Pertandingan Irak vs Oman menjadi salah satu duel menarik pada fase grup Arabian Gulf Cup 2026. Kedua tim bertemu dalam laga pembuka Grup A di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Rabu, 23 September 2026.
Sebelum pertandingan dimulai, perhatian penggemar sepak bola tertuju pada prediksi line up Irak vs Oman. Kedua tim membawa sejumlah pemain berpengalaman untuk menghadapi pertandingan penting tersebut. Irak ditangani pelatih asal Australia, Graham Arnold, sedangkan Oman berada di bawah arahan Tarik Sektioui.
Pertandingan akhirnya berlangsung sesuai prediksi sebagai duel ketat. Irak sempat unggul lebih dulu melalui Mohammed Qasim pada menit keenam, tetapi Oman berhasil menyamakan kedudukan lewat Nasser Al-Rawahi pada menit ke-67. Laga berakhir dengan skor Irak 1-1 Oman.
Jadwal Irak vs Oman
Pertandingan Irak vs Oman berlangsung pada:
- Pertandingan: Irak vs Oman
- Kompetisi: Arabian Gulf Cup 2026
- Babak: Grup A
- Tanggal: Rabu, 23 September 2026
- Stadion: Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah
- Hasil akhir: Irak 1-1 Oman
Laga ini merupakan pertandingan pertama bagi Irak dan Oman di Grup A. Selain kedua tim tersebut, grup ini juga dihuni Arab Saudi dan Kuwait. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal.
Karena pertandingan sudah dimainkan, informasi line up yang sebelumnya berstatus prediksi kini dapat dibandingkan dengan susunan pemain resmi yang benar-benar diturunkan.
Prediksi Line Up Irak vs Oman
Sebelum kick-off, Irak diperkirakan mengandalkan formasi dengan tiga pemain di lini tengah serta dukungan dari pemain-pemain kreatif di area depan.
Pada akhirnya, Graham Arnold menurunkan Ahmed Basil sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Mustafa Saadoon, Zaid Tahseen, Akam Hashem, dan Ahmed Yahya.
Untuk lini tengah, Irak memainkan Zaid Ismail, Karar Nabeel, dan Ibrahim Bayesh. Sementara Mohammed Qasim serta Hasan Abdulkareem mendukung Aymen Hussein di lini depan.
Susunan pemain Irak yang diturunkan adalah:
Ahmed Basil; Mustafa Saadoon, Zaid Tahseen, Akam Hashem, Ahmed Yahya; Zaid Ismail, Karar Nabeel, Ibrahim Bayesh; Mohammed Qasim, Hasan Abdulkareem; Aymen Hussein.
Data pertandingan mencatat Irak menggunakan struktur 4-2-3-1, dengan Aymen Hussein sebagai penyerang utama.
Line Up Oman
Oman juga menurunkan kombinasi pemain berpengalaman dalam pertandingan melawan Irak.
Di posisi penjaga gawang terdapat Ibrahim Al Mukhaini. Empat pemain di depannya adalah Khalid Al-Ghatrifi, Khalid Al-Braiki, Ahmed Al-Kaabi, dan Amjad Al-Harthi.
Lini tengah Oman dihuni Abdullah Fawaz, Harib Al-Saadi, dan Sultan Al-Marzouq. Sementara lini serang diisi Essam Al-Subhi, Jameel Al-Yahmadi, dan Nasser Al-Rawahi.
Susunan pemain Oman:
Ibrahim Al Mukhaini; Khalid Al-Ghatrifi, Khalid Al-Braiki, Ahmed Al-Kaabi, Amjad Al-Harthi; Abdullah Fawaz, Harib Al-Saadi, Sultan Al-Marzouq; Essam Al-Subhi, Jameel Al-Yahmadi, Nasser Al-Rawahi.
Kombinasi tersebut membuat Oman memiliki keseimbangan antara lini tengah dan serangan. Nasser Al-Rawahi kemudian membuktikan perannya dengan mencetak gol penyama kedudukan.
Prediksi Irak vs Oman Sebelum Pertandingan
Duel Irak vs Oman diprediksi berjalan ketat sebelum pertandingan dimulai.
Irak memiliki sejumlah pemain yang dapat memberikan ancaman di lini depan. Kehadiran Aymen Hussein menjadi salah satu faktor penting karena striker tersebut memiliki pengalaman menghadapi pertandingan internasional.
Irak juga mendapatkan keuntungan karena Mohammed Qasim, Ibrahim Bayesh, dan Hasan Abdulkareem dapat membantu membangun serangan dari lini kedua.
Sementara itu, Oman memiliki lini depan yang mengandalkan kecepatan. Nasser Al-Rawahi dan Jameel Al-Yahmadi menjadi pemain yang dapat membuka ruang dari sisi lapangan.
Dengan kualitas kedua tim yang relatif berimbang, pertandingan diprediksi menghasilkan skor tipis.
Prediksi skor sebelum pertandingan: Irak 1-1 Oman.
Prediksi tersebut akhirnya menjadi kenyataan setelah kedua tim berbagi angka dengan skor 1-1.
Irak Langsung Unggul di Menit Keenam
Pertandingan berjalan menarik sejak awal. Irak tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan.
