Drama Menit Akhir! Kemenangan di Depan Mata Red Bull Salzburg Buyar di Kandang CeljeDrama Menit Akhir! Kemenangan di Depan Mata Red Bull Salzburg Buyar di Kandang Celje

Sekolapedia – 23 Oktober 2026 | Kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna dalam sekejap bagi wakil Austria, Red Bull Salzburg, saat melawat ke markas klub Slovenia, Celje, dalam lanjutan babak penyisihan grup UEFA Europa League. Tampil dominan sepanjang paruh pertandingan, skuad asuhan Danny Röhl dipaksa gigit gigi setelah kebobolan gol krusial di penghujung laga yang membuat skor akhir imbang 2-2.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Z’dežele tersebut berjalan dengan tempo tinggi. Pada babak pertama, Red Bull Salzburg sebenarnya mampu memegang kendali permainan dan unggul lebih dulu berkat gol cepat Sota Kitano pada menit kesembilan. Memanfaatkan umpan matang dari Damir Redzic hasil dari kerja keras Leandro Morgalla merebut bola, Kitano sukses menceploskan si kulit bundar dengan tenang untuk membawa tim tamu memimpin 0-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, juru taktik Danny Röhl melakukan rotasi taktik dengan memasukkan Jesper Lindström menggantikan Yorbe Vertessen. Keputusan tersebut terbukti sangat jitu. Pemain asal Denmark itu tidak membutuhkan waktu lama untuk mencatatkan namanya di papan skor. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu menit setelah paruh kedua dimulai, Lindström sukses mengecoh lini pertahanan tuan rumah dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk keunggulan Red Bull Salzburg.

Kendati tertinggal dua gol, Celje tidak lantas menyerah begitu saja. Dukungan penuh dari ribuan pendukung tuan rumah membakar semangat juang para pemainnya. Hanya berselang empat menit dari gol kedua Salzburg, Blaz Kramer berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat serangan cepat yang memanfaatkan lini belakang tim tamu yang sempat kehilangan konsentrasi.

Pertandingan semakin berjalan sengit dan menegangkan. Red Bull Salzburg mencoba menurunkan tempo permainan demi mengamankan tiga poin penuh di kandang lawan. Namun, petaka datang tepat pada menit ke-90. Kelengahan lini pertahanan dalam menerapkan jebakan offside dimanfaatkan dengan baik oleh pemain pengganti Celje, Armandas Kucys. Penyerang tersebut sukses melepaskan tembakan akurat yang menaklukkan penjaga gawang Christian Zawieschitzky, sekaligus membuyarkan impian kemenangan Red Bull Salzburg dan memaksa laga berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Hasil imbang ini membuat perolehan poin Red Bull Salzburg di fase grup Europa League tertahan di angka empat dari tiga pertandingan yang telah dilakoni. Kendati gagal mengamankan kemenangan tandang, performa beberapa pemain muda menunjukkan progres positif. Di sisi lain, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran pelatih jelang jadwal padat yang menanti di kancah domestik maupun kompetisi Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *