Sekolapedia – 06 November 2026 | Perjalanan karier Samuele Ricci di panggung sepak bola Italia kembali mencuri perhatian publik setelah pelatih Como 1907, Cesc Fà bregas, melontarkan pujian setinggi langit. Gelandang yang kini berstatus sebagai pemain pinjaman AC Milan tersebut dinilai mulai menemukan kembali sentuhan emas yang membuatnya digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Serie A.
Kisah kepindahan Samuele Ricci ke AC Milan pada bursa transfer musim panas 2025 sempat menjadi sorotan utama. Diboyong dari Torino dengan mahar mencapai 25 juta euro, pemain kelahiran Pontedera ini diikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029. Sejak masa kecilnya, ia memang dikenal sebagai pendukung setia klub berjuluk Rossoneri tersebut. Kesempatan mengenakan jersey merah-hitam dianggap sebagai momen terbesar dalam hidupnya, di mana ia juga sempat merasakan manisnya mencetak gol perdana untuk AC Milan saat menghadapi Atalanta.
Kendati demikian, ketatnya persaingan di San Siro membuat menit bermainnya terbatas, sehingga manajemen memutuskan untuk meminjamkannya ke Como 1907 demi kelanjutan perkembangan kariernya. Keputusan ini terbukti menjadi langkah yang tepat. Di bawah arahan taktik Cesc FÃ bregas, potensi terbaik Samuele Ricci kembali terpancar di atas lapangan hijau.
Usai membawa Como meraih kemenangan tipis 1-0 atas Venezia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, FÃ bregas tak segan-segan menyamakan gaya bermain Ricci dengan dua legenda besar sepak bola Italia, yakni Francesco Totti dan Andrea Pirlo. Sang pelatih asal Spanyol tersebut memuji visi, teknik, serta ketenangan mental yang dimiliki sang gelandang bertahan dalam mengendalikan tempo permainan.
Secara statistik dan taktis, Ricci memang memiliki atribut lengkap sebagai pengatur permainan modern. Kemampuannya membaca ruang, menjaga penguasaan bola, serta menjalankan peran sebagai gelandang box-to-box menjadikannya aset berharga bagi tim nasional Italia maupun klub yang dibelanya. Pengalaman berharga yang ia peroleh sejak memperkuat Empoli, Torino, hingga AC Milan kini membentuknya menjadi pemain yang lebih matang.
Transformasi yang ditunjukkan oleh Samuele Ricci membuktikan bahwa rintangan di awal karier bersama klub besar bukanlah akhir dari segalanya. Dengan kepercayaan penuh dari pelatih dan etos kerja yang tinggi, ia kini berada di jalur yang tepat untuk membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu gelandang papan atas Italia masa kini dan masa depan.
