Kekalahan mengejutkan AC Milan 2-0 dari klub Hungaria, Ferencvaros, di San Siro meninggalkan luka mendalam bagi pelatih Ruben Amorim. Laga yang digelar pada Kamis tersebut membuat peluang Milan di Liga Europa berada di ujung tanduk. Hasil itu juga memantik perbincangan luas di dunia maya, termasuk pencarian dengan kata kunci alphadjo cisse yang ramai dibicarakan.
Amorim tidak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai anak asuhnya gagal menyiapkan diri secara mental, khususnya setelah pekan sebelumnya tampil mengesankan melawan rival sekota di Serie A, Inter Milan.
Tanggung Jawab Bermain untuk Milan
Bagi Amorim, mengenakan seragam Milan membawa konsekuensi besar. Ia menegaskan penampilan seperti itu tidak bisa diterima begitu saja.
"Saat bermain untuk Milan, ada tanggung jawab. Kamu tidak bisa tampil seperti ini," ujar Amorim.
Ia menambahkan bahwa timnya belum siap bersaing di dua kompetisi sekaligus, baik Serie A maupun Eropa. Menurutnya, pendekatan terhadap setiap pertandingan perlu dibenahi.
"Tidak ada yang bisa saya katakan, kami harus menang. Itu pertandingan penting. Tidak ada pembelaan yang bisa saya berikan untuk tim ini," lanjutnya.
Alphadjo Cisse dan Introspeksi Amorim
Menariknya, Amorim juga menyoroti peran dirinya sendiri dalam kekalahan tersebut. Mantan manajer Manchester United itu mengaku mungkin melakukan kesalahan dalam beberapa hari terakhir sebelum laga.
"Tahun lalu tim memiliki masalah serupa dan hari ini kami tidak siap, kami tidak punya sikap untuk berusaha bangkit jika tertinggal. Malam ini tidak ada alasan," tegasnya.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa persoalan Milan bukan sekadar soal kualitas individu, melainkan juga kesiapan mental seluruh tim.
Dua Gol Lenny Joseph di Babak Kedua
Amorim melakukan enam perubahan dari susunan pemain yang mengalahkan Inter akhir pekan lalu. Ia bahkan melakukan tiga pergantian sekaligus saat jeda, termasuk memasukkan bintang tim nasional Amerika Serikat, Christian Pulisic.
Namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Setelah tekanan pada pertahanan Milan di babak pertama, Lenny Joseph mencetak dua gol hanya dalam rentang 14 menit setelah jeda.
- Gol pertama lahir dari pemanfaatan kesalahan kiper cadangan Lorenzo Torriani.
- Gol kedua tercipta lewat serangan balik cepat saat Milan berusaha menyamakan kedudukan.
Ferencvaros pun memperpanjang start sempurna mereka di fase liga, meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah pemain pengganti Bamidele Yusuf mendapat kartu merah langsung pada menit ke-77. Milan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Statistik yang Mengkhawatirkan
Hasil di San Siro membuat Milan baru mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan dan terpuruk di posisi ke-28. Ironisnya, di Serie A mereka justru tampil menjanjikan dengan hanya sekali kalah dari sepuluh laga.
Sebaliknya, di kompetisi Eropa kedua, Milan sudah menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan. Kontras tersebut menjadi sorotan, termasuk dalam pembahasan yang kerap dikaitkan dengan topik alphadjo cisse di jagat sepak bola daring.
Pengakuan atas Keunggulan Ferencvaros
Amorim tidak segan memberi kredit kepada lawan. Ia menilai Ferencvaros layak menang karena lebih unggul dalam banyak aspek.
"Mereka lebih baik secara teknis, taktis, dan terutama mental, mereka layak menang. Kami tidak siap bermain sepak bola profesional hari ini," ujarnya.
Ia menutup dengan pesan introspektif bahwa Milan harus segera memperbaiki diri. Tanpa perubahan sikap dan pendekatan, ambisi mereka di Liga Europa berpotensi pupus lebih cepat.
Sumber referensi: www.espn.com