KPK Sita Mobil Mewah dari Rumah Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Terkait Kasus TPPUKPK Sita Mobil Mewah dari Rumah Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Terkait Kasus TPPU

Sekolapedia – 24 Oktober 2026 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq. Dalam perkembangannya, penyidik lembaga antirasuah melakukan pengembangan penyidikan berupa dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Langkah tegas diambil oleh tim penyidik dengan mendatangi dan menggeledah kediaman mewah milik ashraff abu yang terletak di kawasan Semarang, Jawa Tengah.

Penggeledahan yang dilakukan pada Jumat tersebut berfokus pada pelacakan aset-aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi terkait benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dalam operasi penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan dan menyita satu unit kendaraan roda empat mewah berupa mobil listrik merek BMW bernilai tinggi.

Berdasarkan catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada akhir Maret tahun lalu, ashraff abu tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp42,2 miliar. Dari total harta kekayaan tersebut, terdapat aset berupa kendaraan mewah senilai miliaran rupiah, termasuk dua unit mobil BMW yang kini menjadi bagian dari materi penyidikan KPK untuk ditelusuri aliran dana dan sumber perolehannya.

Sebelum penggeledahan kediaman ini berlangsung, mantan Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya tersebut sejatinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Namun, suami dari Fadia Arafiq itu mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan memiliki agenda lain yang sudah terjadwal sebelumnya.

Menanggapi ketidakhadiran tersebut, pihak KPK memastikan bahwa pihaknya akan segera melayangkan penjadwalan ulang pemanggilan terhadap ashraff abu. Keterangan dari yang bersangkutan sangat dibutuhkan oleh penyidik guna melengkapi berkas perkara serta mengklarifikasi berbagai temuan baru yang didapatkan selama proses penggeledahan rumah di Semarang.

Langkah progresif yang diambil oleh KPK ini menegaskan komitmen penegak hukum dalam membongkar jaringan korupsi secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya, termasuk memburu aset-aset hasil kejahatan melalui instrumen hukum pencucian uang demi mengembalikan kerugian negara.

Perkembangan penanganan perkara korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam mengusut tuntas aliran dana haram. Penyelidikan yang mendalam terhadap berbagai aset mewah yang dimiliki oleh ashraff abu diharapkan mampu membuka seterang-terangnya modus operandi dan jejaring pihak-pihak lain yang turut menikmati hasil kejahatan tersebut demi tegaknya keadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *