah transformasi geometri yang mengubah ukuran suatu bangun, tetapi tetap mempertahankan bentuk dan proporsinya. Dalam dilatasi, jarak antar titik berubah sesuai dengan faktor skala, tetapi sudut-sudut tetap sama.

baca juga:Kumpulan Contoh Soal MAPSI SD untuk Persiapan Lomba dan Ujian

Ciri-ciri Dilatasi

  1. Mengubah ukuran bangun.
  2. Bentuk bangun tetap sama, tidak berubah.
  3. Rasio panjang sisi terhadap bangun awal tetap.
  4. Titik pusat dilatasi bisa berada di dalam atau di luar bangun.

Dilatasi sering digunakan untuk memperbesar atau memperkecil gambar, peta, atau model matematika.


Rumus Dilatasi

Dilatasi pada bidang koordinat biasanya menggunakan titik pusat O(0,0) dan faktor skala kkk. Jika sebuah titik A(x,y)A(x, y)A(x,y) didilatasi, titik hasil dilatasi Aโ€ฒ(xโ€ฒ,yโ€ฒ)A'(x’, y’)Aโ€ฒ(xโ€ฒ,yโ€ฒ) dapat dicari dengan rumus:xโ€ฒ=kโ‹…xx’ = k \cdot xxโ€ฒ=kโ‹…x yโ€ฒ=kโ‹…yy’ = k \cdot yyโ€ฒ=kโ‹…y

🔖 Baca juga:
Kumpulan Contoh Soal Analisis Cross Section dalam Penelitian Ekonomi dan Statistik
  • k>1k > 1k>1 โ†’ memperbesar bangun
  • 0<k<10 < k < 10<k<1 โ†’ memperkecil bangun
  • k<0k < 0k<0 โ†’ memperbesar bangun dan posisi berlawanan

Jika pusat dilatasi tidak di titik origin (0,0), misal di titik P(a,b)P(a, b)P(a,b), rumusnya menjadi:xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a)x’ = a + k(x – a)xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a) yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)y’ = b + k(y – b)yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)


Langkah-langkah Menggambar Dilatasi

Agar lebih mudah memahami dilatasi, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Tentukan titik pusat dilatasi (O atau titik lain).
  2. Tentukan faktor skala kkk.
  3. Hubungkan setiap titik bangun awal dengan titik pusat.
  4. Hitung koordinat titik hasil dilatasi menggunakan rumus.
  5. Gambarkan titik hasil dilatasi dan hubungkan sesuai bentuk awal.

Contoh Soal Dilatasi dengan Pusat di Titik Origin

Soal 1:
Diketahui segitiga dengan titik A(2,3)A(2,3)A(2,3), B(4,3)B(4,3)B(4,3), dan C(3,5)C(3,5)C(3,5). Lakukan dilatasi dengan pusat di titik origin (0,0) dan faktor skala k=2k = 2k=2. Tentukan koordinat segitiga hasil dilatasi.

Pembahasan:
Gunakan rumus dilatasi dengan pusat O(0,0):xโ€ฒ=kโ‹…x,yโ€ฒ=kโ‹…yx’ = k \cdot x, \quad y’ = k \cdot yxโ€ฒ=kโ‹…x,yโ€ฒ=kโ‹…y

  • Titik Aโ€ฒA’Aโ€ฒ:

xโ€ฒ=2โ‹…2=4,yโ€ฒ=2โ‹…3=6โ‡’Aโ€ฒ(4,6)x’ = 2 \cdot 2 = 4, \quad y’ = 2 \cdot 3 = 6 \Rightarrow A'(4,6)xโ€ฒ=2โ‹…2=4,yโ€ฒ=2โ‹…3=6โ‡’Aโ€ฒ(4,6)

  • Titik Bโ€ฒB’Bโ€ฒ:

xโ€ฒ=2โ‹…4=8,yโ€ฒ=2โ‹…3=6โ‡’Bโ€ฒ(8,6)x’ = 2 \cdot 4 = 8, \quad y’ = 2 \cdot 3 = 6 \Rightarrow B'(8,6)xโ€ฒ=2โ‹…4=8,yโ€ฒ=2โ‹…3=6โ‡’Bโ€ฒ(8,6)

  • Titik Cโ€ฒC’Cโ€ฒ:

xโ€ฒ=2โ‹…3=6,yโ€ฒ=2โ‹…5=10โ‡’Cโ€ฒ(6,10)x’ = 2 \cdot 3 = 6, \quad y’ = 2 \cdot 5 = 10 \Rightarrow C'(6,10)xโ€ฒ=2โ‹…3=6,yโ€ฒ=2โ‹…5=10โ‡’Cโ€ฒ(6,10)

Jawaban: Aโ€ฒ(4,6),Bโ€ฒ(8,6),Cโ€ฒ(6,10)A'(4,6), B'(8,6), C'(6,10)Aโ€ฒ(4,6),Bโ€ฒ(8,6),Cโ€ฒ(6,10)


Contoh Soal Dilatasi dengan Pusat di Titik Lain

Soal 2:
Diketahui titik A(2,2)A(2,2)A(2,2), dilatasi dengan pusat P(1,1)P(1,1)P(1,1) dan faktor skala k=3k = 3k=3. Tentukan koordinat titik hasil dilatasi.

