×

Contoh Soal Hukum Archimedes SMA Lengkap dengan Pembahasan Terlengkap dan Mudah Dipahami

Pendahuluan

Hukum Archimedes merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran Fisika SMA, khususnya pada bab fluida statis. Materi ini sering muncul dalam ulangan harian, ujian sekolah, hingga UTBK. Hukum Archimedes membahas tentang gaya apung yang dialami suatu benda ketika berada di dalam zat cair. Konsep ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti peristiwa kapal laut yang mengapung, balon udara air, dan benda yang terasa lebih ringan saat berada di dalam air.

Meskipun terlihat sederhana, banyak siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam memahami penerapan rumus Hukum Archimedes pada soal-soal hitungan. Oleh karena itu, artikel ini menyajikan contoh soal Hukum Archimedes tingkat SMA disertai pembahasan terlengkap agar siswa dapat memahami konsep secara mendalam dan mampu menyelesaikan berbagai variasi soal deng

Baca juga:Meneladani Sang Pencerah Zaman:

Pengertian Hukum Archimedes

Hukum Archimedes menyatakan bahwa suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut. Gaya ke atas ini dikenal sebagai gaya Archimedes atau gaya apung.

Secara fisika, gaya Archimedes muncul akibat perbedaan tekanan zat cair pada bagian bawah dan atas benda. Tekanan di bagian bawah lebih besar sehingga menghasilkan gaya netto ke atas yang mendorong benda.

🔖 Baca juga:
Tips Mengerjakan Soal Sudut Segi Banyak Beserta Contoh Soalnya

Rumus Dasar Hukum Archimedes

Rumus gaya Archimedes dituliskan sebagai berikut:

FA = ρ × g × V

Keterangan:
FA adalah gaya Archimedes (N)
ρ adalah massa jenis zat cair (kg/m³)
g adalah percepatan gravitasi (m/s²)
V adalah volume zat cair yang dipindahkan (m³)

Selain rumus di atas, dalam soal-soal SMA sering juga digunakan konsep berat benda di dalam fluida, yaitu:

W’ = W − FA

Di mana W’ adalah berat benda di dalam zat cair dan W adalah berat benda di udara.

Kondisi Benda dalam Zat Cair

Berdasarkan hubungan antara gaya Archimedes dan berat benda, terdapat tiga kondisi benda di dalam zat cair.

Benda terapung jika gaya Archimedes lebih besar daripada berat benda. Benda melayang jika gaya Archimedes sama dengan berat benda. Benda tenggelam jika gaya Archimedes lebih kecil daripada berat benda.

Konsep ini sangat sering digunakan dalam soal analisis pada tingkat SMA.

Contoh Soal 1 Menghitung Gaya Archimedes

Soal:
Sebuah benda dicelupkan seluruhnya ke dalam air dengan volume 0,01 m³. Jika massa jenis air 1000 kg/m³ dan percepatan gravitasi 10 m/s², tentukan gaya Archimedes yang dialami benda tersebut.

Pembahasan:
Diketahui massa jenis air 1000 kg/m³, percepatan gravitasi 10 m/s², dan volume benda 0,01 m³. Dengan menggunakan rumus FA = ρ × g × V, diperoleh FA = 1000 × 10 × 0,01 = 100 N.

Jawaban:
Gaya Archimedes yang bekerja pada benda adalah 100 Newton.

Contoh Soal 2 Menentukan Berat Benda di Dalam Air

Soal:
Sebuah benda memiliki berat di udara sebesar 120 N. Ketika dicelupkan ke dalam air, benda tersebut mengalami gaya Archimedes sebesar 30 N. Tentukan berat benda di dalam air.

Pembahasan:
Berat benda di dalam air dapat dihitung dengan rumus W’ = W − FA. Maka W’ = 120 − 30 = 90 N.

Jawaban:
Berat benda di dalam air adalah 90 Newton.

Contoh Soal 3 Menentukan Kondisi Benda

Soal:
Sebuah benda bermassa 5 kg dimasukkan ke dalam air. Jika volume benda 0,004 m³ dan percepatan gravitasi 10 m/s², tentukan apakah benda terapung, melayang, atau tenggelam.

Pembahasan:
Berat benda dihitung dengan W = m × g = 5 × 10 = 50 N.
Gaya Archimedes FA = ρ × g × V = 1000 × 10 × 0,004 = 40 N.

Karena gaya Archimedes lebih kecil daripada berat benda, maka benda akan tenggelam.

Jawaban:
Benda berada dalam kondisi tenggelam.

Contoh Soal 4 Menentukan Volume Benda

Soal:
Sebuah benda dicelupkan ke dalam minyak yang memiliki massa jenis 800 kg/m³. Jika gaya Archimedes yang dialami benda adalah 16 N dan percepatan gravitasi 10 m/s², tentukan volume benda tersebut.

Pembahasan:
Gunakan rumus V = FA / (ρ × g).
V = 16 / (800 × 10) = 0,002 m³.

Jawaban:
Volume benda adalah 0,002 m³.

Contoh Soal 5 Massa Jenis Benda

Soal:
Sebuah benda memiliki volume 0,002 m³ dan massa 4 kg. Benda dimasukkan ke dalam air. Tentukan apakah benda tersebut terapung, melayang, atau tenggelam.

Pembahasan:
Massa jenis benda = m / V = 4 / 0,002 = 2000 kg/m³.
Massa jenis air adalah 1000 kg/m³.

Karena massa jenis benda lebih besar daripada massa jenis air, maka benda akan tenggelam.

Jawaban:
Benda tenggelam di dalam air.

Tips Mengerjakan Soal Hukum Archimedes SMA

Agar lebih mudah mengerjakan soal Hukum Archimedes tingkat SMA, langkah pertama adalah menuliskan semua data yang diketahui dalam soal. Pastikan satuan yang digunakan sudah sesuai. Selanjutnya, tentukan apakah soal meminta gaya Archimedes, berat benda, volume, atau kondisi benda. Gunakan rumus yang tepat dan lakukan perhitungan secara teliti. Terakhir, lakukan pengecekan logika hasil agar sesuai dengan konsep fisika.

Baca juga:Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Borong Juara Nasional di ANFEST 2026

Kesimpulan

Hukum Archimedes merupakan materi penting dalam Fisika SMA yang membahas gaya apung pada benda di dalam zat cair. Dengan memahami pengertian, rumus, serta kondisi benda terapung, melayang, dan tenggelam, siswa akan lebih mudah menyelesaikan berbagai bentuk soal.

Contoh soal Hukum Archimedes SMA beserta pembahasan terlengkap dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi belajar yang efektif, baik untuk persiapan ujian sekolah maupun ujian masuk perguruan tinggi. Semakin sering berlatih, semakin kuat pula pemahaman konsep yang dimiliki.

Penulis:Loveytha

Post Comment