MU Gagal Menang Setelah Unggul 2-0, Brighton Ciptakan Comeback

MU gagal menang setelah sempat unggul 2-0 atas Brighton & Hove Albion dalam pertandingan putaran ketiga Carabao Cup 2026/2027. Bermain di Old Trafford, Manchester United justru harus menerima kekalahan 2-3 setelah Brighton menciptakan comeback dramatis pada babak kedua.

Pertandingan Manchester United vs Brighton berlangsung penuh kejutan. Tuan rumah tampil sangat meyakinkan pada awal laga dan berhasil mencetak dua gol hanya dalam waktu 10 menit. Namun, Brighton tidak kehilangan kepercayaan diri. The Seagulls perlahan bangkit, memperkecil ketertinggalan sebelum jeda, kemudian mencetak dua gol tambahan setelah turun minum.

Hasil akhir 2-3 membuat Brighton melaju ke babak keempat Carabao Cup, sedangkan Manchester United tersingkir dari kompetisi tersebut.

MU Unggul 2-0 dalam 10 Menit

Manchester United langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Dukungan publik Old Trafford membuat tuan rumah tampil dengan tempo tinggi dan berusaha menciptakan tekanan melalui serangan cepat.

Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit kedelapan. Shea Lacey melepaskan penyelesaian yang membawa Manchester United unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi Lacey karena ia mendapat kesempatan tampil sebagai starter dan mampu mencetak gol pada awal pertandingan. Manchester United kemudian semakin percaya diri setelah kembali mencetak gol hanya dua menit berselang.

Mason Mount menggandakan keunggulan pada menit ke-10. Dengan demikian, MU sudah memimpin 2-0 ketika pertandingan baru berjalan sekitar 10 menit.

Situasi tersebut membuat Manchester United terlihat berada dalam posisi ideal. Brighton harus bekerja keras untuk mengejar defisit dua gol di kandang lawan.

Namun, keunggulan tersebut ternyata tidak bertahan lama.

Brighton Tidak Menyerah Setelah Tertinggal

Meski tertinggal dua gol, Brighton mulai menunjukkan respons positif. Tim asuhan Fabian Hürzeler berusaha meningkatkan tekanan dan memanfaatkan ruang yang tersedia di pertahanan Manchester United.

Brighton beberapa kali berhasil masuk ke area pertahanan tuan rumah. Tekanan yang terus diberikan akhirnya menghasilkan gol penting pada penghujung babak pertama.

Charalampos Kostoulas mencetak gol pada menit ke-45+1. Penyerang Brighton tersebut memanfaatkan umpan Jaouen Hadjam dan berhasil memperkecil skor menjadi 2-1.

Gol tersebut sangat penting bagi Brighton karena tercipta tepat sebelum turun minum. Tim tamu memasuki ruang ganti dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi karena hanya tertinggal satu gol.

Sementara itu, Manchester United harus menyadari bahwa pertandingan belum selesai meskipun mereka sempat unggul dua gol.

Pascal Gross Samakan Skor

Babak kedua menjadi titik balik dalam pertandingan. Brighton tampil lebih berani dan mampu memberikan tekanan lebih konsisten kepada Manchester United.

Pada menit ke-65, Pascal Gross berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-2 dan membuat comeback Brighton semakin terbuka.

Gross menerima bola setelah Pascal Struijk memenangkan duel udara. Pemain asal Jerman itu kemudian melewati hadangan Leny Yoro sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Karl Darlow.

Bagi Gross, gol tersebut juga memiliki catatan khusus. Brighton mencatat bahwa itu merupakan gol kedelapannya sepanjang karier melawan Manchester United dan yang kelima di Old Trafford.

Manchester United yang sebelumnya terlihat nyaman kini mulai berada dalam tekanan. Momentum pertandingan beralih kepada Brighton.

De Cuyper Balikkan Keadaan

Comeback Brighton semakin lengkap hanya beberapa menit setelah gol penyama.

Pada menit ke-69, Maxim De Cuyper mencetak gol yang membuat Brighton berbalik unggul 3-2.

Gol tersebut berawal dari serangan Brighton melalui Charalampos Kostoulas. Umpan dari sisi kanan kemudian mengalami defleksi setelah mengenai Noussair Mazraoui. Bola jatuh ke arah De Cuyper yang berada di posisi tepat untuk menyelesaikannya dari jarak dekat.

Gol De Cuyper membuat Brighton mencetak tiga gol beruntun setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Keputusan Hürzeler memasukkan De Cuyper dan Diego Gomez pada menit ke-66 juga terbukti efektif. De Cuyper hanya membutuhkan beberapa menit untuk memberikan kontribusi langsung terhadap kemenangan Brighton.

