Neymar Pernah Bersinar di Derby Santos vs Palmeiras, Ini Kisahnya

Nama Neymar Jr. tidak bisa dipisahkan dari masa keemasan Santos pada awal 2010-an. Sebelum menjadi bintang dunia bersama Barcelona, Paris Saint-Germain, Al Hilal, dan kembali ke Santos, Neymar lebih dulu membangun reputasinya sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di Brasil.

Salah satu panggung yang membuat namanya semakin dikenal adalah pertandingan melawan Palmeiras. Duel Santos vs Palmeiras memiliki sejarah panjang dan dikenal sebagai Clássico da Saudade. Pertandingan ini selalu menghadirkan tensi tinggi, sehingga tampil bagus dalam derby tersebut memiliki arti tersendiri.

Neymar beberapa kali menjadi pembeda ketika Santos bertemu Palmeiras. Bahkan, terdapat pertandingan ketika ia mencetak dua gol sekaligus dan membawa Santos meraih kemenangan. Inilah kisah Neymar Santos vs Palmeiras yang masih dikenang hingga sekarang.

Neymar dan Awal Karier Gemilang Bersama Santos

Neymar mulai mendapatkan perhatian besar ketika memperkuat Santos. Klub tersebut menjadi tempat berkembangnya bakatnya sejak usia muda.

Baca juga:
Head to Head Karlsruher vs Inter: Rekor Pertemuan dan Analisis Kekuatan Kedua Tim

Santos mencatat Neymar tampil dalam 230 pertandingan dan mencetak 138 gol selama periode 2009 hingga 2013. Bersama klub tersebut, ia memenangkan tiga gelar Campeonato Paulista, Copa do Brasil, Copa Libertadores, dan Recopa Sul-Americana.

Pada masa tersebut, Neymar bukan hanya sekadar pemain muda. Ia berkembang menjadi pusat permainan Santos dan sering menjadi pemain yang diandalkan dalam pertandingan besar.

Palmeiras menjadi salah satu lawan yang harus dihadapi Neymar dalam perjalanan tersebut.

Gol ke-100 Neymar Terjadi Saat Melawan Palmeiras

Salah satu momen paling ikonik terjadi pada 5 Februari 2012.

Pertandingan Santos vs Palmeiras digelar di Presidente Prudente dalam ajang Campeonato Paulista. Laga tersebut semakin istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun Neymar yang ke-20.

Neymar berhasil mencetak gol dan mencapai 100 gol dalam karier profesionalnya. Gol tersebut dicetak melalui sundulan dan menjadi pencapaian luar biasa bagi pemain yang saat itu baru berusia 20 tahun.

Sayangnya, pesta Neymar tidak berakhir sempurna.

Palmeiras mampu melakukan comeback dramatis pada menit-menit akhir. Fernandão mencetak gol pada menit ke-43 babak kedua, sebelum gol berikutnya membuat Palmeiras berbalik unggul 2-1.

Santos akhirnya kalah meskipun Neymar berhasil mencatatkan pencapaian pribadi yang sangat penting.

Pertandingan tersebut memperlihatkan satu hal: Neymar mampu mencuri perhatian bahkan ketika timnya gagal meraih kemenangan.

Neymar Membalas dengan Dua Gol

Beberapa bulan kemudian, Neymar kembali menghadapi Palmeiras dalam pertandingan yang jauh lebih menggembirakan bagi Santos.

Pada 25 Agustus 2012, Santos menghadapi Palmeiras dalam pertandingan Campeonato Brasileiro di Pacaembu. Neymar tampil sebagai starter dan menjadi pemain yang menentukan hasil pertandingan.

Santos berhasil menang 2-1, dengan seluruh gol Santos dicetak oleh Neymar. Dua gol tersebut membuat pemain berjuluk Menino da Vila itu menjadi pahlawan kemenangan.

Kemenangan ini memiliki cerita tersendiri. Sebelumnya, Palmeiras dianggap sebagai salah satu lawan yang cukup merepotkan Neymar dan Santos.

Namun, pada pertandingan tersebut Neymar tampil luar biasa. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menunjukkan kemampuan individu yang membuat pertahanan Palmeiras kesulitan.

Dua gol itu menjadi bukti bahwa Neymar mampu tampil menentukan dalam pertandingan besar.

Neymar Menunjukkan Kualitas di Vila Belmiro

Jika penampilan di Pacaembu belum cukup, Neymar kembali tampil impresif ketika Santos menjamu Palmeiras di Vila Belmiro pada akhir 2012.

Pada 1 Desember 2012, Santos menang 3-1 atas Palmeiras dalam pertandingan Campeonato Brasileiro.

Baca juga:
Belajar Lebih Produktif dengan Kombinasi AI dan Cloud

Neymar kembali menjadi pusat perhatian. Ia mencetak dua gol dan memberikan assist untuk gol Victor Andrade. Penampilannya disebut memperlihatkan berbagai kemampuan, mulai dari melewati lawan hingga menciptakan peluang untuk rekan setim.

Palmeiras sebenarnya sempat mencetak gol lebih dulu melalui Maikon Leite. Namun, Santos mampu membalikkan keadaan.

Neymar kemudian mengambil alih pertandingan.

Ia mencetak gol dari titik penalti setelah sebelumnya mendapatkan pelanggaran. Gol lainnya semakin menegaskan dominasi Santos. Victor Andrade juga ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Neymar.

Bukan Hanya Gol, Neymar Juga Sering Jadi Target Penjagaan

Kehebatan Neymar membuat Palmeiras harus memberikan perhatian ekstra.

