Dominasi Tak Terbendung: Olympiacos Jaga Status Tak Terkalahkan di Liga Europa 2026-27Dominasi Tak Terbendung: Olympiacos Jaga Status Tak Terkalahkan di Liga Europa 2026-27

Sekolapedia – 05 November 2026 | Perjalanan gemilang tim asal Yunani, olympiacos, di ajang Liga Europa musim 2026-2027 terus mencuri perhatian dunia sepak bola. Hingga memasuki pekan keempat fase liga, klub kebanggaan warga Athena ini masih memegang status sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan, sebuah pencapaian impresif yang menempatkan mereka di jajaran elit klasemen sementara kompetisi kontinental tersebut.

Setelah mengamankan kemenangan krusial 1-0 atas Sparta Praha pada Matchday 3, tim asuhan Imanol Alguacil ini melanjutkan perjuangan mereka di Roazhon Park untuk menghadapi wakil Prancis, Rennes. Pertandingan yang dijadwalkan pada Rabu, 4 November 2026 tersebut, sempat mengalami perubahan jadwal demi alasan keamanan di Prancis, namun intensitas persaingan di lapangan tetap tinggi.

Dalam laga kontra Rennes, Olympiacos menunjukkan karakter kuat sebagai tim yang disiplin. Meskipun harus bermain tandang, tim ini mampu mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 62 persen pada babak pertama. Upaya serangan demi serangan dilancarkan, termasuk peluang emas dari Gustavo Puerta yang sempat membentur tiang gawang. Meski dominasi tersebut tidak berbuah gol, hasil imbang tanpa gol 0-0 di markas Rennes sudah cukup untuk menjaga rekor tanpa kekalahan mereka.

Keberhasilan menjaga konsistensi ini membuat posisi Olympiacos di papan atas klasemen semakin kokoh. Berikut adalah ringkasan performa mereka di fase liga sejauh ini:

Matchday Lawan Skor Status
Matchday 3 Sparta Praha 1-0 Menang
Matchday 4 Rennes 0-0 Imbang

Salah satu sorotan menarik dalam laga melawan Rennes adalah kembalinya penyerang asal Meksiko, Armando ‘Hormiga’ González, ke jajaran pemain inti. Setelah sempat menghabiskan waktu di bangku cadangan pada laga liga domestik, Alguacil memberikan kepercayaan penuh kepada González untuk mengisi posisi penyerang tengah sejak menit awal. Meskipun ia bermain selama 59 menit dan memberikan tekanan pada lini pertahanan lawan, ia belum berhasil mencatatkan namanya di papan skor sebelum digantikan oleh Roman Yaremchuk.

Kehadiran pemain seperti González memberikan dimensi serangan yang berbeda bagi olympiacos. Kemampuannya dalam memegang bola dan mencari celah di pertahanan lawan menjadi senjata penting bagi tim dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di Eropa. Performa kolektif tim yang solid, terutama di sektor pertahanan, menjadi kunci utama mengapa mereka tetap berada di jalur yang tepat untuk melaju ke fase gugur.

Jika melihat rekam jejak sejarah, klub ini memiliki memori kuat di kompetisi ini. Pada musim 2018/2019, mereka pernah menunjukkan taringnya dengan mengalahkan AC Milan 3-1 di Athena melalui gol dari Pape Abou Cisse, gol bunuh diri Cristian Zapata, dan penalti Kostas Fortounis. Pengalaman di level tertinggi inilah yang kini menjadi modal berharga bagi skuad saat ini untuk terus bersaing memperebutkan trofi bergengsi tersebut.

Dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan (tiga kemenangan dan satu hasil imbang), olympiacos kini berada di posisi yang sangat menguntungkan. Tantangan berikutnya adalah menjaga fokus dan konsistensi permainan agar status tak terkalahkan ini tidak luntur di sisa pertandingan fase liga. Jika tren positif ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan tim asal Yunani ini akan menjadi kandidat kuat juara di penghujung musim.

Secara keseluruhan, stabilitas taktik yang diterapkan oleh Imanol Alguacil serta kedalaman skuad yang dimiliki telah membuktikan bahwa Olympiacos bukan sekadar tim pelengkap di Liga Europa, melainkan ancaman nyata bagi klub-klub besar Eropa lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *