Akselerasi Strategi Beyond Mortgage: BTN Lakukan Reshuffle Lima Direksi dalam RUPSLB

Akselerasi Strategi Beyond Mortgage: BTN Lakukan Reshuffle Lima Direksi dalam RUPSLB

Sekolapedia – 05 September 2026 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi melakukan perombakan besar pada jajaran manajemennya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN, Jakarta, pada Jumat, 4 September 2026. Perubahan komposisi direksi btn ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam melakukan regenerasi dan peremajaan pengelolaan guna memperkuat fondasi bisnis di masa depan.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Komisaris Utama BTN, Suryo Utomo, tersebut, perusahaan memutuskan untuk mengganti lima dari 12 anggota direksi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan BTN memasuki fase transformasi berikutnya, yakni Transformasi BTN Jilid II. Sementara itu, susunan Dewan Komisaris dipastikan tetap tidak mengalami perubahan.

Perubahan Formasi Manajemen Baru

Perombakan ini mencakup posisi-posisi krusial yang akan mengawal operasional dan strategi perusahaan. Berikut adalah detail perubahan jabatan dalam jajaran direksi btn hasil RUPSLB:

Jabatan Direktur Lama (Diberhentikan) Direktur Baru (Diangkat)
Direktur Finance & Strategy Nofry Rony Poetra Adityo Kusumo
Direktur Human Capital & Compliance Eko Waluyo Wiwik Wahyuni
Direktur Consumer Banking Hirwandi Gafar Evita Barliana
Direktur Risk Management Setiyo Wibowo Johanes Barus
Direktur Information Technology Tan Jacky Chen Gatot Prasetyo

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan bahwa kehadiran para profesional baru dengan latar belakang yang beragam sangat penting untuk memperkuat kapasitas manajemen. Ia menekankan bahwa komposisi direksi btn yang baru ini didominasi oleh generasi muda yang dinilai sangat selaras dengan visi jangka panjang perusahaan.

Memperkuat Strategi Beyond Mortgage

Salah satu fokus utama dari penyegaran manajemen ini adalah akselerasi strategi Beyond Mortgage. Strategi ini dirancang agar BTN tidak hanya bergantung pada pembiayaan perumahan, tetapi juga mampu memperluas cakupan bisnisnya di sektor consumer banking lainnya. Dengan masuknya jajaran direksi baru, BTN optimis dapat mempercepat pencapaian target transformasi tersebut.

“Banyak generasi muda yang menggantikan dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, yaitu Beyond Mortgage. Kalau melihat pengalaman mereka yang cukup luas, mudah-mudahan ini bisa membantu mempercepat Transformasi BTN Jilid II,” ujar Nixon dalam keterangan resminya.

Kinerja Keuangan yang Tetap Solid

Perubahan struktur direksi btn ini dilakukan di tengah kondisi keuangan perusahaan yang menunjukkan tren positif. Hingga semester pertama tahun 2026, BTN mencatatkan pertumbuhan aset yang signifikan. Berikut adalah ringkasan kinerja keuangan BTN hingga periode Juni 2026:

  • Total Aset: Rp545,16 triliun (tumbuh 12,41% secara tahunan).
  • Kredit dan Pembiayaan: Rp418,11 triliun (tumbuh 11,17%).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Rp433 triliun (naik 6,55%).
  • Laba Bersih: Tercatat mencapai Rp2,51 triliun hingga Juli 2026.

Dengan struktur kepemimpinan yang baru, BTN diharapkan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ini dan bertransformasi menjadi bank yang jauh lebih kuat dalam melayani kebutuhan perbankan konsumen secara menyeluruh.

Post Comment