Pembahasan:
Gunakan rumus dilatasi dengan pusat P(a,b)P(a,b)P(a,b):xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a),yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)x’ = a + k(x-a), \quad y’ = b + k(y-b)xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a),yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)

Substitusi: x=2,y=2,a=1,b=1,k=3x = 2, y = 2, a = 1, b = 1, k = 3x=2,y=2,a=1,b=1,k=3xโ€ฒ=1+3(2โˆ’1)=1+3=4x’ = 1 + 3(2-1) = 1 + 3 = 4xโ€ฒ=1+3(2โˆ’1)=1+3=4 yโ€ฒ=1+3(2โˆ’1)=1+3=4y’ = 1 + 3(2-1) = 1 + 3 = 4yโ€ฒ=1+3(2โˆ’1)=1+3=4

Jawaban: Aโ€ฒ(4,4)A'(4,4)Aโ€ฒ(4,4)


Contoh Soal Dilatasi pada Persegi Panjang

Soal 3:
Sebuah persegi panjang memiliki titik A(1,1),B(5,1),C(5,3),D(1,3)A(1,1), B(5,1), C(5,3), D(1,3)A(1,1),B(5,1),C(5,3),D(1,3). Dilatasi dengan pusat di origin dan faktor skala k=0,5k = 0,5k=0,5. Tentukan koordinat hasil dilatasi.

Pembahasan:
Gunakan rumus xโ€ฒ=kโ‹…xx’ = k \cdot xxโ€ฒ=kโ‹…x, yโ€ฒ=kโ‹…yy’ = k \cdot yyโ€ฒ=kโ‹…y

  • Titik Aโ€ฒA’Aโ€ฒ: (0,5,0,5)(0,5, 0,5)(0,5,0,5)
  • Titik Bโ€ฒB’Bโ€ฒ: (2,5,0,5)(2,5, 0,5)(2,5,0,5)
  • Titik Cโ€ฒC’Cโ€ฒ: (2,5,1,5)(2,5, 1,5)(2,5,1,5)
  • Titik Dโ€ฒD’Dโ€ฒ: (0,5,1,5)(0,5, 1,5)(0,5,1,5)

Persegi panjang hasil dilatasi lebih kecil, tetapi bentuk tetap sama.


Soal Cerita yang Menggunakan Dilatasi

Soal 4:
Seorang arsitek membuat model rumah dengan skala 1:100. Rumah sebenarnya memiliki panjang 10 m dan lebar 8 m. Tentukan panjang dan lebar model rumah.

Pembahasan:
Faktor skala k=1/100=0,01k = 1/100 = 0,01k=1/100=0,01

  • Panjang model: 10ร—0,01=0,1 m=10 cm10 \times 0,01 = 0,1 \text{ m} = 10 \text{ cm}10ร—0,01=0,1ย m=10ย cm
  • Lebar model: 8ร—0,01=0,08 m=8 cm8 \times 0,01 = 0,08 \text{ m} = 8 \text{ cm}8ร—0,01=0,08ย m=8ย cm

Jawaban: Panjang 10 cm, lebar 8 cm.


Tips Menghadapi Soal Dilatasi

  1. Perhatikan titik pusat dilatasi karena menentukan arah hasil dilatasi.
  2. Tulis rumus sebelum menghitung, supaya tidak salah.
  3. Periksa faktor skala apakah memperbesar atau memperkecil.
  4. Gambarkan bangun meskipun tidak diminta, ini membantu visualisasi.
  5. Latihan dengan koordinat dan bangun sederhana sebelum mencoba soal kompleks.

Contoh Soal Tingkat Lanjut

Soal 5:
Segitiga ABCABCABC dengan A(1,2),B(4,2),C(2,5)A(1,2), B(4,2), C(2,5)A(1,2),B(4,2),C(2,5) didilatasi dengan pusat P(2,1)P(2,1)P(2,1) dan faktor skala k=โˆ’2k = -2k=โˆ’2. Tentukan koordinat titik hasil dilatasi.