Pada menit keenam, Mohammed Qasim berhasil mencetak gol untuk Irak. Ia menerima bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kiri.
Gol tersebut membuat Irak unggul 1-0.
Assist untuk gol tersebut diberikan oleh Aymen Hussein. Gol cepat ini menjadi awal yang bagus bagi Irak sekaligus membuat Oman harus mengubah pendekatan permainan.
Menurut laporan resmi AFC, Mohammed Qasim mencetak gol pembuka pada menit keenam sebelum Oman menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Irak mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga turun minum.
Oman Bangkit pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Oman tampil lebih agresif.
Tekanan yang dilakukan The Red Warriors akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-67. Nasser Al-Rawahi melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan yang berhasil melewati pertahanan Irak.
Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat Oman semakin percaya diri. Irak mencoba kembali membangun serangan untuk mendapatkan gol kedua, tetapi pertahanan Oman mampu bertahan hingga pertandingan selesai.
Times of Oman mencatat Al-Rawahi mencetak gol penyama setelah Oman tertinggal sejak babak pertama.
Tidak ada gol tambahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Statistik Irak vs Oman
Selain skor 1-1, pertandingan ini memperlihatkan dominasi Irak dalam beberapa aspek permainan.
Menurut data 365Scores, Irak mencatat 56 persen penguasaan bola, sedangkan Oman 44 persen. Irak juga menghasilkan 15 tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan Oman yang hanya mencatat tiga tembakan.
Dari jumlah tersebut, Irak mencatat lima tembakan tepat sasaran dan Oman satu.
Statistik tersebut menunjukkan Irak sebenarnya lebih aktif dalam menciptakan peluang. Namun, efektivitas Oman dalam memanfaatkan peluang membuat mereka tetap mampu mencetak satu gol.
Pergantian Pemain Kedua Tim
Kedua pelatih melakukan sejumlah perubahan untuk menjaga intensitas permainan.
Irak mengganti Akam Hashem dengan Maytham Jabbar saat babak kedua dimulai. Kemudian Ali Jasim masuk menggantikan Mustafa Saadoon dan Mohammed Qasim pada sekitar menit ke-58.
Hasan Abdulkareem kemudian ditarik keluar pada menit ke-75, sementara Zidane Iqbal menggantikan Karar Nabeel pada menit ke-82.
Oman juga melakukan beberapa perubahan. Musab Al-Shaqsy dan Waleed Al-Muslimi masuk pada menit ke-59. Setelah itu, Zahir Al-Aghbari dan Ahed Al-Mashaiki diturunkan pada menit ke-83.
Pergantian pemain tersebut menunjukkan kedua tim berusaha mencari gol kemenangan, tetapi skor tetap 1-1 hingga pertandingan selesai.
Head to Head Irak vs Oman
Irak dan Oman memiliki sejarah pertemuan yang cukup panjang di sepak bola Asia dan kawasan Teluk.
Pertandingan kedua tim sering berlangsung dengan margin skor yang tipis. Bahkan sebelum laga Gulf Cup 2026, Irak mencatat kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Oman dengan skor 1-0.
Namun, Oman mampu memberikan respons berbeda pada pertandingan terbaru.
Hasil imbang 1-1 membuat rekor pertemuan kedua negara kembali menunjukkan persaingan yang relatif ketat. Pertandingan terbaru juga memperlihatkan bahwa Irak dapat mendominasi peluang, tetapi Oman tetap memiliki kemampuan untuk menciptakan ancaman.
Dampak Hasil bagi Grup A
Hasil imbang membuat Irak dan Oman sama-sama memperoleh satu poin.
Bagi Irak, hasil ini berarti mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah mencetak gol cepat. Sementara bagi Oman, satu poin cukup penting karena mereka mampu bangkit dari posisi tertinggal.
Grup A juga dihuni Arab Saudi dan Kuwait. Persaingan untuk mendapatkan tiket semifinal masih terbuka karena dua tim terbaik grup akan melanjutkan perjalanan ke fase berikutnya.
Karena itu, Irak dan Oman perlu mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan berikutnya.
Kesimpulan
Irak vs Oman menjadi pertandingan pembuka Grup A Arabian Gulf Cup 2026 yang berlangsung ketat. Sebelum pertandingan, prediksi line up kedua tim mengarah pada duel dengan kekuatan yang relatif seimbang.
Irak menurunkan Aymen Hussein sebagai ujung tombak dengan dukungan Mohammed Qasim, Hasan Abdulkareem, dan Ibrahim Bayesh. Sementara Oman mengandalkan Nasser Al-Rawahi, Jameel Al-Yahmadi, dan Essam Al-Subhi di lini depan.
Irak kemudian unggul melalui Mohammed Qasim pada menit keenam. Oman membalas pada menit ke-67 melalui Nasser Al-Rawahi. Pertandingan akhirnya berakhir 1-1.
Hasil tersebut membuat Irak dan Oman sama-sama mengantongi satu poin pada pertandingan pertama. Dari sisi statistik, Irak lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, tetapi Oman menunjukkan efektivitas yang cukup untuk mengamankan hasil imbang.
Dengan demikian, pertandingan terbaru Irak vs Oman kembali memperlihatkan karakter duel kedua tim yang berlangsung ketat dan sulit dipisahkan.
penulis rv

Post Comment