10 Contoh Soal Olimpiade Geometri SMP Lengkap dengan Pembahasan Mudah Dipahami

Geometri merupakan salah satu pilar utama dalam kompetisi matematika, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN) maupun kompetisi internasional seperti AMC atau IMC. Bagi siswa SMP, geometri sering kali menjadi tantangan tersendiri karena memerlukan kemampuan visualisasi, pemahaman konsep teorema, serta kreativitas dalam melakukan konstruksi garis bantu.

Berbeda dengan soal sekolah biasa yang bersifat prosedural, soal olimpiade geometri menuntut Anda untuk memahami “mengapa” sebuah rumus bekerja. Artikel ini akan menyajikan 10 contoh soal olimpiade geometri tingkat SMP yang telah dikurasi dari berbagai kompetisi, lengkap dengan pembahasan mendalam namun tetap mudah dipahami.

baca juga: Rahasia Menguasai Turunan Volume: Panduan Lengkap dari

Pentingnya Menguasai Geometri dalam Olimpiade

Dalam struktur soal olimpiade, geometri biasanya menempati porsi sekitar 25% hingga 30%. Penguasaan pada materi sudut, kesebangunan, kekongruenan, dan luas bangun datar adalah modal awal yang wajib dimiliki. Selain itu, teorema-teorema klasik seperti Teorema Pythagoras, Teorema Stewart, dan Teorema Menelaus sering kali menjadi kunci jawaban dari soal-soal yang terlihat rumit.

Mari kita pelajari langkah demi langkah melalui contoh soal di bawah ini.

🔖 Baca juga:
Panduan Lengkap Contoh Soal SPT Badan 1771 dan Cara Mengisinya dengan Benar

1. Soal Sudut pada Segitiga Sama Kaki

Soal:

Diberikan sebuah segitiga $ABC$ dengan $AB = AC$. Titik $D$ terletak pada sisi $BC$ sedemikian sehingga $BD = AD$. Jika besar sudut $\angle DAC = 39^{\circ}$, berapakah besar sudut $\angle BAD$?

Pembahasan:

Misalkan besar $\angle BAD = x$.

Karena $BD = AD$, maka segitiga $ABD$ adalah segitiga sama kaki. Dengan demikian, $\angle ABD = \angle BAD = x$.

Selanjutnya, perhatikan segitiga besar $ABC$. Karena $AB = AC$, maka segitiga $ABC$ juga merupakan segitiga sama kaki, sehingga $\angle ABC = \angle ACB = x$.

Dalam segitiga $ABC$, jumlah sudut-sudutnya adalah $180^{\circ}$.

$\angle BAC + \angle ABC + \angle ACB = 180^{\circ}$

$(\angle BAD + \angle DAC) + x + x = 180^{\circ}$

$(x + 39^{\circ}) + 2x = 180^{\circ}$

$3x + 39^{\circ} = 180^{\circ}$

$3x = 141^{\circ}$

$x = 47^{\circ}$

Jadi, besar $\angle BAD$ adalah $47^{\circ}$.

2. Soal Luas Daerah Arsir pada Lingkaran

Soal:

Dua buah lingkaran dengan jari-jari yang sama, yaitu 7 cm, saling berpotongan sedemikian sehingga pusat lingkaran pertama berada pada tepi lingkaran kedua, dan sebaliknya. Hitunglah luas daerah irisan kedua lingkaran tersebut!

Pembahasan:

Ketika dua pusat lingkaran (sebut saja $O_1$ dan $O_2$) saling berada di keliling satu sama lain, maka jarak antar pusat $O_1O_2$ sama dengan jari-jari ($r$).

Jika kita menarik garis dari titik potong kedua lingkaran ke pusat-pusatnya, kita akan membentuk dua segitiga sama sisi yang saling berhimpit.

