Kota Bandung kembali dikejutkan oleh peristiwa kebakaran. Kali ini, si jago merah mengamuk di sebuah pangkalan bus yang berada di kawasan Kebon Kawung Bandung. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (8/11/2026) sore dan melibatkan sejumlah unit bus Trans Metro Pasundan (TMP) yang sedang terparkir di dalam area pool.

Pangkalan bus yang terbakar itu berlokasi di Jalan Kebon Kawung, Gang Rais, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Lokasinya cukup strategis karena berbatasan langsung dengan kawasan Stasiun Bandung, sehingga kepulan asap yang membubung cukup mudah terlihat dari area sekitarnya.

Kronologi Kebakaran di Kawasan Kebon Kawung Bandung

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung menerima laporan pertama mengenai kejadian ini sekitar pukul 16.27 WIB. Kabar tersebut bukan berasal dari pihak pool, melainkan dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dan menyaksikan langsung kobaran api mulai membesar.

Kepala Diskar PB Kota Bandung, Soni, memastikan bahwa objek yang dilalapi api adalah deretan armada bus Trans Metro Pasundan yang sedang terparkir berjajar di area pangkalan. Saat dikonfirmasi pada Minggu (8/11/2026), ia menegaskan bahwa petugas masih berada di lapangan untuk menangani keadaan darurat tersebut.

“Laporan masuk pada pukul 16.27 WIB mengenai kebakaran kendaraan di pangkalan kawasan Kebon Kawung. Objek yang terbakar merupakan armada bus Trans Metro Pasundan yang sedang terparkir berjajar,” ujar Soni.

Api Cepat Merambat, Asap Hitam Membubung Tinggi

Hingga menjelang petang, kobaran api di lokasi kejadian dilaporkan belum sepenuhnya bisa dijinakkan. Rambatan api berlangsung cukup cepat karena didorong oleh embusan angin, ditambah material penyusun kendaraan yang memang mudah terbakar. Akibatnya, api dengan mudah melompat ke beberapa unit bus lain yang terparkir di sebelahnya.

Kondisi ini memicu kepulan asap hitam pekat yang membubang tinggi ke langit Kota Bandung. Soni mengungkapkan bahwa petugas dari UPT Wilayah Barat dan markas komando masih terus berjibaku mengendalikan situasi, sementara asap di lokasi justru terlihat semakin membesar.

Strategi Cooling untuk Memutus Rambatan Api

Dalam upaya penanganannya, tim pemadam tidak hanya menyemprotkan air langsung ke badan bus yang terbakar. Mereka juga menerapkan teknik penyekatan air atau cooling pada area di sekitar titik api.

Teknik tersebut dipilih dengan dua tujuan utama, yaitu:

  • Memutus jalan rambatan api ke deretan bus lain yang terparkir di sisi kanan area kejadian.
  • Mencegah api menjalar ke tumpukan ban bekas yang tersimpan di dalam area pool.

Selain itu, petugas gabungan yang berada di lapangan juga berupaya memastikan api tidak menjalar ke bangunan perkantoran yang berada di sekitar pangkalan bus tersebut.

Penyebab dan Kerugian Masih Diselidiki

Sejauh ini, pihak berwenang belum bisa memastikan apa yang memicu timbulnya api di pool Kebon Kawung Bandung itu. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

Belum ada pula perkiraan resmi mengenai besarnya kerugian materiil akibat hangusnya sejumlah armada Trans Metro Pasundan itu. Perhitungan kerugian diperkirakan baru bisa dilakukan setelah kondisi di lokasi benar-benar aman dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kondisi Terkini di Lokasi Kejadian

Sampai kabar ini disusun, kondisi di lapangan masih tergolong sulit dikendalikan. Asap hitam pekat masih menyelimuti area pool, dan petugas pemadam terus bekerja untuk memastikan api tidak kembali membesar.

Masyarakat di sekitar kawasan Kebon Kawung Bandung, khususnya dekat Stasiun Bandung, diharapkan tetap waspada dan tidak mendekati lokasi kejadian selama proses pemadaman masih berlangsung agar tidak menghambat kerja petugas di lapangan.

Sumber referensi: bandung.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *