Drama Menit Akhir! Tendangan Bebas Berkelas En-Nesyri Bawa Al Ittihad Jeddah Raih Kemenangan Perdana di ACL EliteDrama Menit Akhir! Tendangan Bebas Berkelas En-Nesyri Bawa Al Ittihad Jeddah Raih Kemenangan Perdana di ACL Elite

Sekolapedia – 28 Oktober 2026 | Perjuangan berat harus dilalui oleh raksasa sepak bola Arab Saudi, al ittihad jeddah, dalam mengarungi kompetisi AFC Champions League Elite musim 2026/2027. Sempat terseok-seok di awal turnamen, klub berjuluk ‘The Tigers’ ini akhirnya berhasil memetik kemenangan perdana yang sangat krusial setelah menumbangkan wakil Uzbekistan, PFC Neftchi, dengan skor dramatis 2-1 di Stadion Fargona.

Musim ini memang dimulai dengan jalan terjal bagi al ittihad jeddah. Usai finis di posisi kelima Liga Pro Saudi musim lalu, mereka harus berjuang melalui babak play-off kualifikasi, di mana mereka sempat takluk 1-4 dari klub UEA, Al Jazira, pada Agustus lalu. Tantangan berlanjut di fase grup ketika mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Al-Shamal dan secara mengejutkan takluk 2-1 dari Shabab Al-Ahli di kandang sendiri.

Tekanan semakin memuncak menjelang lawatan ke Uzbekistan. Pelatih kepala asal Jerman, Jens Wissing, yang baru merapat pada bursa transfer musim panas lalu, melakukan keputusan berani dengan mencoret penyerang timnas Arab Saudi Saleh Al-Shehri dan gelandang Rakan Al-Kaabi dari skuad hari pertandingan. Langkah tersebut diambil demi merombak performa tim yang sempat terpuruk di peringkat ke-11 klasemen sementara.

Pertandingan di kandang Neftchi berjalan tidak mudah. Tuan rumah sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-17 melalui eksekusi penalti Jamshid Iskandarov setelah bola dianggap mengenai tangan George Ilenikhena di kotak terlarang. Tertinggal satu gol, al ittihad jeddah meningkatkan intensitas serangan, terutama dari sisi sayap kanan. Hasilnya terlihat pada menit ke-34, ketika umpan terukur Steven Bergwijn berhasil diselesaikan dengan sempurna lewat sundulan kepala oleh Houssem Aouar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, pelatih Jens Wissing memasukkan Youssef En-Nesyri untuk menggantikan Ilenikhena pada menit ke-60. Penyerang asal Marokko itu bekerja keras membongkar lini pertahanan lawan. Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, keajaiban datang pada menit ke-90. Sebuah pelanggaran di dekat kotak penalti menghasilkan tendangan bebas berjarak 25 yard untuk skuad asuhan Wissing.

Youssef En-Nesyri maju sebagai eksekutor dan dengan dingin melepaskan tembakan melengkung melewati pagar betet yang bersarang telak di sudut atas gawang Neftchi. Gol spektakuler di detik-detik akhir pertandingan ini langsung menyulut euforia di bangku cadangan tim tamu, sekaligus memastikan kemenangan perdana mereka di kompetisi kontinental musim ini.

Kemenangan dramatis ini tidak hanya mendongkrak moral para pemain al ittihad jeddah, tetapi juga sukses melambungkan posisi mereka ke zona aman delapan besar klasemen sementara. Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata, termasuk duel sarat gengsi melawan Al Ain dan Pakhtakor, di mana konsistensi skuad asuhan Jens Wissing akan kembali diuji demi ambisi merengkuh gelar juara Asia pertama sejak tahun 2005.

Secara keseluruhan, kemenangan atas PFC Neftchi menjadi titik balik penting bagi skuad asuhan Jens Wissing musim ini. Dengan mentalitas juang yang ditunjukkan hingga menit akhir, klub kebanggaan Jeddah ini membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat penantang gelar juara, sekaligus memberikan angin segar bagi para suporter yang mendambakan kejayaan di level Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *