Rekap Inter vs Udinese: Nerazzurri Balikkan Keadaan dan Menang 5-3

Rekap Inter vs Udinese pada pekan keempat Serie A 2026/2027 menghadirkan pertandingan penuh drama. Inter Milan berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 5-3 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (14/9/2026) malam waktu setempat. Nerazzurri sempat tertinggal dua gol, tetapi mampu melakukan comeback spektakuler dan membalikkan keadaan.

Udinese mengejutkan tuan rumah setelah James Abankwah dan Jurgen Ekkelenkamp mencetak gol pada babak pertama. Inter bahkan tertinggal 0-2 hanya dalam 16 menit pertandingan.

Namun, situasi berubah setelah Carlos Augusto memperkecil ketertinggalan. Nicolo Barella kemudian menyamakan skor sebelum jeda. Pada babak kedua, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny mencetak gol tambahan untuk memastikan kemenangan Inter.

Idrissa Gueye sempat memperkecil skor menjadi 5-3 pada menit-menit akhir, tetapi Udinese tidak mampu mencetak gol tambahan. Hasil tersebut membuat Inter mempertahankan start sempurna dengan empat kemenangan dari empat pertandingan Serie A.

Udinese Mengejutkan Inter Sejak Awal Pertandingan

Inter Milan memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, Nerazzurri berhasil meraih tiga kemenangan dalam tiga laga pertama Serie A.

Namun, Udinese tidak datang ke San Siro hanya untuk bertahan. Tim asuhan Kosta Runjaic tampil berani dan langsung memberikan tekanan kepada lini pertahanan Inter.

Gol pertama Udinese tercipta pada menit ke-9. James Abankwah berhasil mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang akurat dari Unai Gomez.

Keunggulan tersebut membuat Udinese semakin percaya diri. Hanya tujuh menit berselang, mereka kembali mencetak gol.

Jurgen Ekkelenkamp memanfaatkan umpan Keinan Davis untuk mengecoh Josep Martinez. Sentuhan kaki Ekkelenkamp membuat bola bersarang di gawang Inter dan mengubah skor menjadi 0-2.

Dalam waktu 16 menit, Udinese berhasil membuat Inter berada dalam tekanan besar. Keunggulan dua gol tersebut juga menunjukkan efektivitas serangan Udinese di awal laga.

Carlos Augusto Memulai Comeback Inter

Tertinggal 0-2 membuat Inter meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Cristian Chivu mulai menguasai permainan dan memaksa Udinese lebih banyak bertahan.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26.

Carlos Augusto menjadi pemain yang membuka jalan comeback Inter. Bek asal Brasil itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang berhasil melewati penjagaan Maduka Okoye.

Skor berubah menjadi 1-2.

Gol tersebut sangat penting bagi Inter karena membuat para pemain kembali mendapatkan kepercayaan diri. Tekanan terhadap pertahanan Udinese pun semakin besar.

Tidak butuh waktu lama bagi Inter untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-35, Nicolo Barella mencetak gol kedua Nerazzurri setelah memanfaatkan kombinasi serangan bersama Marcus Thuram.

Dari kondisi tertinggal 0-2, Inter berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 hanya dalam waktu kurang dari 20 menit.

Udinese yang sebelumnya tampil dominan mulai kehilangan momentum. Babak pertama pun berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Marcus Thuram Membalikkan Keadaan

Memasuki babak kedua, Inter Milan melanjutkan tekanan yang sudah mereka bangun sejak pertengahan babak pertama.

Udinese sebenarnya masih mencoba memberikan perlawanan. Namun, Inter memiliki kualitas individu dan kedalaman skuad yang membuat tekanan mereka sulit dihentikan.

Pada menit ke-57, Marcus Thuram akhirnya membawa Inter berbalik unggul.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-2 untuk Nerazzurri. Untuk pertama kalinya dalam pertandingan, Inter berada di posisi unggul setelah sebelumnya tertinggal dua gol.

Setelah gol Thuram, Inter semakin nyaman mengembangkan permainan. Udinese mulai kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Sepuluh menit kemudian, Inter kembali mencetak gol.

Francesco Pio Esposito mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67. Gol tersebut membuat Inter unggul 4-2 sekaligus memperlebar jarak menjadi dua gol.

Comeback Inter yang awalnya terlihat sulit akhirnya berubah menjadi dominasi di babak kedua.

Ange-Yoan Bonny Membuat Inter Semakin Jauh

Inter belum berhenti menyerang meskipun sudah unggul 4-2.

Pada menit ke-79, Ange-Yoan Bonny menambah penderitaan Udinese. Bonny mencetak gol kelima Inter setelah mendapatkan peluang di area pertahanan lawan.

