Sekolapedia – 27 September 2026 | Perjuangan gemilang ditunjukkan oleh pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia, Leo Rolly Carnando/daniel marthin, dalam ajang bergengsi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, pada Sabtu (26/9/2026), duet yang dijuluki ‘The Babies’ ini berhasil memastikan tiket ke babak delapan besar setelah melewati laga yang penuh drama melawan wakil Thailand.
Dalam babak 16 besar nomor perorangan tersebut, Leo/Daniel menghadapi tantangan berat dari pasangan Pakkapon Teeraratsakul/Peeratchai Sukphun. Meski menang dua gim langsung dengan skor akhir 21-8 dan 24-22, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Pasangan Indonesia sempat mengalami guncangan mental di gim kedua yang hampir saja berakibat fatal.
Sejak awal pertandingan, Leo/Daniel tampil sangat agresif dan mendominasi gim pertama. Kualitas permainan mereka membuat pasangan Thailand tampak kesulitan untuk mengimbangi tempo serangan. Hal ini terlihat dari skor telak 21-8 yang berhasil dikantongi Indonesia di gim pembuka. Namun, situasi berubah drastis saat memasuki gim kedua.
Setelah sempat memimpin jauh dengan keunggulan 10-2, konsentrasi Leo/Daniel mulai goyah. Pasangan Thailand yang bermain tanpa beban (nothing to lose) mulai bangkit dan memberikan tekanan bertubi-tubi. Kondisi ini membuat daniel marthin dan rekannya sempat kehilangan ketenangan hingga skor menjadi sangat ketat dan mencapai titik match point bagi lawan.
Menanggapi situasi tersebut, daniel marthin memberikan evaluasi mendalam atas performa mereka. Ia mengakui adanya faktor kepanikan yang muncul saat mereka berada dalam posisi unggul. Menurutnya, sifat terburu-buru dalam mengambil keputusan menjadi penyebab utama lawan mampu mengejar ketertinggalan.
“Puji Tuhan kami bersyukur bisa menang tadi. Memang di gim kedua setelah unggul 10-2 kami agak lengah dan terburu-buru, jadinya malah panik sendiri. Harusnya kejadian seperti itu tidak boleh terjadi, ini jadi pengalaman kami ke depan. Kami ingin terus fokus, tidak boleh jemawa dulu,” ujar daniel marthin usai laga.
Senada dengan rekannya, Leo Rolly Carnando juga memberikan apresiasi terhadap kualitas lawan. Ia mencatat bahwa pasangan Thailand tersebut sebenarnya adalah pemain yang tangguh, terbukti dengan keberhasilan mereka menumbangkan juara bertahan asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada hari sebelumnya. Leo menekankan bahwa sikap terlalu berhati-hati saat lawan mulai berkembang adalah hal yang harus diperbaiki.
Keberhasilan Leo/Daniel ini melengkapi pencapaian positif wakil Indonesia lainnya di babak 16 besar. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga telah lebih dulu mengamankan tempat di perempat final setelah menang telak atas wakil Hong Kong dengan skor 21-10 dan 21-17. Namun, nasib berbeda dialami tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang harus tersingkir setelah kalah dari wakil India, Unnati Hooda.
| Pertandingan | Skor | Hasil |
|---|---|---|
| Leo/Daniel vs Pakkapon/Peeratchai | 21-8, 24-22 | Menang (Lolos) |
| Fajar/Fikri vs Cheung/Deng | 21-10, 21-17 | Menang (Lolos) |
| Putri KW vs Unnati Hooda | 19-21, 13-21 | Kalah (Tersingkir) |
Langkah Leo/Daniel selanjutnya di babak perempat final sudah menanti tantangan baru dari pasangan ganda putra Vietnam, Dinh Hoang Nguyen/Dinh Manh Tran. Dengan pengalaman berharga dari drama di gim kedua, pasangan ini diharapkan mampu tampil lebih stabil dan tidak lagi terjebak dalam kepanikan saat memimpin pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi tim bulu tangkis Indonesia untuk terus bersaing memperebutkan medali di ajang Asian Games 2026. Fokus utama kini adalah menjaga konsistensi permainan dan mentalitas bertanding agar tidak melakukan kesalahan serupa di babak-babak krusial mendatang.



Post Comment