Pemerintah Provinsi Maluku Utara menetapkan target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara, pada November hingga Desember 2026. Proyek di kawasan malut ini diminta dikebut agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh para siswa.
Wagub Malut Tinjau Langsung Progres Pekerjaan
Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, meninjau perkembangan pembangunan sekolah itu pada Selasa, 3 November 2026. Peninjauan dilakukan bersama jajaran Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Dinas Sosial Halmahera Utara, kepala sekolah, serta perwakilan Hutama Karya.
Menurut Sarbin, capaian pekerjaan sejauh ini sudah tergolong baik. Meski demikian, ia secara khusus meminta pihak Hutama Karya mempercepat penyelesaian agar seluruh pekerjaan tuntas pada November hingga Desember 2026.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus berkoordinasi untuk memastikan pembangunan sekolah tersebut bisa segera diselesaikan.
Sekolah Berasrama bagi 270 Anak di Malut
SRT 1 Halmahera Utara dirancang sebagai sekolah berasrama yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Sebanyak 270 anak dari keluarga kurang mampu di malut tercatat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan melalui program tersebut.
Dengan konsep berasrama, siswa tidak hanya menempuh pembelajaran di kelas, tetapi juga mendapatkan pembinaan selama tinggal di lingkungan sekolah.
Fasilitas Belajar dan Sarana Pendukung
Dalam peninjauan itu, Sarbin menyaksikan langsung kegiatan belajar siswa SMP dan SMA. Ia juga memeriksa sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya ruang kelas yang telah dilengkapi meja, kursi, lemari, papan tulis, pencahayaan, kipas angin, dan ventilasi.
Selain ruang kelas, ia menelusuri fasilitas pendukung, mulai dari masjid, kantin, toilet, asrama siswa, hingga tempat mencuci pakaian. Jaringan listrik dan ketersediaan air bersih turut menjadi perhatian.
Kesiapan kebutuhan makanan bagi para siswa yang tinggal di asrama juga menjadi hal yang ditanyakan dalam kunjungan tersebut.
Komitmen Pihak Sekolah
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Elvis Alwa, mengapresiasi kunjungan Wakil Gubernur. Ia menyatakan pihak sekolah akan terus memantau perkembangan pembangunan agar fasilitas pendidikan dapat digunakan secara optimal.
Elvis menegaskan komitmennya untuk mengikuti setiap tahap pekerjaan. Menurutnya, langkah cepat dalam proses pembangunan sekolah menjadi hal yang penting agar target waktu dapat terpenuhi.
Wujud Kehadiran Negara
Sarbin menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui pendidikan berasrama, pemerintah ingin membuka akses pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswa.
Program ini menjadi wujud kehadiran negara dalam membuka jalan bagi anak-anak untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan tanpa dibatasi kondisi ekonomi.
Dengan target rampung pada akhir 2026, SRT 1 Halmahera Utara diharapkan menjadi salah satu tonggak penting perluasan akses pendidikan di wilayah malut, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Sumber referensi: istanafm.com