Liverpool vs Crystal Palace menjadi ajang penting bagi The Reds untuk memperbaiki catatan produktivitas di lanjutan Premier League akhir pekan ini. Tim yang menempati posisi papan atas itu memang sedang menghadapi persoalan di lini serangan karena sering bermain dengan jumlah peluang berbahaya yang minim.

Persoalan tersebut tengah menjadi sorotan menjelang lawatan ke markas Crystal Palace. Jadwal Liverpool vs Crystal Palace di pekan ke-10 Liga Inggris 2026-2027 sendiri bergulir pada Minggu (8/11/2026) pukul 21.00 WIB.

Statistik Peluang yang Mengkhawatirkan

Data musim ini memperlihatkan betapa seriusnya masalah di depan. Liverpool tercatat sebagai tim dengan jumlah peluang emas paling sedikit kedua di Premier League. Belum hanya itu, produktivitas mereka di kandang juga jauh dari memuaskan.

Dari lima laga yang berlangsung di markas sendiri, pasukan Andoni Iraola hanya mampu memproduksi empat gol. Angka itu merupakan rekor terendah Liverpool pada tahap kompetisi ini sepanjang sejarah klub.

Red Flag di Laga Kontra Arsenal

Krisi serangan tampak paling nyata ketika Liverpool berhadapan dengan Arsenal pekan lalu. Pada laga tersebut, pasukan Iraola sama sekali gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Berdasarkan data Opta, kejadian itu merupakan yang pertama kali terjadi dalam lebih dari 440 pertandingan kandang Liverpool di Premier League sejak pencatatan dimulai pada 2003. Fakta ini menegaskan betapa anomali penampilan serangan tim tersebut.

Iraola Minta Perubahan Pendekatan

Andoni Iraola menilai anak-anak asuhnya perlu mengubah cara membangun serangan menjelang laga melawan Crystal Palace. Menurutnya, penguasaan bola tidak serta-merta menghasilkan ancaman jika jumlah pemain di area penalti terlalu sedikit.

“Tentu saja, kami ingin mencetak lebih banyak gol dan kebobolan lebih sedikit. Ini soal mengendalikan permainan, tetapi terkadang seperti saat melawan Fenerbahçe, kami justru terlalu banyak menguasai bola,” kata Iraola, dilansir dari Sky Sports.

Ia menambahkan bahwa posisi tim saat menguasai bola sebenarnya sudah bagus, namun kadang mereka perlu menempatkan lebih banyak pemain di dalam kotak penalti.

Berani Melepas Dominasi Bola

Satu hal yang ditekankan Iraola adalah keberanian untuk mengurangi penguasaan bola demi meningkatkan efektivitas serangan. Baginya, dominasi bola tidak lagi menjadi ukuran utama keberhasilan tim dalam menciptakan peluang.

Pendekatan baru itu diharapkan mampu menjawab persoalan ketumpulan serangan yang selama ini menghantui Liverpool. Laga Liverpool vs Crystal Palace akhir pekan ini menjadi momen tepat untuk membuktikan perbaikan tersebut.

Apakah The Reds mampu tampil lebih tajam dan memperbaiki rekor produktivitasnya di kandang? Jawabannya akan tersaji ketika laga berlangsung di markas Crystal Palace, Minggu (8/11/2026) pukul 21.00 WIB.

Sumber referensi: bola.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *