Sekolapedia – 25 Oktober 2026 | Dunia Mixed Martial Arts (MMA) dikejutkan dengan keputusan mendadak terkait jadwal pertarungan juara bertahan kelas welterweight. Sang petarung nomor satu pound-for-pound dunia, islam makhachev, dipastikan tidak akan mempertahankan sabuk gelarnya dalam waktu dekat, termasuk pada ajang bergengsi UFC 336 yang dijadwalkan berlangsung di Toronto, Kanada, pada Januari 2027 mendatang.
Keputusan ini mengubah seluruh peta persaingan di divisi 170 pon. Sebelumnya, banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa Scotiabank Arena akan menjadi saksi pembelaan gelar sang juara asal Dagestan tersebut. Namun, organisasi UFC secara resmi mengumumkan bahwa posisi juara sementara (interim title) akan diperebutkan oleh dua penantang utama, yakni Carlos Prates dan Michael Morales, sebagai acara utama pendamping (co-main event) di UFC 336.
Pergeseran Jadwal dan Alasan di Balik Absennya Sang Juara
Absennya islam makhachev dari jadwal Januari 2027 ini memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar, mulai dari potensi cedera hingga alasan personal. Kabar terbaru menyebutkan bahwa sang juara kemungkinan besar baru akan kembali ke dalam Octagon setelah perayaan Ramadan 2027, yang berarti pertahanan gelar aslinya diperkirakan baru akan terjadi antara bulan Mei hingga Juli 2027.
Hal ini cukup kontras dengan pernyataan sebelumnya setelah ia menaklukkan Ian Machado Garry di UFC 330, di mana ia sempat menyatakan keinginan untuk bertarung kembali lebih awal, sekitar Desember 2026 atau Januari 2027. Perubahan rencana yang tiba-tiba ini membuat manajemen UFC harus segera mengambil langkah strategis agar momentum divisi welterweight tetap terjaga.
Perseteruan Panas: Prates vs Morales
Dengan tidak adanya kehadiran sang juara, fokus kini beralih pada duel antara Carlos Prates dan Michael Morales. Pertarungan ini bukan sekadar perebutan sabuk interim, melainkan ajang pembuktian siapa yang paling layak menantang islam makhachev di masa depan.
| Atribut | Carlos Prates | Michael Morales |
|---|---|---|
| Rekor Keseluruhan | 24-7 | 19-0 |
| Rekor UFC | 7-1 | 7-0 |
| Gaya Bertarung Utama | KO Power (7 KO) | KO Power (5 KO) |
| Status | Mantan Penantang | Tak Terkalahkan |
Carlos Prates, petarung asal Brasil berusia 33 tahun, sempat melontarkan kritik tajam kepada sang juara. Ia bahkan sempat memberikan tantangan provokatif yang menyebut sang juara sebagai seorang penakut karena tidak muncul di jadwal Januari. Namun, islam makhachev tidak tinggal diam dan segera menanggapi komentar tersebut dengan dingin. Ia mengingatkan Prates akan kekalahannya dari Ian Machado Garry dan menegaskan bahwa level mereka saat ini sangat berbeda.
Di sisi lain, Michael Morales, petarung asal Ekuador yang masih menyandang status tak terkalahkan, merupakan ancaman nyata. Dengan rekor 19-0, Morales telah menunjukkan dominasi luar biasa dengan memenangkan tiga pertarungan terakhirnya melalui KO di ronde pertama. Kemenangan atas Prates akan memperkuat posisi Morales sebagai penantang nomor satu yang tak terbantahkan.
Menanti Kembalinya Sang Raja Dagestan
Meskipun tidak hadir di UFC 336, dominasi islam makhachev tetap terasa di seluruh lini klasemen UFC. Rekor kemenangan beruntunnya yang mencapai 17 kali berturut-turut sejak 2015 menjadikannya salah satu atlet paling dominan dalam sejarah olahraga ini. Keputusan untuk mengambil jeda panjang ini tampaknya merupakan langkah strategis untuk memastikan ia kembali dalam kondisi fisik paling prima untuk menghadapi pemenang antara Prates dan Morales nantinya.
Bagi para penggemar MMA, UFC 336 di Toronto tetap menjadi ajang yang sangat dinantikan, tidak hanya karena perebutan sabuk interim welterweight, tetapi juga karena adanya pertarungan gelar kelas terbang antara Joshua Van melawan Manel Kape. Dunia kini menunggu, siapakah yang akan keluar sebagai pemenang interim dan siapa yang akan berdiri di hadapan sang penguasa kelas welterweight saat ia kembali ke Octagon nanti.
