Prediksi AC Milan vs Benfica: Head to Head dan Perkiraan Susunan Pemain

Prediksi AC Milan vs Benfica: Head to Head dan Perkiraan Susunan Pemain

Prediksi AC Milan vs Benfica menjadi salah satu topik yang banyak dicari menjelang pertandingan matchday pertama fase liga UEFA Europa League 2026/2027. Dua klub besar Eropa tersebut bertemu di San Siro dalam pertandingan yang mempertemukan wakil Italia dan Portugal.

AC Milan menghadapi Benfica pada Rabu, 16 September 2026 pukul 21.00 CEST atau Kamis, 17 September pukul 02.00 WIB. Laga ini menjadi pertandingan pembuka kedua klub di fase liga Liga Europa musim 2026/2027.

Sebelum pertandingan berlangsung, AC Milan memiliki keuntungan bermain di kandang dan rekor head to head yang lebih baik. Namun, Benfica datang dengan modal kompetitif yang juga cukup kuat.

Pada akhirnya, pertandingan menghasilkan kejutan. Benfica berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor 2-0 melalui gol Dodi Lukébakio dan Jakub Kamiński.

Jadwal AC Milan vs Benfica

Pertandingan AC Milan vs Benfica berlangsung di Stadion San Siro, Milan. Berdasarkan jadwal resmi, kick-off dilakukan pada Rabu malam waktu Italia pukul 21.00 CEST. Untuk penggemar sepak bola di Indonesia, pertandingan tersebut berlangsung pada Kamis dini hari pukul 02.00 WIB.

Berikut detail pertandingan:

  • Pertandingan: AC Milan vs Benfica
  • Kompetisi: UEFA Europa League 2026/2027
  • Fase: League Phase, Matchday 1
  • Stadion: San Siro, Milan
  • Kick-off: 21.00 CEST
  • Waktu Indonesia: 02.00 WIB
  • Hasil akhir: AC Milan 0-2 Benfica

Pertandingan ini menjadi pertemuan antara dua klub yang mempunyai sejarah panjang di kompetisi Eropa.

Head to Head AC Milan vs Benfica

Head to head menjadi salah satu dasar menarik dalam membahas prediksi AC Milan vs Benfica. Sebelum pertemuan 2026, kedua tim sudah enam kali bertemu dalam pertandingan resmi kompetisi Eropa.

Dalam enam pertemuan tersebut, AC Milan mencatat empat kemenangan dan dua hasil imbang. Benfica belum pernah mengalahkan Rossoneri dalam enam pertandingan tersebut.

Pertemuan mereka juga memiliki sejarah besar karena kedua klub pernah bertemu dalam final Piala Champions Eropa pada 1963 dan 1990. AC Milan memenangkan kedua final tersebut dengan skor masing-masing 2-1 pada 1963 dan 1-0 pada 1990.

Kedua tim terakhir kali bertemu sebelum 2026 pada fase grup Liga Champions 2007/2008. Milan menang 2-1 di San Siro, sedangkan pertandingan di Portugal berakhir imbang 1-1.

Rekor tersebut membuat Milan mempunyai catatan historis yang cukup positif ketika menghadapi Benfica. Namun, pertandingan terbaru menunjukkan bahwa sejarah tidak selalu menentukan hasil.

Performa AC Milan Menjelang Pertandingan

AC Milan memasuki pertandingan dengan catatan belum terkalahkan pada awal musim. Di bawah pelatih Ruben Amorim, Rossoneri mencatat dua kemenangan pada dua pertandingan Serie A pertama sebelum bermain imbang melawan Juventus dan Lazio.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Milan masih mencari konsistensi. Permainan tim mulai menunjukkan perkembangan, tetapi hasil imbang secara beruntun membuat pertandingan melawan Benfica menjadi kesempatan untuk kembali meraih kemenangan.

Keuntungan lain bagi Milan adalah faktor kandang. Bermain di San Siro memberikan dukungan langsung dari para pendukung Rossoneri.

Namun, Amorim harus mengatur komposisi pemain dengan tepat. Liga Europa menghadirkan tuntutan berbeda dibandingkan Serie A, terutama karena lawan memiliki pengalaman menghadapi pertandingan Eropa.

Performa Benfica Menjelang Pertandingan

Benfica datang ke San Siro dengan pengalaman Eropa dan momentum yang cukup baik. Klub Portugal tersebut telah menjalani sejumlah pertandingan kompetitif sebelum memasuki fase liga Liga Europa.

Sebelum menghadapi Milan, Benfica menang 3-1 atas Gil Vicente di kompetisi domestik. Beberapa pemain penting seperti Dodi Lukébakio dan Jakub Kamiński kemudian menjadi penentu kemenangan di San Siro.

Benfica juga memiliki kedalaman skuad yang membuat mereka bisa melakukan perubahan selama pertandingan. Pemain seperti Vangelis Pavlidis, Claudio Echeverri, Andreas Schjelderup dan Rafa Silva tersedia sebagai opsi dari bangku cadangan.