Daerah irisan ini terdiri dari dua tembereng lingkaran. Langkah termudah adalah menghitung luas sektor $120^{\circ}$ dan dikurangi luas segitiga, namun dalam olimpiade, kita sering menggunakan rumus cepat untuk dua lingkaran identik yang saling melewati pusat:

$L = 2 \times (\text{Luas Sektor } 60^{\circ} – \text{Luas Segitiga Sama Sisi}) + \text{Luas Sektor lainnya}$

Atau lebih sederhana, luas irisan tersebut adalah:

$L = \frac{2}{3} \pi r^2 – \frac{1}{2} r^2 \sqrt{3}$

Dengan $r = 7$:

$L = \frac{2}{3} \times \frac{22}{7} \times 49 – \frac{49}{2} \sqrt{3}$

$L = \frac{308}{3} – 24.5\sqrt{3} \text{ cm}^2$.

3. Soal Teorema Pythagoras dan Garis Singgung

Soal:

Dua lingkaran dengan jari-jari 9 cm dan 4 cm bersinggungan luar. Sebuah garis singgung persekutuan luar ditarik menyentuh kedua lingkaran di titik $P$ dan $Q$. Tentukan panjang ruas garis $PQ$.

Pembahasan:

Misalkan pusat lingkaran besar adalah $O_1$ dan pusat lingkaran kecil adalah $O_2$.

Jari-jari $R = 9$ dan $r = 4$. Karena bersinggungan luar, jarak antar pusat $O_1O_2 = R + r = 9 + 4 = 13 \text{ cm}$.

Tarik garis dari $O_2$ sejajar $PQ$ sehingga memotong jari-jari $O_1P$ di titik $R’$.

Maka terbentuk segitiga siku-siku $O_1R’O_2$.

Panjang $O_1R’ = R – r = 9 – 4 = 5 \text{ cm}$.

Berdasarkan Teorema Pythagoras pada $\triangle O_1R’O_2$:

$PQ^2 = (O_1O_2)^2 – (O_1R’)^2$

$PQ^2 = 13^2 – 5^2$

$PQ^2 = 169 – 25 = 144$

$PQ = \sqrt{144} = 12 \text{ cm}$.

4. Soal Kesebangunan pada Trapesium

Soal:

Pada trapesium $ABCD$ dengan $AB$ sejajar $CD$, panjang $AB = 10$ cm dan $CD = 15$ cm. Jika terdapat garis $EF$ yang sejajar dengan $AB$ dan memotong diagonal $AC$ dan $BD$ di titik yang sama sehingga membagi trapesium menjadi dua bagian yang tingginya memiliki rasio $2:3$ (dari atas), berapakah panjang $EF$?

Pembahasan:

Gunakan prinsip kesebangunan. Untuk garis yang sejajar dengan sisi sejajar trapesium, terdapat rumus umum:

Jika tinggi bagian atas adalah $h_1$ dan tinggi bagian bawah adalah $h_2$, maka panjang garis sejajar $EF$ adalah:

$EF = \frac{(h_2 \cdot AB) + (h_1 \cdot CD)}{h_1 + h_2}$

Diketahui $h_1 : h_2 = 2 : 3$. Kita bisa asumsikan $h_1 = 2$ dan $h_2 = 3$.

$EF = \frac{(3 \cdot 10) + (2 \cdot 15)}{2 + 3}$

$EF = \frac{30 + 30}{5} = \frac{60}{5} = 12 \text{ cm}$.

5. Soal Luas Segitiga dengan Titik Tengah (Teorema Median)

Soal:

Dalam segitiga $ABC$, titik $D$ adalah titik tengah $BC$ dan titik $E$ adalah titik tengah $AD$. Jika luas segitiga $ABC$ adalah $40 \text{ cm}^2$, berapakah luas segitiga $ABE$?

Pembahasan:

Konsep dasar: Garis berat (median) membagi segitiga menjadi dua daerah dengan luas yang sama.