Pembahasan:
Rumus dilatasi:xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a),yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)x’ = a + k(x-a), \quad y’ = b + k(y-b)xโ€ฒ=a+k(xโˆ’a),yโ€ฒ=b+k(yโˆ’b)

  • Titik Aโ€ฒA’Aโ€ฒ:

xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(1โˆ’2)=2+(โˆ’2)(โˆ’1)=2+2=4x’ = 2 + (-2)(1-2) = 2 + (-2)(-1) = 2 + 2 = 4xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(1โˆ’2)=2+(โˆ’2)(โˆ’1)=2+2=4 yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(2โˆ’1)=1+(โˆ’2)(1)=1โˆ’2=โˆ’1y’ = 1 + (-2)(2-1) = 1 + (-2)(1) = 1 – 2 = -1yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(2โˆ’1)=1+(โˆ’2)(1)=1โˆ’2=โˆ’1

โ†’ Aโ€ฒ(4,โˆ’1)A'(4,-1)Aโ€ฒ(4,โˆ’1)

  • Titik Bโ€ฒB’Bโ€ฒ:

xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(4โˆ’2)=2+(โˆ’2)(2)=2โˆ’4=โˆ’2x’ = 2 + (-2)(4-2) = 2 + (-2)(2) = 2 – 4 = -2xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(4โˆ’2)=2+(โˆ’2)(2)=2โˆ’4=โˆ’2 yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(2โˆ’1)=1โˆ’2=โˆ’1y’ = 1 + (-2)(2-1) = 1 – 2 = -1yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(2โˆ’1)=1โˆ’2=โˆ’1

โ†’ Bโ€ฒ(โˆ’2,โˆ’1)B'(-2,-1)Bโ€ฒ(โˆ’2,โˆ’1)

  • Titik Cโ€ฒC’Cโ€ฒ:

xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(2โˆ’2)=2+0=2x’ = 2 + (-2)(2-2) = 2 + 0 = 2xโ€ฒ=2+(โˆ’2)(2โˆ’2)=2+0=2 yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(5โˆ’1)=1+(โˆ’2)(4)=1โˆ’8=โˆ’7y’ = 1 + (-2)(5-1) = 1 + (-2)(4) = 1 – 8 = -7yโ€ฒ=1+(โˆ’2)(5โˆ’1)=1+(โˆ’2)(4)=1โˆ’8=โˆ’7

โ†’ Cโ€ฒ(2,โˆ’7)C'(2,-7)Cโ€ฒ(2,โˆ’7)

Jawaban: Aโ€ฒ(4,โˆ’1),Bโ€ฒ(โˆ’2,โˆ’1),Cโ€ฒ(2,โˆ’7)A'(4,-1), B'(-2,-1), C'(2,-7)Aโ€ฒ(4,โˆ’1),Bโ€ฒ(โˆ’2,โˆ’1),Cโ€ฒ(2,โˆ’7)

Perhatikan tanda negatif pada faktor skala yang membalik posisi segitiga.


Kesalahan Umum dalam Soal Dilatasi

  1. Lupa memperhitungkan pusat dilatasi, sehingga hasil koordinat salah.
  2. Menggunakan faktor skala negatif tanpa memperhatikan arah, menyebabkan posisi bangun berlawanan.
  3. Tidak membedakan memperbesar dan memperkecil, khususnya jika 0<k<10 < k < 10<k<1.
  4. Mengabaikan koordinat titik pusat saat bukan di origin.

Dengan memahami kesalahan ini, Anda bisa lebih teliti saat mengerjakan soal ujian.


Latihan Tambahan untuk Pemahaman

  1. Titik A(3,4)A(3,4)A(3,4) dilatasi dengan pusat di origin dan k=3k=3k=3. Tentukan Aโ€ฒA’Aโ€ฒ.
  2. Titik B(5,1)B(5,1)B(5,1) dilatasi dengan pusat P(2,2)P(2,2)P(2,2) dan k=0,5k=0,5k=0,5. Tentukan koordinat Bโ€ฒB’Bโ€ฒ.
  3. Persegi panjang dengan titik A(0,0),B(2,0),C(2,3),D(0,3)A(0,0), B(2,0), C(2,3), D(0,3)A(0,0),B(2,0),C(2,3),D(0,3) didilatasi dengan faktor skala 2. Tentukan koordinat bangun hasil dilatasi.
  4. Segitiga dengan titik A(1,1),B(4,1),C(2,3)A(1,1), B(4,1), C(2,3)A(1,1),B(4,1),C(2,3) didilatasi dengan pusat P(1,0)P(1,0)P(1,0) dan k=โˆ’1k=-1k=โˆ’1. Tentukan titik hasil dilatasi.

Latihan ini akan memperkuat pemahaman konsep dilatasi dan persiapan ujian.

baca juga:Perdana Isra Miโ€™raj di Masjid Al Hijrah, Hadir Dua Mantan Gubernur Lampung dan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia


Kesimpulan

Dilatasi adalah topik penting dalam geometri transformasi yang sering muncul dalam ujian matematika. Kunci keberhasilan adalah memahami:

  • Konsep dasar dilatasi.
  • Rumus dilatasi baik di origin maupun pusat lain.
  • Faktor skala dan pengaruhnya pada bangun.
  • Cara menggambar bangun hasil dilatasi.

Dengan berlatih soal dari tingkat mudah hingga sulit, memeriksa kesalahan umum, dan membiasakan diri menggunakan rumus, Anda akan lebih percaya diri menghadapi ujian.

penulis:putra

Post Comment