Kondisi tersebut membuat Benfica bukan lawan yang mudah bagi Milan meskipun bermain sebagai tim tamu.

Perkiraan Susunan Pemain AC Milan

Sebelum kick-off, AC Milan diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1. Mike Maignan menjadi pilihan di bawah mistar, sedangkan lini pertahanan diisi oleh Fikayo Tomori, Koni De Winter dan Strahinja Pavlović.

Di lini tengah, Milan dapat mengandalkan Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Adrien Rabiot dan Pervis Estupiñán. Dua pemain di belakang penyerang utama dapat ditempati Alphadjo Cissé dan Omari Hutchinson.

Gonçalo Ramos diproyeksikan sebagai ujung tombak.

Namun, susunan pemain resmi ternyata sedikit berbeda. Ruben Amorim menurunkan Maignan; Filippo Terracciano, De Winter, Pavlović; Chukwueze, Musah, Ardon Jashari, Davide Bartesaghi; Hutchinson, Cissé; dan Ramos.

Beberapa nama besar seperti Luka Modrić, Christian Pulisic, Adrien Rabiot dan Fikayo Tomori memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Perkiraan Susunan Pemain Benfica

Benfica diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1. Anatoliy Trubin dipercaya menjadi penjaga gawang dengan empat pemain di depannya.

João Palhinha dan Fredrik Aursnes diproyeksikan menjadi dua gelandang tengah. Sementara itu, lini serang dapat diisi oleh Jakub Kamiński, Georgiy Sudakov dan Dodi Lukébakio.

Jhon Durán menjadi kandidat penyerang utama.

Perkiraan tersebut kemudian terbukti cukup dekat dengan susunan pemain resmi. Benfica memainkan Trubin; Daniel Banjaqui, Alessandro Circati, Tomás Araújo, Souffian El Karouani; Aursnes, Palhinha; Kamiński, Sudakov, Lukébakio; dan Durán.

Komposisi tersebut memberikan Benfica keseimbangan antara kekuatan fisik di lini tengah dan kecepatan di area sayap.

Prediksi Skor AC Milan vs Benfica

Sebelum pertandingan dimulai, prediksi AC Milan vs Benfica cukup sulit dilakukan karena kedua tim memiliki kualitas yang relatif berimbang.

Milan mempunyai keunggulan bermain di kandang serta rekor head to head yang positif. Benfica, di sisi lain, mempunyai momentum dan kualitas untuk memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Dengan mempertimbangkan faktor kandang dan sejarah pertemuan, prediksi sebelum laga dapat mengarah pada kemenangan tipis Milan dengan skor 2-1.

Namun, prediksi tersebut tidak sesuai dengan hasil pertandingan.

Hasil AC Milan vs Benfica

Benfica justru tampil efektif dan berhasil menang 2-0 di San Siro. Dodi Lukébakio membuka keunggulan pada menit ke-16 setelah memanfaatkan umpan Jakub Kamiński.

Milan berusaha membalas, tetapi Benfica mampu menjaga organisasi pertahanannya. Memasuki babak kedua, Kamiński kemudian mencetak gol kedua pada menit ke-53 setelah menerima assist dari Souffian El Karouani.

Skor 2-0 bertahan sampai pertandingan selesai. Reuters mengonfirmasi kemenangan Benfica melalui dua gol tersebut.

Hasil ini sekaligus mengubah catatan head to head kedua klub. Setelah sebelumnya Benfica tidak pernah menang dalam enam pertemuan resmi, mereka akhirnya mendapatkan kemenangan pertama atas Milan.

Faktor Kunci Pertandingan

Salah satu faktor penting kemenangan Benfica adalah efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Dua gol mereka lahir pada momen penting, masing-masing di menit ke-16 dan 53.

Sebaliknya, Milan kesulitan mengubah penguasaan permainan menjadi gol. Pergantian pemain seperti Christian Pulisic, Luka Modrić dan Fikayo Tomori kemudian dilakukan untuk meningkatkan kualitas permainan, tetapi tidak menghasilkan gol bagi tuan rumah.

Benfica juga mampu menjaga keunggulan setelah unggul dua gol. Struktur permainan mereka membuat Milan kesulitan menemukan celah di pertahanan.

Kesimpulan

Prediksi AC Milan vs Benfica sebelum pertandingan mengarah pada duel ketat karena kedua klub memiliki kualitas dan sejarah besar di Eropa. AC Milan mempunyai rekor head to head yang lebih baik dan keuntungan bermain di San Siro.

Namun, Benfica berhasil membalikkan catatan tersebut dengan kemenangan 2-0. Dodi Lukébakio mencetak gol pada menit ke-16, sebelum Jakub Kamiński menambah keunggulan pada menit ke-53.

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama Benfica atas AC Milan dalam pertemuan resmi. Bagi Rossoneri, kekalahan ini menjadi hasil yang harus segera dievaluasi karena mereka memulai perjalanan Liga Europa tanpa poin.

penulis rv

Post Comment