Manchester United Berusaha Mengejar

Setelah tertinggal 2-3, Manchester United mencoba meningkatkan tekanan. Michael Carrick melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan.

Bruno Fernandes masuk menggantikan Mason Mount pada menit ke-73. Kehadiran kapten Manchester United tersebut diharapkan mampu memberikan kreativitas tambahan di lini serang.

Manchester United kemudian memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Marcus Rashford.

Pada menit ke-78, Rashford mendapatkan kesempatan satu lawan satu dengan Jason Steele. Namun, kiper Brighton mampu menggunakan kakinya untuk menggagalkan peluang tersebut.

Kesempatan itu menjadi salah satu momen penting pada akhir pertandingan. Jika Rashford mampu mencetak gol, skor akan kembali menjadi 3-3 dan Manchester United berpeluang menghindari kekalahan.

Namun, Steele berhasil mempertahankan keunggulan Brighton hingga akhir laga.

Statistik Menunjukkan Brighton Lebih Banyak Menyerang

Kemenangan Brighton tidak hanya terlihat dari skor akhir. Statistik pertandingan juga menunjukkan bahwa tim tamu mampu memberikan ancaman lebih banyak sepanjang laga.

Brighton mencatat 18 tembakan, sedangkan Manchester United menghasilkan sembilan tembakan. Dari jumlah tersebut, Brighton memiliki lima tembakan tepat sasaran dan Manchester United empat.

Dalam distribusi bola, Brighton juga mencatat 500 operan dengan akurasi 83 persen. Manchester United menghasilkan 457 operan dengan akurasi 80 persen.

Data tersebut memperlihatkan perubahan performa Brighton setelah tertinggal 0-2. Tim tamu mampu meningkatkan intensitas permainan dan menciptakan lebih banyak peluang.

MU Catat Kekalahan Bersejarah di Old Trafford

Kekalahan ini juga menciptakan catatan khusus bagi Manchester United.

Menurut laporan Reuters, MU untuk pertama kalinya dalam 50 tahun kalah di Old Trafford setelah sebelumnya unggul dua gol. Terakhir kali Manchester United mengalami kekalahan dalam situasi serupa di kandang terjadi pada September 1976 ketika menghadapi Tottenham Hotspur.

Catatan tersebut membuat comeback Brighton semakin istimewa. Manchester United sebenarnya sudah berada dalam posisi yang sangat menguntungkan setelah mencetak dua gol cepat.

Namun, Brighton mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam waktu sekitar satu babak.

Michael Carrick Akui Performa Babak Kedua

Hasil ini tentu menjadi evaluasi bagi Manchester United. Setelah pertandingan, Michael Carrick mengambil tanggung jawab atas penampilan buruk timnya pada babak kedua.

MU terlihat kehilangan kendali setelah Brighton memperkecil skor sebelum jeda. Tekanan dari tim tamu kemudian semakin kuat dan akhirnya menghasilkan dua gol tambahan.

Bagi Manchester United, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi persoalan utama dalam pertandingan ini. Mereka memiliki kesempatan untuk mengamankan kemenangan, tetapi tidak mampu meredam kebangkitan lawan.

Brighton Melaju ke Babak Berikutnya

Kemenangan 3-2 memastikan Brighton melaju ke babak keempat Carabao Cup. Brighton kemudian dijadwalkan menghadapi pemenang pertandingan Manchester City atau Norwich City pada putaran berikutnya.

Keberhasilan tersebut menjadi hasil penting bagi Brighton karena mereka mampu mengalahkan Manchester United di Old Trafford setelah tertinggal dua gol.

Sebaliknya, Manchester United harus mengakhiri perjalanan di Carabao Cup lebih awal. Kekalahan ini juga menambah tekanan setelah sebelumnya mereka kalah 1-0 dari Manchester City di Premier League.

Kesimpulan

MU gagal menang setelah unggul 2-0 atas Brighton dalam pertandingan dramatis di Old Trafford. Shea Lacey dan Mason Mount membawa Manchester United memimpin pada 10 menit pertama.

Namun, Brighton mampu menciptakan comeback melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper. Tiga gol tersebut membuat Brighton berbalik unggul 3-2 sekaligus memastikan tiket ke babak keempat Carabao Cup.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa keunggulan dua gol belum menjamin kemenangan. Manchester United kehilangan kendali setelah jeda, sedangkan Brighton mampu memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan.

Dengan hasil tersebut, Brighton melanjutkan perjalanan mereka di Carabao Cup, sementara Manchester United harus mengevaluasi kegagalan mempertahankan keunggulan di hadapan pendukung sendiri.

penulis rv

Post Comment