Sekolapedia – 27 September 2026 | Roket Air Meluncur Pelajar Jawa Barat Adu Kreativitas menjadi sorotan utama di Sundial Water Rocket Championship 2026 yang digelar di Puspa Iptek Sundial, Bandung Barat. Kompetisi ini menampilkan rangkaian lomba yang menguji kreativitas, teknik, dan kolaborasi antar siswa dari berbagai kota di Indonesia. Pada hari Minggu, ribuan penonton berkumpul untuk menyaksikan para pelajar menyalakan roket berisi air dan menembus langit terbuka, menciptakan tontonan yang memukau sekaligus mengedukasi.
Acara ini diorganisir oleh Badan Pengembangan Sains dan Teknologi Daerah (BPST) bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Puspa Iptek Sundial, yang telah lama menjadi pusat riset dan inovasi, menjadi panggung ideal bagi para peserta yang ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam merancang dan mengoperasikan roket air. Setiap tim harus mematuhi standar keamanan serta batasan ketinggian tertentu, sehingga kompetisi ini menekankan pentingnya perencanaan matang dan pengujian prototipe.
Di antara peserta, terdapat 12 tim yang berasal dari sekolah menengah pertama dan menengah atas di Bandung, Bogor, dan sekitarnya. Berikut ini daftar beberapa tim unggulan yang berhasil mencapai ketinggian tertinggi:
- SMK Negeri 1 Bandung – Roket “Badai Air” mencapai 42 meter
- SMAN 5 Bogor – Roket “Hujan Rintik” mencapai 38 meter
- SMK Negeri 3 Cibinong – Roket “Guntur Air” mencapai 35 meter
Roket air yang digunakan dalam kompetisi ini dibangun dengan prinsip sederhana namun efektif: tabung plastik berisi air dipompa hingga tekanan tinggi, kemudian ditembakkan menggunakan pompa udara. Setelah peluncuran, air berfungsi sebagai propulsi, menggerakkan roket ke atas. Keberhasilan tiap tim sangat bergantung pada desain aerodinamika, distribusi berat, dan ketepatan pengisian tekanan.
Teknisi dan guru di balik setiap tim memberikan pelatihan intensif tentang aerodinamika dasar, pengukuran tekanan, serta penggunaan software simulasi sederhana. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi ini tidak hanya menguji hasil akhir, tetapi juga proses pembelajaran yang melibatkan siswa dalam praktik sains yang nyata. Selain itu, acara ini menegaskan peran penting lembaga pendidikan dalam memupuk minat STEM di kalangan muda.
Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pelajar Jawa Barat untuk terus menelusuri bidang teknologi dan inovasi. Beberapa sekolah yang berpartisipasi sudah memikirkan program pelatihan lanjutan, termasuk workshop tentang desain roket dan simulasi penerbangan. Pemerintah daerah pun berencana menambah dana untuk pembangunan fasilitas pelatihan roket di sekolah-sekolah unggulan.
Dengan menampilkan Roket Air Meluncur Pelajar Jawa Barat Adu Kreativitas, kompetisi ini menyoroti semangat inovasi yang tumbuh di kalangan pelajar. Kegiatan semacam ini tidak hanya memperluas wawasan teknis, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.



Post Comment