Singo Edan Menggila! Arema FC Hancurkan Rekor Dewa United dengan Skor Telak 4-0Singo Edan Menggila! Arema FC Hancurkan Rekor Dewa United dengan Skor Telak 4-0

Sekolapedia – 26 Oktober 2026 | Stadion Kanjuruhan kembali menjadi saksi bisu kebangkitan luar biasa Singo Edan. Dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Super League 2026/27, Arema FC berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan dengan melumat Dewa United Banten FC lewat skor telak 4-0. Hasil gemilang ini menjadi angin segar bagi para pendukung setia Arema FC, terutama dalam upaya mereka untuk segera merangkak naik di klasemen arema fc yang sempat mengalami masa sulit sebelumnya.

Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) ini menyajikan dinamika taktik yang sangat kontras. Dewa United, yang datang dengan status tak terkalahkan di awal musim, mencoba mendominasi permainan melalui penguasaan bola yang sangat tinggi. Statistik mencatat tim tamu menguasai bola hingga 66 persen, sementara Arema FC hanya memegang 34 persen. Namun, efektivitas menjadi kunci utama dalam laga ini. Meskipun Dewa United melepaskan 21 tembakan, lini pertahanan Arema FC tampil sangat disiplin dalam meredam setiap serangan.

Sebaliknya, Arema FC tampil sangat klinis. Dari hanya 10 tembakan yang dilepaskan, lima di antaranya tepat sasaran dan membuahkan empat gol kemenangan. Berikut adalah rincian pencetak gol dalam laga tersebut:

  • Raianderson Careca: Menit ke-30 (1-0)
  • Raianderson Careca: Menit ke-52 (2-0)
  • Oluwasegun Samuel Otusanya: Menit ke-65 (3-0)
  • Julian Guevara: Menit ke-90+4 (4-0)

Kemenangan ini sekaligus memutus tren negatif Arema FC yang telah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan. Perubahan komposisi pemain yang diterapkan oleh caretaker Andre Caldas terbukti membuahkan hasil maksimal. Kehadiran Caldas di kursi kepelatihan sementara memberikan dampak psikologis yang besar bagi para pemain untuk kembali menemukan kepercayaan diri mereka di lapangan hijau.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Dewa United. Pelatih Osmar Loss mengakui bahwa timnya gagal memanfaatkan peluang yang ada di awal laga. Menurutnya, ketidakmampuan mengubah dominasi penguasaan bola menjadi gol menjadi penyebab utama kegagalan mereka. Meski rekor tak terkalahkan mereka hancur, Dewa United masih mampu bertahan di posisi kedua klasemen arema fc dan kompetisi secara keseluruhan dengan koleksi 14 poin.

Bagi manajemen Arema FC, hasil ini merupakan langkah awal yang krusial. General Manager Yusrinal Fitriandi menekankan bahwa tugas utama saat ini adalah memulihkan mentalitas pemain agar terus konsisten meraih poin. Jika performa ini dapat dipertahankan, Arema FC berpeluang besar untuk kembali bersaing di papan atas klasemen arema fc dalam beberapa pekan ke depan.

Menatap laga selanjutnya, tantangan besar telah menanti kedua tim. Arema FC dijadwalkan akan menghadapi laga kandang yang berat melawan Bali United pada 31 Oktober mendatang. Sementara itu, Dewa United harus segera melakukan evaluasi mendalam sebelum bertandang menghadapi Persija Jakarta pada hari yang sama. Konsistensi akan menjadi penentu apakah kemenangan Arema FC ini hanyalah sebuah kebetulan atau awal dari kebangkitan sesungguhnya di musim ini.

Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa penguasaan bola yang tinggi tidak menjamin kemenangan jika tidak dibarengi dengan penyelesaian akhir yang tajam. Arema FC berhasil menunjukkan karakter juara dengan memanfaatkan setiap celah pertahanan lawan, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi Dewa United mengenai pentingnya efisiensi di lini depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *