Pekan Raya Energi dan Prestasi: Pertamina Kuasai Tiga Blok Migas hingga Sukses Gelar MotoGP Mandalika 2026

Pekan Raya Energi dan Prestasi: Pertamina Kuasai Tiga Blok Migas hingga Sukses Gelar MotoGP Mandalika 2026

Sekolapedia – 13 Oktober 2026 | PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan taringnya dalam menggerakkan roda perekonomian nasional melalui berbagai lini strategis, mulai dari ekspansi hulu migas, kesuksesan perhelatan olahraga internasional, hingga respons cepat dalam mengatasi tantangan distribusi energi di daerah.

Di sektor hulu migas, langkah ekspansif dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina. PHE sukses mengakuisisi Participating Interest (PI) milik Eni pada tiga Wilayah Kerja (WK) strategis di Kalimantan Timur, yaitu North Ganal, Rapak, dan East Sepinggan. Melalui aksi korporasi ini, kepemilikan PI di North Ganal dan Rapak kini tercatat sebesar 10 persen, sementara porsi di East Sepinggan meningkat dari 15 persen menjadi 25 persen. Akuisisi ini tidak hanya memperkuat portofolio dan cadangan energi nasional, tetapi juga memberikan dukungan penuh terhadap Proyek Strategis Nasional Kutei North Hub.

Tidak hanya berjaya di sektor energi, kiprah perusahaan juga dirasakan dalam dunia pariwisata dan olahraga global. Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dihelat di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, sukses mencatatkan rekor sejarah baru dengan mendatangkan total 157.875 penonton sepanjang rangkaian acara. Angka ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengapresiasi capaian tersebut yang membuktikan kemampuan Indonesia dalam menggelar ajang kelas dunia sekaligus menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi lokal.

Di tengah berbagai pencapaian gemilang tersebut, tantangan operasional sempat terjadi di sektor hilir. Wilayah Bali sempat mengalami kendala distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. Menanggapi situasi ini, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali. Ia menjelaskan bahwa kendala utama dipicu oleh gangguan teknis pada jangkar kapal pengangkut yang menyebabkan keterlambatan proses bongkar muat, serta adanya peningkatan konsumsi BBM bersubsidi seperti Pertalite di tengah masyarakat.

Sebagai langkah mitigasi cepat, Pertamina Patra Niaga langsung mengerahkan kapal tanker seperti MT Klasogun yang bersandar di Pelabuhan Benoa dan mengoptimalkan Terminal BBM Sanggaran serta Manggis. Perusahaan menerapkan strategi operasional 24 jam penuh serta memprioritaskan suplai secara kontinu ke SPBU-SPBU strategis guna memulihkan kondisi normal secepat mungkin. Koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Bali.

Secara keseluruhan, rangkaian peristiwa ini memperlihatkan komitmen nyata perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional, memperluas portofolio migas, sekaligus tetap tanggap dalam memberikan pelayanan publik terbaik di tengah dinamika operasional yang kompleks.

Post Comment