Sekolapedia – 06 November 2026 | Pertandingan sengit tersaji dalam laga pelicans vs jazz yang berlangsung pada Rabu malam waktu setempat. New Orleans Pelicans berhasil menunjukkan mentalitas juara dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal cukup jauh, mengunci kemenangan tipis 120-113 atas Utah Jazz melalui babak tambahan waktu (overtime) yang sangat menegangkan.
Kemenangan ini menjadi sangat spesial bagi tim tuan rumah karena menandai kemenangan keempat mereka secara berturut-turut. Setelah sempat mengalami kesulitan dengan empat kekalahan beruntun di awal musim, performa Pelicans kini mulai menunjukkan grafik positif. Sebaliknya, hasil ini memperpanjang tren negatif Utah Jazz yang kini harus menelan kekalahan keenam mereka secara beruntun.
Sejak awal pertandingan, intensitas tinggi sudah terasa. Namun, Utah Jazz sempat mendominasi jalannya laga. Pada kuarter ketiga, Pelicans sempat tertinggal hingga 13 poin. Ketangguhan Jazz terlihat dari performa luar biasa Keyonte George yang mencetak 39 poin, sebuah angka yang sangat dominan dalam sebuah pertandingan NBA. George bahkan berhasil mencetak tembakan tiga angka berturut-turut di menit pertama overtime yang sempat memberikan keunggulan bagi Jazz sebesar 110-104.
Namun, momentum dalam laga pelicans vs jazz ini berbalik secara drastis. New Orleans melakukan aksi balas dendam dengan mencetak rentetan poin yang tak terbendung. Saddiq Bey menjadi pahlawan di momen krusial. Pemain yang mencetak 22 poin ini menutup performanya dengan enam poin beruntun di menit-menit akhir overtime. Salah satu momen paling ikonik adalah tembakan 15 kaki milik Bey yang bergulir di sekeliling ring sebelum akhirnya masuk, mengubah skor menjadi 116-112 dan membakar semangat rekan setimnya.
Performa individu pemain kunci Pelicans juga menjadi faktor penentu kemenangan ini:
- Zion Williamson: Mencetak 23 poin, di mana seluruh poinnya diraih setelah jeda turun minum (halftime). Ia juga memberikan kontribusi pertahanan dengan dua blok dan dua steal.
- Dejounte Murray: Kembali ke lapangan setelah absen tiga pertandingan karena kelahiran anaknya, dan langsung memberikan dampak dengan 20 poin.
- Derik Queen: Menjadi pemain kunci dari bangku cadangan dengan menyumbang 20 poin, di mana 14 di antaranya dicetak pada kuarter keempat.
- Saddiq Bey: Menjadi mesin skor di saat kritis dengan total 22 poin.
Di kubu Utah Jazz, Lauri Markkanen tampil solid dengan torehan 21 poin dan 10 rebound. Meski Keyonte George tampil sangat impresif dengan 39 poin, hal tersebut tidak cukup untuk membendung momentum kebangkitan Pelicans. Ketidakberuntungan juga menyelimuti tim tamu, di mana wasit Courtney Kirkland harus meninggalkan lapangan karena cedera kaki saat pertandingan memasuki babak overtime, memaksa pertandingan dilanjutkan hanya dengan dua wasit.
Statistik pertandingan menunjukkan betapa ketatnya persaingan dalam laga pelicans vs jazz ini. Berikut adalah ringkasan poin utama dari kedua tim:
| Pemain | Tim | Poin | Catatan Khusus |
|---|---|---|---|
| Keyonte George | Utah Jazz | 39 | Skor tertinggi pertandingan |
| Zion Williamson | New Orleans Pelicans | 23 | Semua poin setelah halftime |
| Saddiq Bey | New Orleans Pelicans | 22 | 6 poin beruntun di akhir OT |
| Lauri Markkanen | Utah Jazz | 21 | Double-double (21 pts, 10 reb) |
| Dejounte Murray | New Orleans Pelicans | 20 | Kembali setelah absen 3 laga |
Kemenangan ini memberikan angin segar bagi Pelicans yang selanjutnya dijadwalkan menghadapi Minnesota Timberwolves pada Jumat mendatang. Bagi Utah Jazz, kekalahan ini menjadi alarm keras untuk segera memperbaiki koordinasi tim dan konsistensi bermain, terutama saat menghadapi laga tandang yang selama ini menjadi titik lemah mereka.
Secara keseluruhan, laga pelicans vs jazz ini membuktikan bahwa dalam basket profesional, ketenangan di menit-menit akhir dan kemampuan untuk bangkit dari defisit poin yang besar adalah pembeda antara kemenangan dan kekalahan. New Orleans berhasil membuktikan bahwa mereka telah menemukan kembali ritme permainan mereka setelah sempat terpuruk di awal musim.
