Sekolapedia – 24 Oktober 2026 | Pekan kesebelas Liga Roshn Saudi di Stadion Pangeran Mohammed bin Fahd, Dammam, diwarnai oleh momen emosional dan mengkhawatirkan bagi para pendukung Al Hilal. Penyerang andalan asal Brasil, gabriel martinelli, yang selama ini menjadi mesin gol utama klub, harus ditarik keluar lapangan lebih awal akibat masalah fisik. Kejadian tersebut langsung memicu kekhawatiran mendalam mengingat kontribusinya yang sangat masif bagi lini serang tim sejak kepindahannya ke Arab Saudi pada September 2026 lalu.
Insiden bermula pada menit ke-49 pertandingan sengit antara Al Qadsiah dan Al Hilal. Tanpa ada benturan atau intervensi dari pemain lawan, gabriel martinelli mendadak terjatuh di atas rumput lapangan dan meminta pergantian pemain kepada staf pelatih. Ia kemudian digantikan oleh Sultan Mandash. Menurut analisis awal dari spesialis fisioterapi Thamer Al Shahrani, sang penyerang mengalami masalah pada otot hamstring. Dalam skenario terbaik, ia hanya memerlukan waktu pemulihan selama 2 hingga 5 hari, namun dalam kasus terburuk yang melibatkan robekan otot, ia bisa saja harus menepi hingga dua pekan penuh.
Sebelum insiden cedera tersebut terjadi, pemain berusia 25 tahun ini sempat mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21. Memanfaatkan umpan matang dari penyerang asal Inggris, Ollie Watkins, gabriel martinelli melepaskan sepakan akurat yang merobek jala gawang lawan. Gol pembuka ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak klub musim ini dengan koleksi enam gol dari enam penampilannya di Liga Roshn Saudi, sekaligus memperpanjang rekor selalu mencetak gol dalam empat pertandingan beruntun.
Di sisi lain, performa impresif mantan bintang Arsenal tersebut juga mengangkat performa rekan setimnya, Ollie Watkins. Berkat kontribusi umpan-umpannya, Watkins kini bertengger di puncak daftar pemberi assist terbanyak di liga dengan catatan lima assist, mengungguli sejumlah bintang besar seperti Joao Felix dari Al Nassr. Penyerang Inggris itu terbukti menjadi tandem sepadan bagi lini serang Al Hilal sejak diboyong dari Aston Villa pada bursa transfer musim panas lalu.
Adaptasi kilat gabriel martinelli di Liga Arab Saudi memang mencuri perhatian publik sepak bola global. Dibeli dengan mahar mendekati 70 juta euro, ia langsung mencatatkan rekor impresif, termasuk trigol atau hat-trick spektakuler saat membantai Al Taawoun 6-0, serta gol-gol penentu kemenangan atas Al Ittihad dan Al Hazem. Statistik fisiknya juga luar biasa dengan rata-rata jarak tempuh 9,9 kilometer per pertandingan dan kecepatan puncak mencapai 34,6 km/jam, membuktikan intensitas tinggi yang ia bawa dari Liga Primer Inggris.
Meski kini tengah menghadapi ujian cedera fisik, performa konsisten sang penyerang di level klub tetap menjadi modal utama untuk mempertahankan tempatnya di skuad tim nasional Brasil di bawah arahan pelatih Carlo Ancelotti. Manajemen dan pendukung Al Hilal tentu berharap proses pemulihan gabriel martinelli dapat berjalan lancar agar mesin gol andalan mereka bisa segera kembali merumput dan memimpin lini depan klub meraih gelar juara.