  1. Karena $AD$ adalah garis berat segitiga $ABC$ (karena $D$ titik tengah $BC$), maka:$\text{Luas } \triangle ABD = \frac{1}{2} \times \text{Luas } \triangle ABC = \frac{1}{2} \times 40 = 20 \text{ cm}^2$.
  2. Perhatikan segitiga $ABD$. Titik $E$ adalah titik tengah $AD$. Maka $BE$ adalah garis berat segitiga $ABD$.$\text{Luas } \triangle ABE = \frac{1}{2} \times \text{Luas } \triangle ABD = \frac{1}{2} \times 20 = 10 \text{ cm}^2$.Jadi, luas segitiga $ABE$ adalah $10 \text{ cm}^2$.

6. Soal Kekongruenan dan Sudut dalam Persegi

Soal:

Di dalam persegi $ABCD$, terdapat titik $E$ sedemikian sehingga $\triangle ABE$ adalah segitiga sama sisi. Hitunglah besar sudut $\angle DEC$.

Pembahasan:

Karena $ABCD$ persegi, maka $AB = BC = CD = DA$.

Karena $\triangle ABE$ sama sisi, maka $AB = BE = EA$.

Akibatnya, $AD = AE$ dan $BC = BE$.

Perhatikan $\triangle ADE$:

Besar $\angle DAE = \angle DAB – \angle EAB = 90^{\circ} – 60^{\circ} = 30^{\circ}$.

Karena $AD = AE$, maka $\triangle ADE$ adalah segitiga sama kaki.

$\angle ADE = \angle AED = \frac{180^{\circ} – 30^{\circ}}{2} = 75^{\circ}$.

Dengan cara yang sama pada $\triangle BCE$, kita dapatkan $\angle BCE = \angle BEC = 75^{\circ}$.

Sekarang perhatikan titik $E$:

Besar sudut di sekitar titik $E$ adalah $360^{\circ}$. Namun kita lebih mudah melihat dari sudut persegi.

Besar $\angle EDC = \angle ADC – \angle ADE = 90^{\circ} – 75^{\circ} = 15^{\circ}$.

Besar $\angle ECD = \angle BCD – \angle BCE = 90^{\circ} – 75^{\circ} = 15^{\circ}$.

Dalam segitiga $DEC$:

$\angle DEC = 180^{\circ} – (\angle EDC + \angle ECD) = 180^{\circ} – (15^{\circ} + 15^{\circ}) = 150^{\circ}$.Shutterstock

7. Soal Keliling Bangun Datar Gabungan

Soal:

Sebuah persegi panjang memiliki panjang 14 cm dan lebar 10 cm. Di setiap sudutnya dipotong seperempat lingkaran dengan jari-jari 3,5 cm. Berapakah keliling bangun yang tersisa?

Pembahasan:

Keliling bangun yang tersisa terdiri dari garis lurus (sisa sisi persegi panjang) dan garis lengkung (busur seperempat lingkaran).

  1. Garis lurus horizontal: $2 \times (14 – 3,5 – 3,5) = 2 \times 7 = 14 \text{ cm}$.
  2. Garis lurus vertikal: $2 \times (10 – 3,5 – 3,5) = 2 \times 3 = 6 \text{ cm}$.
  3. Garis lengkung: Ada 4 buah seperempat lingkaran, yang jika digabung menjadi 1 lingkaran penuh dengan $r = 3,5 \text{ cm}$.$K_{\text{lingkaran}} = 2 \times \frac{22}{7} \times 3,5 = 22 \text{ cm}$.Total Keliling = $14 + 6 + 22 = 42 \text{ cm}$.

8. Soal Perbandingan Luas Segitiga (Basic Sine Rule Concept)

Soal:

Pada segitiga $ABC$, titik $P$ terletak pada $AB$ sehingga $AP:PB = 2:3$ dan titik $Q$ pada $AC$ sehingga $AQ:QC = 3:1$. Berapakah rasio luas segitiga $APQ$ terhadap luas segitiga $ABC$?

Pembahasan:

Gunakan rumus luas segitiga $L = \frac{1}{2} ab \sin C$.

