Street Fighter Movie Meledak di Box Office Meski Kritik Tajam Menghujani Narasi Turnamennya

Street Fighter Movie Meledak di Box Office Meski Kritik Tajam Menghujani Narasi Turnamennya

Sekolapedia – 17 Oktober 2026 | Dunia perfilman sedang dihebohkan dengan rilisnya street fighter movie yang akhirnya mendarat di layar lebar pada pertengahan Oktober 2026. Adaptasi dari waralaba video game legendaris milik Capcom ini langsung menarik perhatian besar, terutama bagi para penggemar berat seri pertarungan ini. Meskipun menghadapi tantangan dari sisi ulasan kritikus, film ini berhasil menunjukkan taringnya di pasar domestik Amerika Utara dengan proyeksi pendapatan yang cukup signifikan pada akhir pekan pembukaannya.

Berdasarkan data terbaru, film ini diproyeksikan akan meraup sekitar $31 juta dari 3.575 bioskop di Amerika Utara pada akhir pekan pembukaannya. Angka ini mencakup pendapatan hari Jumat sebesar $13 juta, termasuk penayangan pratonton pada hari Kamis. Walaupun angka ini sedikit di bawah target awal Paramount yang mengharapkan angka di kisaran pertengahan $30 juta, street fighter movie tetap diprediksi akan memuncaki daftar box office domestik, mengungguli pesaing lainnya seperti film dari A24, You Can See Everything, yang diprediksi hanya akan membuka dengan $12 juta.

Koneksi WWE dan Jajaran Pemain yang Mencuri Perhatian

Salah satu daya tarik utama yang membuat penonton berbondong-bondong ke bioskop adalah kehadiran para bintang profesional wrestling dari WWE. Film ini menghadirkan Roman Reigns yang memerankan karakter ikonik Akuma, serta Cody Rhodes yang tampil sebagai Guile. Kehadiran dua nama besar ini memberikan warna tersendiri bagi penggemar gulat profesional yang juga merupakan basis penggemar besar dari franchise ini. Selain itu, jajaran pemain lainnya seperti Andrew Koji sebagai Ryu dan Noah Centineo sebagai Ken Masters turut memperkuat narasi petarungan antara dua sahabat lama ini.

Karakter Pemeran Catatan
Ryu Andrew Koji Protagonis utama yang terjebak dalam konspirasi
Ken Masters Noah Centineo Sahabat Ryu yang berada dalam bahaya
Akuma Roman Reigns Karakter kuat dengan koneksi WWE
Guile Cody Rhodes Karakter ikonik dengan koneksi WWE
Chun-Li Callina Liang Satu-satunya petarung wanita yang menonjol

Polemik Narasi: Turnamen yang Terasa Terabaikan

Di balik kesuksesan komersialnya, street fighter movie tidak lepas dari kritik pedas terkait struktur ceritanya. Banyak pengamat film merasa bahwa film ini melakukan kesalahan fatal yang sama dengan film Mortal Kombat versi 2021, yaitu menjadikan turnamen sebagai elemen sampingan alih-alih fokus utama. Padahal, esensi dari game Street Fighter adalah kompetisi turnamen World Warrior itu sendiri.

Dalam film ini, plot justru lebih banyak berfokus pada upaya penjahat utama, M. Bison, untuk mencuri kekuatan Hado milik Ryu. Hal ini mengakibatkan banyak pertarungan penting yang seharusnya menjadi sorotan justru dilewati atau diselesaikan secara tidak langsung di luar layar. Beberapa karakter favorit penggemar seperti Zangief bahkan hampir tidak mendapatkan waktu tampil yang berarti. Meski demikian, film ini tetap dipuji karena penggunaan animasi 2D yang memukau pada adegan kilas balik serta banyaknya easter eggs yang memuaskan mata para penggemar setia.

Respon Penonton dan Kualitas Karakter

Menariknya, terdapat perbedaan mencolok antara penilaian kritikus dan penonton umum. Di platform Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan skor kritikus yang rendah sebesar 42 persen, namun berhasil meraih skor audiens yang jauh lebih tinggi, yakni 82 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun secara teknis penulisan naskah dianggap lemah, hiburan yang ditawarkan tetap berhasil memikat hati penonton luas. CinemaScore juga memberikan nilai B- bagi film ini.

Dari sisi penyajian karakter, beberapa nama berhasil mencuri perhatian meski dengan durasi terbatas. Karakter Dhalsim dinilai sebagai salah satu yang terbaik karena mampu mempertahankan eksentrisitas dan kewibawaannya sebagai petarung. Begitu pula dengan E. Honda yang diperankan oleh pegulat profesional Jepang, Hirooki Goto, yang meskipun kemunculannya singkat, berhasil meninggalkan kesan kuat sebagai petarung sumo yang berpengalaman. Karakter lain seperti Ken, Ryu, dan Chun-Li juga tetap menonjol melalui konflik identitas dan aksi yang intens.

Dengan anggaran produksi mencapai $82 juta, keberhasilan street fighter movie untuk bertahan di tangga box office setelah akhir pekan pembukaannya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Paramount dan Legendary. Apakah kekuatan karakter dan kehadiran bintang WWE mampu menutupi kekurangan narasi yang ada, ataukah film ini hanya akan menjadi fenomena sesaat di bioskop?

Secara keseluruhan, film ini menawarkan pengalaman visual yang memuaskan bagi penggemar game, meskipun harus berkompromi dengan alur cerita yang terasa terburu-buru. Bagi mereka yang mencari aksi bela diri dengan elemen kejutan dari dunia gulat, film ini tetap menjadi tontonan yang layak untuk disimak di layar lebar.

Post Comment