Kemenangan yang awalnya masih terlihat terbuka akhirnya semakin aman untuk Inter.

Skor 5-2 menjadi bukti bahwa Nerazzurri mampu mengubah pertandingan secara luar biasa. Dalam laga tersebut, Inter mencetak lima gol setelah sempat tertinggal dua gol dalam 16 menit pertama.

Performa tersebut sekaligus memperlihatkan kualitas mental Inter. Mereka tidak panik ketika menghadapi situasi sulit dan justru mampu meningkatkan tekanan setelah berhasil mencetak gol pertama.

Udinese Memperkecil Ketertinggalan pada Akhir Laga

Meski tertinggal tiga gol, Udinese masih berusaha memberikan perlawanan sampai menit-menit terakhir.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-90. Idrissa Gueye berhasil mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 5-3.

Gol tersebut memberikan sedikit harapan bagi Udinese, tetapi waktu yang tersisa terlalu singkat untuk melakukan comeback kedua.

Inter akhirnya mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Pertandingan berakhir dengan skor 5-3 untuk Nerazzurri.

Dengan delapan gol tercipta, duel Inter vs Udinese menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan keempat Serie A musim ini.

Daftar Pencetak Gol Inter vs Udinese

Berikut rekap gol dalam pertandingan Inter vs Udinese:

MenitPemainTim
9′James AbankwahUdinese
16′Jurgen EkkelenkampUdinese
26′Carlos AugustoInter
35′Nicolo BarellaInter
57′Marcus ThuramInter
67′Pio EspositoInter
79′Ange-Yoan BonnyInter
90′Idrissa GueyeUdinese

Inter mencetak lima gol melalui lima pemain berbeda. Carlos Augusto, Barella, Thuram, Esposito, dan Bonny menjadi aktor penting dalam comeback tersebut. Sementara itu, Abankwah dan Ekkelenkamp sempat membawa Udinese unggul sebelum Gueye mencetak gol hiburan di penghujung laga.

Mentalitas Jadi Kunci Kemenangan Inter

Salah satu hal yang paling menonjol dari rekap Inter vs Udinese adalah mentalitas Nerazzurri.

Ketika tertinggal 0-2, Inter tidak terburu-buru melakukan serangan tanpa arah. Mereka terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya mendapatkan gol melalui Carlos Augusto.

Setelah skor menjadi 1-2, permainan Inter semakin berkembang. Barella kemudian menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Pelatih Udinese Kosta Runjaic mengakui bahwa timnya kesulitan menghadapi tekanan Inter. Menurutnya, Udinese kehilangan beberapa duel dan memberikan terlalu banyak peluang kepada lawan. Ia juga menilai Inter sebagai salah satu tim terbaik di Serie A.

Hal tersebut terlihat jelas pada babak kedua. Inter mampu memanfaatkan kesalahan Udinese dan mengubah pertandingan yang awalnya sangat sulit menjadi kemenangan dengan margin dua gol.

Inter Pertahankan Start Sempurna

Kemenangan 5-3 atas Udinese membuat Inter Milan tetap sempurna di Serie A 2026/2027.

Nerazzurri mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Inter juga berada di papan atas bersama AS Roma yang memiliki jumlah poin sama setelah mengalahkan Torino 2-0. Como berada di posisi berikutnya dengan 10 poin setelah menang 2-1 atas Parma.

Bagi Inter, hasil ini memiliki arti penting karena mereka bukan hanya mendapatkan tiga poin, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk menang dalam situasi sulit.

Sementara itu, Udinese harus menerima kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya kalah dari Lazio. Tim asal Friuli tersebut kini mengoleksi empat poin dari empat pertandingan.

Kesimpulan

Rekap Inter vs Udinese memperlihatkan pertandingan yang berlangsung dramatis selama 90 menit. Udinese sempat mengejutkan Inter dengan keunggulan 2-0 melalui James Abankwah dan Jurgen Ekkelenkamp.

Namun, Inter Milan mampu bangkit melalui Carlos Augusto dan Nicolo Barella sebelum babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Marcus Thuram membawa Nerazzurri berbalik unggul, kemudian Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny memperlebar keunggulan.

Udinese hanya mampu memperkecil skor melalui Idrissa Gueye pada menit ke-90. Inter akhirnya menang 5-3 dan mempertahankan rekor sempurna di Serie A.

Comeback tersebut menjadi bukti bahwa Inter Milan tidak mudah menyerah ketika berada dalam situasi sulit. Kualitas pemain, tekanan tinggi, serta mentalitas kuat menjadi faktor utama di balik kemenangan spektakuler Nerazzurri atas Udinese.

penulis rv

Post Comment