Dalam salah satu pertemuan di Vila Belmiro pada 2010, Neymar mendapatkan penjagaan ketat dari pemain Palmeiras. Bahkan, dalam sejumlah situasi, ia bisa dikawal dua hingga tiga pemain sekaligus.

Situasi tersebut menunjukkan bagaimana lawan sudah menganggap Neymar sebagai ancaman utama Santos meskipun usianya masih sangat muda.

Namun, penjagaan ketat tidak selalu mampu menghentikan Neymar.

Ia tetap berusaha mencari ruang, melakukan dribel, dan menciptakan peluang. Gaya bermain agresif dan keberaniannya menghadapi pemain bertahan menjadi salah satu ciri khas Neymar ketika masih memperkuat Santos.

Neymar dan Rivalitas Clássico da Saudade

Santos vs Palmeiras memiliki sejarah yang jauh lebih panjang dibandingkan karier Neymar.

Pertemuan kedua klub telah berlangsung sejak 1915 dan melibatkan banyak pemain legendaris. Pada era keemasan sepak bola Brasil, rivalitas tersebut semakin terkenal karena Santos memiliki Pelé, sedangkan Palmeiras mempunyai Ademir da Guia.

Ketika Neymar muncul pada era modern, ia menjadi salah satu wajah baru dari rivalitas tersebut.

Meski Neymar tidak bermain pada era Pelé, gaya bermainnya yang atraktif membuat pertandingan Santos vs Palmeiras kembali memiliki daya tarik besar bagi generasi baru.

Setiap kali Neymar mendapatkan bola, suporter Santos berharap sesuatu yang istimewa terjadi. Sebaliknya, pemain Palmeiras harus bekerja ekstra keras untuk menghentikan pergerakannya.

Statistik Neymar Melawan Palmeiras

Dalam sejumlah pertandingan melawan Palmeiras, Neymar menunjukkan kontribusi penting melalui gol maupun assist.

Salah satu catatan yang paling dikenang adalah dua gol dalam kemenangan Santos 2-1 pada Agustus 2012. Beberapa bulan kemudian, ia kembali mencetak dua gol sekaligus memberikan satu assist ketika Santos menang 3-1 di Vila Belmiro.

Ada pula pertandingan pada Februari 2012 ketika Neymar mencetak gol ke-100 dalam karier profesionalnya, meskipun Santos akhirnya kalah 1-2.

Catatan tersebut menggambarkan karakter Neymar: ia mampu tampil menonjol meskipun hasil akhir pertandingan tidak selalu berpihak kepada Santos.

Baca juga:
Peran Penting Youri Tielemans dalam Perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026

Mengapa Neymar Sangat Berbahaya bagi Palmeiras?

Ada beberapa alasan mengapa Neymar menjadi ancaman besar bagi Palmeiras.

1. Kemampuan Dribel

Neymar memiliki kemampuan melewati pemain lawan dalam situasi satu lawan satu. Kecepatan perubahan arah membuat bek sulit membaca pergerakannya.

2. Penyelesaian Akhir

Selain kreatif, Neymar juga memiliki kemampuan mencetak gol. Ia dapat menyelesaikan peluang menggunakan kaki maupun kepala.

3. Kreativitas

Neymar tidak harus mencetak gol untuk menjadi pembeda. Assist dan umpan terakhir juga menjadi bagian penting dari permainannya.

4. Mental dalam Pertandingan Besar

Neymar sering mendapatkan perhatian besar ketika menghadapi rival. Namun tekanan tersebut justru menjadi panggung baginya untuk menunjukkan kemampuan.

Kembalinya Neymar ke Santos Membuat Nostalgia Hidup Lagi

Setelah bertahun-tahun berkarier di Eropa dan Timur Tengah, Neymar kembali ke Santos pada 2025. Kepulangannya membuat penggemar kembali berharap melihat aksi sang bintang dalam pertandingan besar.

Pertemuan Santos dan Palmeiras kemudian kembali menghadirkan Neymar di tengah rivalitas yang sudah berusia lebih dari satu abad.

Pada Copa do Brasil 2026, Neymar bahkan tampil dalam leg kedua perempat final Santos vs Palmeiras di Vila Belmiro. Namun kali ini ceritanya berbeda. Neymar mengalami masalah pada paha kanan dan harus digantikan pada babak kedua, sementara pertandingan berakhir 0-0. Palmeiras lolos dengan agregat 3-0 setelah memenangkan leg pertama 3-0.

Momen tersebut memang tidak menghasilkan gol Neymar, tetapi kehadirannya tetap menjadi salah satu sorotan pertandingan.

Kesimpulan

Kisah Neymar Santos vs Palmeiras merupakan bagian menarik dari perjalanan karier sang bintang Brasil. Saat masih muda, Neymar sudah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghadapi salah satu rival terbesar Santos.

Ia pernah mencetak gol ke-100 dalam karier profesional ketika menghadapi Palmeiras, meskipun Santos kalah. Beberapa bulan kemudian, Neymar membalas dengan dua gol dalam kemenangan 2-1. Pada akhir 2012, ia kembali tampil luar biasa dengan dua gol dan satu assist dalam kemenangan 3-1 di Vila Belmiro.

Momen-momen tersebut membuktikan bahwa Neymar bukan hanya pemain yang memiliki skill indah. Ia juga mampu menjadi pembeda dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.

Kini, setiap kali Neymar dan Santos kembali berhadapan dengan Palmeiras, kenangan tentang aksi gemilangnya pada era awal karier tentu kembali muncul. Itulah yang membuat nama Neymar selalu memiliki tempat khusus dalam sejarah rivalitas Santos vs Palmeiras.

penulis rv

Post Comment