$\text{Luas } \triangle APQ = \frac{1}{2} \cdot AP \cdot AQ \cdot \sin A$

$\text{Luas } \triangle ABC = \frac{1}{2} \cdot AB \cdot AC \cdot \sin A$

Rasio Luas:

$\frac{\text{Luas } \triangle APQ}{\text{Luas } \triangle ABC} = \frac{AP}{AB} \times \frac{AQ}{AC}$

Diketahui $AP:PB = 2:3$, maka $AP:AB = 2:5$.

Diketahui $AQ:QC = 3:1$, maka $AQ:AC = 3:4$.

Rasio $= \frac{2}{5} \times \frac{3}{4} = \frac{6}{20} = \frac{3}{10}$.

Jadi, rasionya adalah $3:10$.

9. Soal Volume dan Luas Permukaan Kubus

Soal:

Jika panjang diagonal ruang sebuah kubus adalah $\sqrt{48} \text{ cm}$, berapakah luas permukaan kubus tersebut?

Pembahasan:

Misalkan rusuk kubus adalah $s$.

Rumus diagonal ruang kubus adalah $d = s\sqrt{3}$.

$s\sqrt{3} = \sqrt{48}$

$s\sqrt{3} = \sqrt{16 \times 3} = 4\sqrt{3}$

Maka, $s = 4 \text{ cm}$.

Luas permukaan kubus $= 6 \times s^2$

$L = 6 \times (4)^2 = 6 \times 16 = 96 \text{ cm}^2$.

10. Soal Geometri Analitik Sederhana

Soal:

Titik $A(1, 2)$, $B(5, 2)$, dan $C(x, y)$ membentuk segitiga sama sisi. Berapakah nilai $y$ yang mungkin (di atas sumbu $x$)?

Pembahasan:

Panjang sisi $AB = \sqrt{(5-1)^2 + (2-2)^2} = \sqrt{4^2} = 4$.

Karena segitiga sama sisi, tinggi segitiga $h = \frac{s}{2}\sqrt{3} = \frac{4}{2}\sqrt{3} = 2\sqrt{3}$.

Titik tengah $AB$ adalah $M(\frac{1+5}{2}, \frac{2+2}{2}) = M(3, 2)$.

Titik $C$ terletak secara vertikal di atas atau di bawah $M$ dengan jarak setinggi $h$.

Karena diminta di atas sumbu $x$ dan $A, B$ sudah di $y=2$, maka koordinat $y$ dari $C$:

$y_C = y_M + h = 2 + 2\sqrt{3}$.

Tips Sukses Menghadapi Soal Geometri Olimpiade

Setelah mempelajari contoh-contoh di atas, ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan agar lebih mahir:

  1. Gambar dengan Akurat: Meskipun hanya sketsa, gambar yang proporsional membantu otak menemukan hubungan antar garis (seperti kesebangunan atau sudut siku-siku yang tersembunyi).
  2. Cari Sudut yang Sama: Selalu tandai sudut-sudut yang sama besar, terutama pada segitiga sama kaki atau sudut yang menghadap busur yang sama pada lingkaran.
  3. Gunakan Garis Bantu: Jangan ragu menarik garis sejajar atau garis tegak lurus jika soal terlihat buntu. Garis bantu seringkali memunculkan segitiga siku-siku atau bangun yang sebangun.
  4. Hafalkan Tripel Pythagoras: Mempercepat perhitungan pada soal-soal sisi miring.
  5. Pahami Teorema Dasar: Pastikan Anda paham Teorema Thales (sudut dalam setengah lingkaran adalah $90^{\circ}$), sifat sudut pusat dan sudut keliling, serta sifat-sifat poligon beraturan.

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia dan PSSI Lampung Gelar Pelatihan Wasit Sepak Bola Lisensi C3

Geometri bukan hanya tentang menghitung angka, melainkan seni membuktikan hubungan antar ruang. Dengan banyak berlatih soal-soal variasi seperti di atas, insting geometri Anda akan semakin tajam. Selamat belajar dan semoga sukses di ajang olimpiade berikutnya!

penulis: Ridho

Post Comment