Buntut Candaan Sensitif, Kylian Mbappé Kena Boikot Besar-besaran di ChinaBuntut Candaan Sensitif, Kylian Mbappé Kena Boikot Besar-besaran di China

Sekolapedia – 05 November 2026 | Dunia sepak bola internasional tengah diguncang oleh kontroversi besar yang melibatkan bintang Real Madrid, kylian mbappé. Pemain asal Prancis tersebut kini menghadapi gelombang protes dan boikot masif dari berbagai sektor di China setelah sebuah komentar spontannya dianggap menghina tokoh sejarah negara tersebut.

Masalah ini bermula dari sebuah potongan video dalam acara bincang-bincang Prancis bertajuk The Bridge. Dalam tayangan tersebut, MbappĂ© ditanya mengenai berbagai meme yang beredar di media sosial, termasuk meme yang menjuluki dirinya sebagai ‘diktator’ karena pengaruh besarnya di lapangan. Secara tidak sengaja, MbappĂ© menyebutkan sebuah meme favoritnya yang menampilkan wajahnya ditempelkan pada sosok Mao Zedong, pendiri Republik Rakyat China.

“Seseorang—kurasa dia seorang diktator China. Itu benar-benar membuat saya tertawa. Saya sering menggunakan gambar itu bersama teman-teman,” ujar MbappĂ© dalam video tersebut. Pernyataan ini segera memicu kemarahan publik di Negeri Tirai Bambu, mengingat Mao Zedong adalah sosok revolusioner yang sangat dihormati dan dianggap sakral di China. Mengolok-olok beliau dianggap sebagai tindakan yang sangat tidak pantas dan melukai perasaan rakyat China.

Dampak Ekonomi dan Pemutusan Kontrak Sponsor

Reaksi cepat datang dari sektor industri. Sejumlah perusahaan raksasa China langsung mengambil langkah tegas untuk menjaga reputasi mereka di mata masyarakat lokal. Berikut adalah daftar dampak ekonomi yang dialami oleh sang pemain:

  • Dongpeng: Produsen peralatan olahraga ini secara resmi mengakhiri seluruh bentuk kerja sama dengan MbappĂ© karena tidak menoleransi perilaku yang menyinggung perasaan masyarakat.
  • Mengniu: Perusahaan produk susu besar ini juga mengumumkan penghentian kontrak secara mendadak.
  • Milkground: Brand lainnya yang turut memutuskan hubungan kerja sama dengan pemain berusia 27 tahun tersebut.
  • On: Produsen perlengkapan olahraga yang baru saja menjadikannya brand ambassador terpaksa menghapus seluruh konten promosi MbappĂ© di wilayah China.

Tidak hanya di dunia nyata, dampak boikot ini juga merambah ke dunia digital. Dua raksasa game populer, EA FC dan eFootball, dilaporkan telah menghapus konten kylian mbappé khusus untuk wilayah China, sehingga pemain di negara tersebut tidak dapat lagi menggunakan karakter sang striker dalam permainan mereka.

Sanksi Media dan Penangguhan Siaran La Liga

Dampak dari kontroversi ini tidak berhenti pada sponsor individu, tetapi juga merambah ke institusi olahraga yang lebih besar. China Media Group (CMG), induk dari stasiun televisi pemerintah CCTV, mengambil langkah drastis dengan menangguhkan siaran pertandingan La Liga. Hal ini berdampak langsung pada Real Madrid, yang berpotensi kehilangan pendapatan hak siar dari pasar berpopulasi 1,4 miliar jiwa tersebut.

Entitas Tindakan yang Diambil
CCTV (Media Nasional) Menangguhkan siaran La Liga, termasuk laga Real Madrid.
Brand Lokal (Dongpeng, Mengniu) Pemutusan kontrak sponsor secara permanen.
Industri Game (EA FC, eFootball) Penghapusan konten pemain di wilayah China.
Brand On Penghapusan konten media sosial khusus wilayah China.

Menanggapi situasi yang semakin memanas, Mbappé akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia merilis pernyataan resmi dalam tiga bahasa, yakni Prancis, Mandarin, dan Inggris, untuk menunjukkan penyesalannya atas ucapan yang tidak tepat tersebut. Meskipun permintaan maaf telah disampaikan, pemerintah dan masyarakat China tampaknya masih bersikap dingin terhadap upaya rekonsiliasi ini.

Hingga saat ini, efek dari boikot tersebut masih terasa sangat kuat. Tidak adanya siaran pertandingan La Liga di televisi nasional China menjadi bukti nyata bahwa pemerintah setempat sangat serius dalam menindaklanjuti isu yang dianggap merendahkan martabat bangsa mereka. Kasus kylian mbappé ini menjadi pengingat keras bagi atlet global mengenai betapa sensitifnya isu sejarah dan politik di berbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *